Suamiku Idola Kampus

Suamiku Idola Kampus
Tom And Jerry


__ADS_3

Zela terus terbuai oleh sentuhan Brayen, dengan mata terpejam Zela sedikit bersuara karna rasa nikmat yang diberikan oleh Brayen.


Brayen terus menyerang Zela dengan cumbuan dan sentuhan hangat tangannya, Mereka berdua larut dalam kenikmatan dan menginginkan lebih dari ini.


Tiba tiba pintu kamar Zela terbuka, Membuat kedua suami istri yang sedang dimabuk gairah itu terkejut dan reflek menghentikan aktifitasnya.


" Shittt.... Salah waktu gue.." Geram Dimas diambang pintu.


" Apa..?? " Tanya Brayen kesal.


" Gue ma yang lain mau pamit.." Jelas Dimas.


" Ya udah sana..." Usir Brayen.


" Sana..????? Woy kita nungguin loe brengs*k.." Jelas Dimas lagi.


" Iya kita ke bawah kok kak.." Jawab Zela yang sedari tadi hanya diam karna malu.


" Oke..cepetan kalian...ow ya ray...tau waktu kek.. Biar nggak ke gep gue mulu.. kesel tau nggak gue liatnya.." Jelas Dimas membuat Brayen tersenyum meremehkan.


" Sialan loe emang.. awas aja ya kalau gue udah nikah..gue lakuin didepan loe.." Sambung Dimas sambil berlalu pergi.


" Silahkan..." Jawab Brayen sedikit berteriak.


Zela tampak canggung gara gara kejadian barusan, Dia sedikit salah tingkah karna Brayen menatapnya dengan serius.


" Apaan sih kak..??? Ayo kebawah.." Ajak Zela mencoba mencairkan suasana.


" Nggak usah malu.." Jawab Brayen masih menatap Zela, membuat Zela semakin malu.


Tanpa banyak kata, Zela langsung menuju untuk ke bawah, Belum sampai dia di pintu kamar, tiba tiba tangan Brayen menggandengnya, membuat Zela menoleh dengan kaget.


" Ayo.." Ajak Brayen dengan senyum tampannya.


Aish....kalau begini Zela sudah pasti luluh dan tak bisa menolak..


Mereka berjaln menuju ke ruang TV, Dimana ada kedua sahabat Zela dan juga Brayen.


" Loe bis ngapain sih Zel..?? Lama tau.." Kesa Vani.


" Sorry Van.. Gue tadi ke kamar mandi.." Bohong Zela membuat Brayen dan Dimas tersenyum.


Zela yang melihat suami juga sahabatnya itu seperti meledek, Hanya bisa ngedumel dalam hatinya.


sialan kak ray ma kak dimas.. ngejek gue banget.. awas aja kalian.. batin zela kesal.


" Gimana..?? Jadi ke rumah bunda nggak..?? Tanya Seli.


" Jadi kok.. Tadi Bunda juga udah nanyain.." Jelas Zela,


Tadi memang Zela udah minta ijin sama Mamah Hana juga Bunda Wina, Dan dengan senang hati Bunda Wina menunggu kedatangan mereka.


Brayen serta kedua sahabatnya hanya menyimak dengan bingung percakapan para gadis didepannya.


" Mau pada kemana sih..?? Tanya Xelo.


" Ikan hiu kepo deh..." Ejek Vani kepada Xelo.


" Eh...Plankton diem lue.." Ejek Xelo tak mau kalah dengan Vani.


" Sialan loe kak.. Gue cantik gini dibilang plankton... Dasar ikan Hiu..." Jawab Vani kesal dan ujung ujungnya masih meledek Xelo.


" Gue ikan hiu... loe gue makan plankton.." Jawab Xelo membuat mereka semua tertawa.


" Loe ngajak mereka yank..?? Tanya Brayen kepada Zela membuat suasana kembali hening.


Zela hanya menjawab dengan anggukan kepala juga senyum menawannya memperlihatkan deretan gigi rapihnya, Yang membuat Zela semakin terliht cantik.


" Oke kalau gitu.. kita juga Xel.." Sambung Dimas membuat semua orang menoleh ke arahnya.


" Kenapa..?? Tanya Dimas bingung.


" Gue nggak mau kak kalau ada ikan hiu..." Jawab Vani.


" Apa lagi gue... ogah banget ada plankton.." Sambung Xelo.


" Stop.... Kalian apa apan sih... kayak anak kecil tau nggak..? Biarin Van mereka ikut... Tapi kalau nanti udah sampe kalian para cowok nggak boleh gangguin kita.." Jelas Zela dan langsung disetujui oleh Selu hanya Vani yang masih sedikit keberatan.


" Tapi Zel..." Ucap Vani langsung dipotong oleh Seli.


