Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda

Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda
08.Bab 8


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


*****


Seperti kata Arya tadi pagi,dia pun menjemput Shanum ke Rumah Sakit.


Arya hanya menunggu di dalam mobil,sedangkan yang menjemput kedalam adalah sang asisten pribadi...


''Selamat sore...''sapa sang asisten pada petugas yang ada di meja depan RS.


''Iya selamat sore tuan...ada yang bisa saya bantu?''tanyanya ramah.


''Saya mau tanya dimana ruangan dokter Shanum.''ucap Henry singkat.


''Oh itu tuan lurus saja lalu belok ke kanan...maka anda akan menemukan ruangan poli penyakit dalam...anda masuk saja,pasti anda akan menemukan ruangan dokter Shanum...''jawab petugas itu dengan panjang lebar.


''Baiklah... terimakasih.''kata Henry lagi.


''Sama-sama tuan.''jawab petugas itu ramah.


*****


Setelah berjalan di koridor RS sesuai petunjuk perawat yang berjaga... akhirnya Henry menemukan ruangan Shanum.


Tok...tok...tok...


''Masuk...''sahut Shanum dari dalam ruangannya.


''Permisi nona...''kata Henry.


''Iya...''kata Shanum yang duduk di kursi kebanggaannya sambil mendongakkan kepalanya melihat siapa yang masuk ke ruangannya.


''Maaf nona...tuan muda sudah menunggu anda di lobi...''ucap Henry.


''Oh iya asisten Henry...sebentar...''kata Shanum sambil membereskan mejanya dan meraih tas miliknya.


''Ayo asisten Henry...''kata Shanum kemudian sambil melangkahkan kakinya keluar ruangan.


''Silahkan nona.''jawab asisten Henry.


*****


Hal pertama yang Shanum lihat begitu sampai di area lobi Rumah Sakit adalah sebuah mobil mewah yang terparkir di depan lobi...ya dan dia tentu sudah tahu siapa yang punya mobil tersebut


''Silahkan nona...''kata Henry membukakan pintu penumpang untuk Shanum dan tentunya sang calon suami sudah ada di sana menanti kedatangannya.


''Terimakasih asisten Henry...''kata Shanum tulus sambil tersenyum.


''Assalamualaikum mas...''kata Shanum tersenyum menyapa Arya.


''Wa'alaikum salam Sha...''saut Arya.

__ADS_1


''Jalan Hen...''kata Arya lagi mengintruksi untuk segera berangkat.


''Maaf ya mas...udah buat mas Arya menunggu?''kata Shanum.''Seharusnya tadi mas Arya telepon aku pas mau berangkat ke Rumah Sakit...jadi aku bisa nunggu di lobi...''kata Shanum lagi.


''Udah gak apa-apa...''jawab Arya.


''Tapi kan aku jadi gak enak mas...udah buat mas Arya nunggu lama.''ucap Shanum.


''Santai aja Sha...lagian kayak sama siapa aja Li pakek gak enak segala...udah gak usah dibahas lagi.''jawab Arya.


''Oiya mas... memangnya kita mau kemana?''tanya Shanum.


''Nanti juga kamu tau Sha...,makan dulu ya Sha...aku lapar banget soalnya.''kata Arya.


''Iya mas.''jawab Shanum singkat.


''Hen ke restoran xxx ya...''kata Arya lagi.


''Baik tuan muda.''jawab Henry sopan.


*****


''Mau makan apa Sha?''tanya Arya setelah mereka duduk di ruang VVIP restoran xxx.


''Terserah mas Arya aja.''jawab Shanum.


Setelah memesan dan memakan semua hidangan yang disajikan...Arya mengajak Shanum keluar dari restoran.


*****


''Kita mau kemana lagi mas?''tanya Shanum dan dijawab senyuman manis olah Arya.


''Ke tempat semula yang ingin kita tuju Hen.''titah Arya pada Henry,lalu Henry membisikkan tempat yang ingin di tuju ke supir.


*****


Setelah beberapa saat sampailah mereka ke mall terbesar di kota itu.


''Loh mas,kita kok ke sini?mas ada kerjaan di sini?''tanya Shanum.


''Enggak,aku gak ada kerjaan di sini Sha.''jawab Arya singkat.


