Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda

Pesona Tersembunyi Sang Tuan Muda
123.Bab 123


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


*****


Tok...tok...tok...


''Masuk.''seru Lila dari dalam ruangannya.


Cklek


''Sha.''kata Lila begitu sahabatnya itu masuk ke ruangannya.


''La,ikut aku yuk...''ajak Shanum.


''Kemana Sha?''tanyanya.


''Makan siang di luar.''jawab Shanum.''Tadi daddynya anak-anak telpon ngajak makan siang bareng sama anak-anak juga katanya sekalian soalnya dia ada ketemu klien di resto gitu.''terangnya.


''Apa aku gak ganggu Sha?''tanya Lila yang merasa sedikit tidak enak.


''Ganggu apa sih La...ada kak Henry juga kok di sana.''kata Shanum.


''Ya udah ayok kalau gitu.''kata Lila sambil menyambar tasnya.


''Kita jemput anak-anak dulu Sha?''tanya Lila saat mereka sudah berjalan di lorong rumah sakit.


''Anak-anak kan tadi pulang pagi jadi mereka kesananya di anter sama supir mereka dan kita di jemput sama supir daddynya anak-anak.''jawab Shanum.


''O...''sahut Lila yang hanya ber'o ria.


''O iya La,anak-anak gimana?''tanya Shanum.''Kangen nih sama mereka.''sambungnya.


''Ya gak gimana-gimana,yang nomer dua lagi aktif-aktifnya kadang juga sering berebut mainan sama si kakak tapi ya kakaknya udah bisa sedikit mengalah kalau yang kecil udah sedikit rame sih karena sudah bisa ngomong dikit-dikit.''terangnya.


Lila dan Henry sudah kembali mempunyai momongan ya karena mereka tidak ingin usia anak-anaknya terlampau jauh...saat ini putra pertamanya Hanan satu sekolah dengan Axel dan Alexa serta Sabhira Putri dari Satria sedangkan,putra keduanya Hariz masih berusia 3 tahun dan si kecil Haiden udah memasuki usia 1 tahun.


''Kamu gak ingin nambah momongan Sha?''tanya Lila.


''Ingin sih tapi ya kamu tau sendirilah gimana mas Arya La...dia kekeh gak mau aku hamil lagi.''jawabnya dengan pasrah.


''Iya aku bisa ngerti dan paham dengan apa yang di rasakan suamimu.''katanya.''Tapi di rumah kamu lo juga sudah rame...kaliankan juga sudah punya tiga.''sahutnya.


''Iya La.''jawab Shanum mengiyakan apa yang di katakan sang sahabat.


Saat tiba di parkir restoran Shanum sudah melihat mobil yang di pakai untuk menjemput anak-anaknya sudah terpakir di sana.


*****

__ADS_1


Anak-anak Arya sudah gak sabar ingin bertemu dengan sang daddy lebih tepatnya sang princess keluarga Narendra itu yang sudah berjalan cepat bahkan setengah berlari sedangkan kedua kakak laki-lakinya berjalan dengan coolnya di belakang sang princess.


Karena ini adalah salah satu restoran milik Arya jadi semua karyawan sudah mengenal ketiganya.


''Princess jangan lari-lari nanti jatuh.''beberapa kali Alvan meneriakkan kata itu untuk adik perempuannya.


''Gak akan bang,aku hati-hati kok.''begitu terus jawabannya.


Hingga


Bugh


''Awww...''ringis Alexa yang merasa sedikit sakit di bokongnya karena mencium lantai.


''Heh...dasar anak s**lan...kalau jalan itu pakek mata.''bentaknya.


''Princess.''seru Alvan dan Axel yang setengah berlari menghampiri adiknya itu.


Semua orang langsung menatap ke arah sumber suara kegaduhan tak terkecuali Arya dan Henry beserta kliennya.


''Ma...af.''lirih Alexa.


''Maaf...maaf...mudah banget ya kamu minta maaf.''bentaknya lagi sambil menjewer telinga Alexa.


''Maaf nyonya adik saya kan sudah minta maaf dan dia juga tidak sengaja menabrak anda.''kata Alvan.''Kenapa anda terus membentak dan malah menyakitinya?''katanya lagi lebih tepatnya sedikit berteriak.


