SUNSET

SUNSET
Eps 111


__ADS_3

Setelah semua keluarga masuk kedalam rumah , Adimas mempersilahkan Niko untuk ikut serta duduk dan berkumpul bersama kuarganya karena Adimas sudah menganggap Niko seperti anaknya sendiri sedangkan Amanda sudah langsung berlalu kedapur untuk membuatkan minuman untuk Niko dan keluarga tak lupa dengan cemilan pendamping


"Wah wah ada apa ini tumben banget Niko kerumah om malam-malam"ucap Adimas


"Lo pasti mau ngambil komik gue kan"tuduh Nala yang sudah emosi duluan . Reyhan yang melihat emosi sang adik yang suka memuncak berusaha menenangkan


"Sabar dek , coba istighfar . Tarik nafas dalam-dalam terus hembuskan pelan-pelan"Nala langsung melakukan sesuai instruksi sang Abang


"Komik apa dek ?"tanya Amanda bingung


"Itu yang adek ceritain tadi Bun"jawab Nala


"Yang kamu berantem di toko buku ?"tebak Aisyah


"Iya kak"jawab Nala


Mendengar jawaban Nala membuat seluruh keluarga tertawa karena pada dasarnya Nala sudah menceritakan kejadian di toko buku antara Nala dan Niko . Seluruh keluarga bahkan membayangkan hal yang sama , yaitu bagaimana lucunya ketika melihat pertengkaran antara Nala dan Niko memperebutkan buku komik . Nala yang merasa di tertawa kan menjadi tambah badmood sedangkan Niko hanya bisa ikut memaksakan senyumannya


"Iih , kok pada ketawa"Nala merengek kesal

__ADS_1


"Nggak sayang , kita nggak lagi ngetawain kamu kok"ucao Amanda tak ingin membuat anaknya semakin kesal


"Terus ketawa karena apa ?"tanya Nala


"Itu kita lagi ngetawain Abang kamu Nathan , liat deh dia main game kalah padalhan udah serius banget mainnya"jelas Adimas menunjuk kelayar televisi memperlihatkan kekalahan Nathan


Benar saja apa yang dibilang oleh Adimas , Nathan kalah dari game online nya karena terlalu asyik mendengarkan cerita sampai lupa dengan game nya yang sedang berjalan


"Yaaah kalah , padalhan tinggal sedikit lagi"Nathan langsung kembali fokus dengan game nya setelah menerima kekalahan


"Udah mainnya nanti aja , ada Niko datang kesini temenin ngobrol"ucap Adimas yang di turuti oleh sang anak


" Udah Lo ngomong aja entar gue dengerin"ucap Nathan yang masih fokus dengan stik ditangannya


"Niko kesini cuma mau nganterin hadiah ini buat kak Aisyah dari papa. Kan pernikahan kak Aisyah tinggal beberapa hari lagi jadi papa ingin menjadi jadi yang pertama memberikan kak Aisyah hadiah bahkan papa juga memiliki keyakinan bahwa saat ini om juga belum memberikan kak Aisyah hadiah" jelas Niko seraya memberikan kotak besar yang dia bawa


"Papa kamu itu memang nggak mau kalah sedikit pun" jawab Adimas


"Kata papa kak Aisyah itu sudah seperti anak sendiri" ucap Niko

__ADS_1


"Gimana nggak coba dulu aja anak om di culik sama papa kamu" balas Adimas


"Diculik gimana pa? " tanya Nathan


"Dulu kan papa bawa kak Aisyah ke kantor dan saat papa tinggal ke toilet sebentar kak Aisyah udah nggak ada didepan pintu toilet" jelas Adimas


"Terus pa" ucap Nala


"Ya papa panik lah, papa tanyain sama seluruh karyawan kantor tapi nggak ada yang tau" jawab Adimas


"Terus terus pa" ucap Nathan


"Sabar dong terus-terus aja entar nabrak" balas Adimas membuat seluruh keluarga tertawa


"Karena panik kan anak semata wayang hilang papa sempat lapor polisi tapi karena hilangnya 24jam jadi belum bisa, papa juga udah menyebar anak buah buat nyari kakak kamu. Papa pergi kesana kesini nyariin kakak kamu sampai tengah malam dan disaat papa sudah mulai frustasi papa mendapat telfon dari Oma kamu katanya Aisyah sudah pulang diantar Fadhil" jelas Adimas panjang lebar


"Terus papa marah nggak sama om Fadhil? " tanya Aisyah


"Awal nya pengen marah , pengen papa hajar tapi sewaktu papa nyampai rumah orangnya udah nggak ada dan kamu ketawa karena banyak mainan" ucap Adimas

__ADS_1


"Emang dulu Aisyah dibawa kemana sama om Fadhil pa? " tanya Reyhan


"Dibawa shopping ke Mall beli banyak banget mainan terus dibawa pulang kerumahnya. Dulu sewaktu kamu belum ada Aisyah yang sering diculik oleh mama sama papa kamu" jelas Adimas pada Niko


__ADS_2