
Saat sedang menyajikan makan malam bel rumah Adimas dan Amanda berbunyi . Bik Inah bergegas membukakan pintu untuk sang tamu , dan ternyata yang data Oma Aini beserta sang suami
"OMAA"teriak Nala seraya berlari menuruni anak tangga
"Sayang Oma"ucap Aini yang tak kalah antusias menyambut kedatangan Nala kedalam pelukannya
"Oma kapan pulang ke Indonesia ?"tanya Reyhan
"Oma baru pulang , tadi Oma di kabarin sama nenek makanya Oma sama Opa langsung kesini"jelas Oma Aini
Semua penghuni rumah menyambut kedatangan Aini beserta suami , menyalami , memeluk bahkan ada yang langsung berbincang masalah bisnis siapa lagi kalau bukan Adimas dan sang papi
"Oiya nek , kakek nya mana kok nggak di ajak ?"tanya Aini
"Biasa , kakek ada kerjaan di luar kota insya Allah lusa udah pulang"jawab Bu Siti
"Makan malamnya sudah siap , ayo makan malam dulu nanti baru dilanjutin lagi obrolannya"ajak Amanda
Semua penghuni rumah pun menuruti saran dari Amanda , menyantap makan malam dengan suasana hangat . Bahkan kembali mengulang cerita siang untuk memberitahu Oma Aini beserta Opa Wijaya bahwa salah satu dari si kembar sudah memiliki kekasih
"Ini baru berita yang bikin Oma syok"Aini melebih-lebihkan kan ucapannya
"Asal pelajaran sama kerjaan kantor masih terkontrol semua Opa dukung kamu"ucap Wijaya
"Nathan nggak punya pacar Oma Opa , itu semua hoax yang dibuat oleh Niko aja"Nathan mulai angkat bicara
"Nggak apa-apa , wajar itu malah Oma bahagia ternyata cucu Oma juga bisa pacaran"ucap Aini bahagia
"Kamu masih kalah sama Opa , dulu aja Opa sama Oma pacaran waktu masih kelas 1 SMP"jelas Wijaya
"What ? Kok aku nggak tau ?"Adimas terkejut mendengar pernyataan sang papi
"Kan kamu nggak nanya"jawab Wijaya
"Bapak-bapak ngobrolnya disambung nanti aja ya . Sekarang lanjutin makannya entar keburu dingin"Amanda angkat bicara jika tidak perdebatan ini tak akan selesai sampai semua makan malam dingin bahkan mungkin beku menjadi salju karna terlalu lama di cuekin
Semua nya pun kembali menyantap makan malamnya dengan suasana hangat dari keluarga yang harmonis . Setelah makan malam Aisyah langsung berpamitan untuk langsung masuk kamar karna ada banyak pekerjaan yang menumpuk begitupun Nala
Amanda , Adimas beserta Aini meminta Bu Siti untuk menginap karna sesekali berkemupul seperti ini walaupun masih ada yang tak hadir . Bujukan demi bujukkan akhirnya Bu Siti pun menyetujuinya
__ADS_1
"Rey kamu liat adik kamu nggak ?"tanya Amanda
"Adik yang mana Bun ? Adik Reyhan banyak soalnya"jawab Reyhan
"Nathan , tadi bilangnya ngambil kedapur mau ambil minum tapi sampai sekarang belum keluar-keluar"ucap Amanda
"Palingan nelfon pacarnya , kalau di depan Kita kan dia malu sayang"jelas Adimas
"Hahaha , benar-benar cucu papi dia"Wijaya membanggakan dirinya karna sifat Nathan yang seperti itu sama persis dengannya sewaktu muda
"Apa bener anak Nathan punya pacar ?"Amanda sedikit ragu dengan kenyataan ini
"Kenapa kamu ragu sayang , yang ngasih tau kita kan Niko . Niko anak yang nggak pernah berbohong kepada kita"jelas Adimas