''Oh jadi kalian berdua ini saudara dari anak ini...''katanya.''Apa orang tua kalian tidak pernah mengajarkan kepada kalian sopan santun hah....''teriak wanita itu.


''Jangan pernah bawa-bawa orang tua kami karena mereka mendidik kami dengan sangat baik.''tekan Alvan.''Tidak seperti anda...''lanjutnya.


''Kamu...''geram wanita itu dengan ingin melayangkan tangannya.


''Hentikan.''seru Shanum yang baru masuk bersama Lila.


''Siapa kamu?jangan ikut campur.''kata wanita itu.


''Mommy...''seru ketiganya.


'' Oh jadi kamu ibu dari ketiga anak kurang ajar ini.''sinisnya.


''Lepaskan tangan kotormu itu dari telinga putriku.''geram Shanum.


''Kalau aku tidak mau kamu mau apa hah?''ejek wanita itu yang malah menarik jewerannya.


''Aww...mommy sakit...hiks...hiks...hiks...''rengek Alexa.


''Lepaskan putriku kalau tidak...''ancam Shanum .

__ADS_1


''Kalau tidak apa...hah.''bentak wanita itu.''Dasar wanita rendahan.''ejeknya.


''Cukup.''terdengar suara menggelegar dari arah belakang wanita itu.


''Tuan Arya.''gumamnya.


''Lepaskan tangan anda atau akan saya patahkan tangan anda sekarang juga.''kata Arya tenang namun penuh tekanan.


Karena aura yang sangat mengintimidasi dari seorang Arya Narendra wanita itupun langsung melepaskan tangannya.


''Tu...tuan Arya kenapa anda ikut campur dengan masalah ini?''tanya kliennya.''Sudah biarkan saja lebih baik sekarang kita lanjutkan pembahasan kita.''ajaknya.


''Hen,kamu tahukan apa yang harus kamu lakukan...''tekan Arya.


''Maaf tuan kesepakatan kita batal dan kami akan menarik seluruh investasi yang ada di perusahaan anda.''kata Henry pada pria paruh baya itu.


''I..ini ada apa tuan?kenapa anda memutuskan kerjasama...''tanyanya bingung.


''Karena putri anda sudah dengan berani menyakiti putri saya dan membentak anak-anak serta istri saya...''jawab Arya.


''A...apa...an...anak...istri.''tanyanya lagi.


''Daddy...hiks...hiks...hiks...''seru Alexa yang berlari kearah sang daddy dan Arya pun langsung menggendong putri satu-satunya itu.


''Tu...tuan kami meminta maaf...tolong maafkanlah kami.''ucap pria itu.


''Saya mohon maaf tuan...maaf...saya benar-benar tidak tahu kalau dia anak dan istri anda.''mohon wanita yang tadi membentak Alexa.


''Sudah terlambat.''ucap Arya dingin lalu dia berbalik dan berjalan kearah ruang makan pribadinya di ikuti oleh istri,putranya juga Lila dan Henry.


Di setiap restoran miliknya...Arya memang memiliki ruangan makan sendiri jika ia ingin makan bersama keluarganya.


*****


''Sudah dong sayang jangan nangis terus...gak capek apa.''seloroh Arya dan bukannya diam Alexa malah makin kenceng nangisnya karena godaan sang daddy.


''Sini sama mommy sayang...biar mommy lihat telinga kamu.''kata Shanum sambil merentangkan tangannya untuk mengambil alih tubuh sang putri yang berada di pangkuan suaminya.


''Mommy...hiks...hiks...hiks...''rengek Alexa.


''Ya ampun Sha telinga Alexa Sampek merah banget gitu.''seru Lila yang melihat telinga Alexa saat Shanum menyibak rambut bocah itu.


''Dasar kurang ajar.''geram Arya.''Buat investor lain untuk menarik dananya dari perusahaan itu Hen dan bilang keseluruh perusahaan agar tidak ada yang berani berinvestasi di sana atau mereka akan menghadapi AN dan NRD grup.''tuturnya.


''Baik Ar.''jawab Henry lalu mengotak atik ponselnya.


*****

__ADS_1


Maaf karena baru bisa up ya...soalnya kemaren-kemaren sibuk dan repot banget alhasil jadi sedikit ngedrop jadinya gak bisa konsen buat mikir...sekali lagi maakan aku yang hanya orang biasa ini...😊✌️🙏


__ADS_2