''Trus...''tanya Shanum lagi.


''Udah ayok kamu ikut aja.''kaya Arya.


Tibalah mereka di toko perhiasan terbesar, terlengkap dan terkenal dengan kualitasnya yang sangat bagus.


''Kok kita kesini mas?''cicit Shanum dan Arya hanya diam dan menyuruh Henry agar terus mendorong kursi rodanya.


''Saya mau bertemu dengan manager toko ini.''kata Arya pada pegawai toko yang menyambut mereka.

__ADS_1


''Baik tuan...saya panggilkan,silahkan tunggu sebentar.''kata pegawai itu sopan.


''Selamat sore tuan muda...ada yang bisa saya bantu tuan muda?''tanya manager toko begitu tahu kalo Arya yang berada di sana.


''Saya mau cincin untuk tunangan yang paling terbaru.''seru Arya.


''Baik tuan muda.''kata manager tersebut lalu melangkah menyiapkan apa yang diminta Arya bersama pegawainya.


Setelah beberapa saat.


''Silahkan tuan muda...ini adalah koleksi terbaru&hanya ada 1 dari masing-masing desain.''jelas manager toko tersebut.


''Kamu pilih aja yang kamu suka Sha...''kata Arya pada Shanum.


''Ini...''ucap Shanum karna masih gak percaya kalau Arya mengajaknya untuk memilih cincin pertunangan mereka.


''Iya Sha...kamu pilih aja cincin mana yang kamu suka untuk tunangan kita, setelah ini kita cari yang lain untuk pertunangan kita.''kata Arya menjelaskan.


Lalu Shanum melihat-lihat cincin-cincin itu berbinar-binar...


''Ehm...aku pilih yang ini saja mas, menurut kamu gimana?''kata Shanum menunjuk cincin yang ia pilih.


''Bagus...''jawab Arya.


''Saya ambil yang ini.''kata Arya pada manager toko.


''Pilihan nona sangat bagus... cincin ini simpel tapi elegan dan cincin ini yang paling mahal dari yang lain.''jelas sang manajer.


''Apa...?aku ganti aja cincinnya...''cicit Shanum yang merasa tak enak hati karena yang dia pikir cincin pilihannya itu bukanlah yang termahal.


''Udah gak apa-apa...kami ambil yang ini dan saya minta diberi ukiran nama kami di dalamnya.''kata Arya.


Shanum berbinar-binar sekaligus terharu mendengar ucapan Arya...dia gak nyangka kalo Arya bakal minta diberi ukiran nama mereka di cincin pertunangan itu.


''Jadi berapa...''tanya Arya menanyakan harga cincinnya.


''Oiya saya mau cincin itu ditaruh di kotak yang paling bagus.''lanjutnya.


''Baik tuan muda...sesuai keinginan anda,jadi semuanya 450juta tuan muda.''kata manager toko.


Kemudian Arya memberikan kartu saktinya...ya apa lagi kalo bukan black cart sang kartu limited edition yang hanya dimiliki oleh para sultan saja... Setelah itu mereka duduk di ruang tunggu menunggu cincin pertunangan mereka selesai disiapkan.


'Sha...kamu udah pikir baik-baik buat tunangan dan nikah sama aku...?tanya Arya disela-sela mereka berbincang.


''Iya mas,aku udah pikir baik-baik dan menetapkan hati aku buat nerima mas Arya...buat nikah mas Arya,mas Arya belum yakin sama aku?apa mas Arya mau batalin atau diundur aja pertunangan dan pernikahan kita.''jawab Shanum dan balik bertanya pada Arya.


''Enggak bukan gitu Sha,aku cuma gak mau kamu nyesel aja punya suami kayak aku...''ucap Arya.


''Mas Arya itu ngomong apa sih...kita kan sebelumnya udah pernah bahas hal ini mas,kenapa di bahas lagi...mas Arya gak yakin sama aku?''kata Shanum.


''Aku juga berusaha untuk memantapkan hati aku Sha...''jawab Arya.

__ADS_1


''Maaf tuan muda...nona muda...ini cincinnya sudah selesai.''kata Henry yang membawa cincin mereka.


''Ketempat selanjutnya Hen...''kata Arya.


__ADS_2