"Si adik udah punya pasangan , abangnya kapan ?"Aini mengarahkan pertanyaan tersebut kepada Reyhan
"Oma , Reyhan masih fokus sama kerjaan Reyhan dulu . Nanti kalau sudah ketemu yang cocok baru"Nathan mencoba menjelaskan
"Baru apa ?"tanya Bu Siti
"Baru nikah nek"jawab Reyhan dengan tenang
"Nikah ? Nggak pacaran dulu ?"tanya Aini
"Hahaha , sama kayak papa dan bunda mu dulu"Aini tertawa mendengar jawaban sang cucu karna yang diinginkan Reyhan mengingatkan dia dengan lisan Amanda dan Adimas dulu . Bedanya kisah Amanda dan Adimas harus melalui banyak rintangan , keegoisan , gengsi dan ada banya lagi
"Memangnya papa sama bunda dulu gimana Oma ?"tanya Nala yang baru keluar dari kamarnya
"Hahaha , mereka dulu.."ucapan Aini terpotong oleh Adimas yang meminta sang mami untuk tidak menceritakan kisah cintanya yang banyak mengandung kebodohan terutama pada dirinya yang terlalu egois
"Suatu saat kalian akan mengetahuinya"ucap Wijaya yang akhirnya ikut angkat bicara
"Yaah , nggak asyik"Nala menghirup nafas panjang dan menghembuskan nya secara kasar
*
Nathan duduk dimeja makan dengan segelas air mineral didepannya , mengangkat kakinya sebelah dan langsung menelfon seseorang . Sambungan tersambung namun belum diangkat
"Halo"ucap Nathan
__ADS_1
"Apaan Nat ? Lo nggak bisa liat fmgue tenang sebentar aja"jawabnya
"Ngapain Lo bilang sama keluarga gue kalau gue punya pacar ?"tanya Nathan
Ya kali ini Nathan menelfon Niko guna meminta penjelasan atas pembulian dirinya dirumah karena pernyataan yang publikasi oleh Niko kepada keluarganya
"Hahaha , gue kan ngomong fakta"Niko menjawab pertanyaan Nathan dengan gelak tawa . Membayangkan semua keluarga menggoda Nathan dirumah
"Itu nggak bisa dibilang pacar gue juga Nik , dia cuma pacar kalah taruhan doang nggak bisa dibilang pacar resmi"jelas Nathan
"Selama masih sekolah kan dia pacar Lo . Dan Lo juga udah ngajak dia pacaran berarti kalian resmi sepasang kekasih . Eeeak"Niko tertawa puas mendengar nada bicara Nathan yang mulai kesal
"Ketawa aja terus , seneng kan Lo liat gue menderita"ucap Nathan
"Awal doang menderita , entar juga bahagia . Kayak di novel-novel"jawab Niko
"Udah ah , nelfon sama Lo nambah bikin gue pusing"ucap Nathan kesal
"Yang nyuruh Lo nelfon gue siapa dodol"balas Niko
"Auk ah gelap"Nathan langsung memutuskan obrolan nya dengan Niko
Nathan menelfon Niko berniat ingin memarahinya , namun yang akan dimarahi terlalu banyak akal jadi susah untuk menakhlukkannya
"Sabar Nathan nggak sampai setahun kok"batin Nathan
"Tapi tetap aja lama"ucap Nathan yang sudah uring-uringan didapur
"apa yang lama ?"tanya Nala
"Eh , sayang nya Abang"Nathan mencoba mengalihkan pembicaraan
"Ih apaan sih Lo alay banget"Nala melihat Nathan dengan raut wajah yang sinis berjalan mendekati kulkas dan langsung berlalu pergi meninggalkan Nathan sendirian
"Mau kemana Lo ?"tanya Nathan
"Ke Hongkong , kenapa ? Mau ikut ?"tanya Nala kembali
"Mau dong kalau Lo ajak"jawab Nathan
__ADS_1
"Iih , males banget ngajakin Lo"ucap Nala yang langsung berlalu pergi
"kejam banget"gumam Nathan