" Nggak ada tapi tapian Vani sayang... Lagian ya loe berdua kayak kucing sama tikus tau nggak berantem mulu..." Jelas Seli.

__ADS_1


" Kak Xelo dulu tuh yang mulai.." Kesal Vani.


" Dih..gue.. kurang kerjaan banget..." Jawab Xelo cuek.


" Udah lah..kalian nggak usah kayak gitu.. nanti jadi saling cinta lho.." Ledek Dimas sambil cekikan.


" Dari benci jadi cinta...iya nggak..??." Sambung Brayen juga melirik ke arah Zela, membuat pipi gadis cantik itu menjadi merah.


Karna awal perjalanan cinta mereka berdua juga seperti itu, Dari benci jadi cinta karna adanya perjodohan. wkwk


" Mantap bro.." Lanjut Dimas kepada Brayen.


" Vangke kalian.." Kesal Xelo.


Brayen dan Dimas terus tertawa meledek sahabatnya itu, Begitu juga dengan Zela dan Seli tapi dia tak ingin melihat sahabatnya malu. Dia segera mengajak Vani untuk pamitan dengan Mamah Hana, Karna sedari tadi Vani sudah terlihat kesal juga sedikit malu,,


" Eh.... asik bener ini..ngobrolin apa sih..?? Tanya Mamah Hana yang tiba tiba saja muncul dari arah dapur.


" Ini Tan..biasa tom and jerry..." Jawab Dimas membuat Mamah Hana mengerutkan keningnya.


" Siapa maksud kamu dim..?? Tanya Mamah Hana yang bingung dengan jawaban Dimas.


" Itu tuh..tan... Xelo sama Vani.." Jelas Dimas membuat Mamah Hana tersenyum.


Sedangkan yang lain tampak kesal dengan jawaban Dimas.


" Kak Dim...!!!!!"


" Dim....!!!!!" Teriak Vani dan Xelo barengan.


Membuat yang diteriaki hanya nyengir tanpa dosa..


" Oke deh..Bunda doain semoga Vani sama Xelo cepet jadian...Juga Dimas sama Seli ya.." Jelas Mamah Hana membuat mereka semua terkejut.


Seli merasa malu dengan apa yang dikatakan oleh Mamah Hana,


" Mamah ikh..jangan gitu..." Ucap Zela merasa tidak enak.


Tapi hanya ditanggapi Mamah Hana dengan senyuman manisnya,


" Amin tante..." Jawab Dimas lagi lagi membuat semuanya terkejut.


" Nah..bener tuh nak Dimas.." Sambung Mamah Hana setuju.Membuat Dimas berbangga diri.


" Jangan diambil hati sayang.. Mamah cuma becanda.. Tapi kalau emang iya,, ya.. Mamah juga akan ikut bahagia tentunya.." Jelas Mamah Hana.


" Mamah Han..ikh..malu.." Jawab Vani dengan wajah lucunya.


Zela yang merasa tak enak kepda kedua sahabatnya itu segera pamit kepada Mamah Hana untuk pulang, Karna tadi dia juga sudah janji kepada kedua sahabatnta untuk mengajaknya kerumah Martuanya juga Bunda Wina yang sudah menunggunya.


" Mah..kita pamit pulang dulu ya.." Pamit Zela kepada Mamah Hana.


" Loe.. Udah mau pulang Nak..?? Padahal Mamah masih kangen lho.." Jawab Mamah Hana.


" Zela sering kesinu kok.." Jawab Zela mencium tangan Mamah Hana.


" Hati hati ya sayang.. jaga kand.." Ucapan Mamah Hana terhenti karena Zela langsung memototng ucapannya.


Beruntung Seli dan Vani tidak curiga sama sekali,


Zela masih tidak ingin kedua sahabatnya tau..


Dia tidak ingin membuat kedua sahabatnya itu menjadi khwatir karna kehamilannya, terlebih mereka memang banyak tingkah jika sedang bersama.


" Iya Mah Zela hati hati.." Jawab Zela langsung.


" Mamah han kita juga pamit ya.." Pamit Seli dan juga Vani barengan.


" Hati hati ya sayang.. sering sering main kesini ya.." Jawab Mamah Hana.


" Siap Mamah Han.." Jawab mereka kompak sambil memberi hormat membuat Mamah Hana tersenyum.


Kini giliran ketiga cowok tampan termasuk menantu tampannya itu yang berpamitan.


" Mah.. ray juga pamit ya.. salam buat Papah.." Pamit Brayen kepada Mamah martuanya itu.


" Iya nak.. kamu hati hati ya.. Sering kesini ya nak.. tolong jagain Zela.." Jawab Mamah Hana yang di jawab Brayen dengan anggukan kepala juga dengan senyum menawannya.


