SUNSET

SUNSET
Part 58


__ADS_3

Reyhan yang sedang melipat sajadahnya sesudah sholat magrib di buat penasaran karena suara di luar kamar begitu ramai . Dengan cepat Reyhan menyelesaikan lipatannya dan keluar dari kamar tanpa melepas kain sarung nya terlebih dahulu


Betapa terkejutnya dia setelah melihat siapa yang datang . Iya dia Putri wanita yang tadi sore dia tanyakan pada sang bunda , dengan senyuman lebar Reyhan bergegas mendekati keramaian . Menemui kedua orang tua Putri , menyalami kedua tangan kedua orang tua Putri


"Hai pacar"ucap Reyhan menyapa Putri


"Abang , disuruh duduk dulu tamunya baru di gangguin"Amanda mengingatkan sang anak


"Oiya sampai lupa , silahkan duduk pacar . Duduk dong jangan kelamaan berdiri entar pingsan"Reyhan terus saja menganggu Putri


"Abang baru selesai sholat ya ?"tanya Putri


"Iya kok kamu tau ?"tanya Reyhan kembali


"Itu kain sarungnya belum di lepas"jawab Putri


Mendengar jawaban Putri membuat semua orang yang berada disana tertawa terbahak-bahak sedangkan Reyhan hanya tersipu malu


"Tenang Abang pakai dalaman kok , jadi Abang nggak perlu khawatir kalau nanti kamu manja-manja sama Abang"jawab Reyhan jail


"Apaan sih , bunda"Putri mengadu pada Amanda karena terus di ganggu Reyhan


"Rey jangan gitu , pacar kamu sekarang udah besar dan sebentar lagi akan masuk pesantren"ucap Amanda


"Wah bagus dong bun keluar dari pesantren panggilannya bukan pacar lagi tapi istri"jelas Reyhan


"Papa"Putri merengek pada sang papa namun sang papa hanya tersenyum


Nathan yang baru keluar dari kamar langsung berlari menuruni anak tangga untuk menemui tamu yang datang


"Putri"ucap Nathan antusias


"Abang Nathan"jawab Putri


"Kapan datang ?"tanya Nathan


"Baru kok , oiya kak Nala mana kok aku nggak liat ?"tanya Putri


"Iya ya , Nala kemana bunda ? Nathan nggak liat dia pulang kerumah , padalhan dia janji pulang hari ini"ucap Nathan

__ADS_1


"Tadi Nala telfon bunda katanya pulang agak telat , dia mau kerumah sahabatnya dulu"jawab Amanda


"Kerumah sahabatnya berarti kerumah pacar aku dong"ucap Nathan


"Mungkin"jawab Amanda


Setelah mendapatkan jawaban dari sang bunda kini Nathan beralih pada kedua orang tua Putri


"Aunty Vina Nathan kangen banget sama aunty"Nathan memeluk sang aunty dengan mesra


"Aunty aja Uncle nggak ?"tanya Rian


"Kangen juga dong"jawab Nathan beralih memeluk sang uncle


Disela-sela pelukan terdengar suara dering ponsel Reyhan yang membuat semua orang melihat pada Reyhan


"Siapa bang ?"tanya Amanda begitupun Putri yang ikut melihat Reyhan membuat keduanya bertemu pandang


"Tenang Abang nggak selingkuh kok , yang nelfon Aisyah"lagi-lagi Reyhan menjahili Putri


"Halo assalamualaikum dek"ucap Reyhan


"Ada kenapa ? Mau ngomong sama bunda ?"tanya Reyhan


"Nggak usah bang , bilangin aja sama bunda kalau aku pulangnya agak lama soalnya kerjaan aku belum selesai"jawab Aisyah


"Iya sayang , asal jangan terlalu capek . Vitaminnya jangan lupa di minum ya"ucap Amanda


"Iya bunda"setelah menjawab ucapan sang bunda panggilan langsung terputus


"Kok langsung mati bang ?"tanya Amanda


"Mungkin baterai hp Aisyah habis bunda"jawab Reyhan


"Uncle , aunty , Reyhan masuk kekamar dulu ya"ucap Reyhan berpamitan


"Iya sana ganti sarung kamu jangan sampai dia terbang"ucap Vina


"Kamu itu mulutnya nggak pernah di rem udah punya anak juga"tegur Amanda

__ADS_1


"Pacar tunggu ya , sebentar lagi Abang kembali"ucap Reyhan


Semua yang berada di ruang tamu kembali tertawa karena melihat ekspresi wajah Putri yang semakin di tekuk entah karena marah atau malu hanya dia yang tau . Reyhan masuk kembali kedalam kamar dengan memegang ponsel genggamnya dan kembali keluar dengan membawa paper bag


"Lho kok keluar masih Makai sarung sih bang"ucap Nathan


"Abang mau ngasih ini buat pacar Abang , kalau nanti takut lupa"Reyhan memberikan paper bag di tangannya pada Putri


"Apa ini bang ?"tanya Putri


"Udah ambil dan liat sendiri , semoga kamu suka ya . Pacar Abang sudah besar sekarang , semoga menjadi wanita Sholeha ya"ucap Reyhan seraya mengelus puncak kepala Putri


"Aamiin , makasih ya bang"balas Putri


"Makasih aja nih , nggak ada peluk cium nya ?"tanya Reyhan


"Nggak ada , Putri kan udah besar"jawab Putri


"Hm jadi kalau udah besar nggak mau peluk cium Abang Reyhan lagi ?"Adimas yang baru keluar dari dapur langsung memberikan pertanyaan tersebut


"Iya karena laki-laki dan perempuan yang bukan muhrimnya nggak boleh bersentuhan"jelas Putri


"Anak pintar"ucap Amanda


"Masya Allah , Abang bahagia pernah jadi pacar kamu"Reyhan terharu seraya mengelap-elap pipinya yang tak ada air mata


"Lebay banget bang"ucap Nathan


"Hehehe , bunda , Reyhan ada pekerjaan yang harus diselesaikan segera . Reyhan masuk kamar dulu ya"ucap Reyhan yang dijawab anggukan oleh sang bunda


"Reyhan bilang apa ?"tanya Adimas penasaran


"Itu anak kamu ada pekerjaan yang harus di selesaikan jadi nggak bisa ikut kumpul sama kita sekarang"jelas Amanda


"Iya nggak apa-apa yang penting pekerjaannya selesai . Lagian hari ini kita mau nginap sini boleh nggak ?"tanya Vina


"Boleh dong , boleh banget"jawab Adimas


Gelak tawa terdengar menggema keseluruh ruangan . Sedangkan Nathan dan Putri memisahkan diri dari kedua orangtuanya , mereka lebih memilih bermain game dari pada ikut serta mendengarkan obrolan orangtua

__ADS_1


__ADS_2