" Tant.. Dimas pamit ya.. tenang aja.. kita bakal sering main kesini.." Ucap Dimas tanpa malu.


" Harua dong.. kalian harus sering kesini..." Jawab Mamah Hana dengn senyum cantiknya.

__ADS_1


" Tante cantik..Xelo pamit ya.. makasih untuk makan siangnya... Masakan tante emang the best..." Pamit Xeli sambil melayangkan gombaln untuk Mamah Hana.


" Makasih lho..udah main kesini.. jangan kapok.. Kamu juga tampan.." Puji Mamah Hana tak mau kalah dengan Xelo.


" Siap tant..." Jawab Xelo singkat.


" Duluan ya Mah..." Ucap Zela dan Brayen barengan juga Seli dan Vani.


" Hati hati kalian.." Teriak Mamah Hana di depan pintu.. sambil melihat kepergian anak anak muda itu pergi.


Zela,seli dan Vani satu mobil begitu juga dengan Brayen,Dimas,dan juga Xelo,


Mobil yang dikendarai Brayen berada di belakang mobil para gadis, tak henti hentinya Brayen terus ngedumel kesal karna tak bisa pulang bareng dengan istri cantiknya.


" Akh..sial..." Kesal Brayen.


" Udah lah ray.. Yang tadi bisa loe terusin di rumah ntar.. loe pengen banget nglakuin dimobil..?? Ledek Dimas.


" Diem loe...." Jawab Brayen kesal.


" Eh..ngomongin apaan sih..?? Tanya Xelo.


" Brayen nggak jadi makingin bininya ke gep ma gue tadi.." Jelas Dimas dengan ketawa.


" Hah Serius loe...?? Ha..ha..ha.. ****** loe.." Ejek Xelo tak kalah dari Dimas.


Dan langsung tawanya meledak.. Membuat Brayen semakin kesal dengan kedua sahabatnya.


" Kalian mau gue turunin disini..?? Tanya Brayen dengan sorot mata seperti ingin membunuh.


Mereka memang menggunakn mobil Brayen, dengan Dimas sebagai pengemudi.


" Kalem ray.. kita becanda.." Jawab Xelo.


" Loe nggak tau Xel.. Gue sering banget mergokin mereka berdua..Di kantor juga.." Jelas Dimas.


Membuat Xelo lagi lagi penasaran, dan lupa dengan tatapan tajam Brayen tadi.


" Wah..parah..." Jawab Xelo menggelengkan kepalanya.


" Gue yakin tiap malam loe nyerang Zela terus ray.." Sambung Dimas masih fokus dengan setirnya.


Tapi tak ditanggapi oleh Brayen.


" Btw.. Misha juga bodynya lumayan ya.. ya.. sbelas dua belas sama bini loe ray.." Ucap Xelo tiba tiba. Tapi lagi lagi Brayen hanya cuek.


" Loe udah dapat no dia belum..?? Tanya Dimas.


" Maksud loe no Misha..?? Tanya Xeli yang dianggukin oleh Dimas.


" Udah dong... tapi gue heran dia chat gue cuma buat nanyai loe ray... loe ada apaan ma tuh Cewek..?? Tanya Xelo.


Brayen hanya menjawab dengan mengangkat kedua bahunya.


" Loe mending jangan naksir ma Misha xel.." Sambung Dimas mengingatkan.


" Why..?? Tanya Xelo singkat tapi seperti meminta penjelasan.


" Dia suka ma Brayen dari lama.. Gue nggak mau loe dimanfaatin sama dia buat deketin Brayen.." Jelas Dimas.


" Shit...." Gumam Xelo.


" Nggak usah patah jantung loe.." Ledek Dimas.


" Gue suka man.. sama boko*gnya.. Wouw..bulat.." Jawab Xelo dengan nada mesum. Membuat Dimas dan Brayen menileh ke arah Xelo kaget.


Sedangkan Xelo hanya tersenyum tampan tapi nakal.


" ****..." Ucap Dimas.


Sampai tak terasa mobil mereka sudah sampai dipekarang rumah mewah keluarga Zafano, Mobil Zela Cs sampai terlebih dahulu..


Kedatangan Zela,Seli dan Vani disambut hangat oleh Bunda Wina... Bahkan Bunda Wina sempat membuat kue untuk sahabat menantunya itu.


Bunda Wina memang tidak mengerti kalau Brayen juga datang dengan pasukannya.. Tentu saja kedatangan Brayen CS membuat Bunda Wina semakin senang,.


Karna rumah menjadi rame dan gaduh tentunya.. terlebih tom and jerry atau ikan hiu dan plankton juga berada di sana.. akan ada perang kecil dari mereka berdua pastinya.


.


Jangan lupa like,comment, dan juga vote ya kak.. Big Thanks...🙏🙏🙏😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2