SUNSET

SUNSET
Part 51


__ADS_3

Hari-hari berjalan seperti biasanya namun beda dengan hari ini . Dari keluar kamar sampai duduk di samping Nathan pun Ara terlihat ceria membuat sang pacar kebingungan namun juga ikut bahagia


"Bahagia banget kamu hari ini"ucap Nathan seraya memasangkan sabuk pengaman pada Ara


"Harus dong"jawab Ara


"Nathan juga harus bahagia , biar Nathan awet muda kayak Ara"tambahnya lagi


"Apapun yang buat kamu bahagia aku pasti bahagia"Nathan mengelus puncak kepala Ara sekilas


20 menit berlalu kini mobil Nathan sudah terparkir rapi di parkiran sekolah . Dengan cepat Nathan membukakan pintu mobil untuk Ara agar Ara keluar dari mobil bak princess


"Silahkan tuan putri"ucap Nathan


"Terimakasih"jawab Ara


"Pagiku cerah , matahari bersinar,,,,,"Ara menghentikan nyanyiannya ketika mendengar suara guruh yang menggema


"Mataharinya ngumpet Ra"Nathan terkekeh saat melihat ekspresi wajah Ara yang berubah


"Padalhan waktu kita berangkat sekolah tadi cerah"ucap Ara


"Sekarang cuaca lagi tak menentu , jadi kamu harus jaga kesehatan"lagi-lagi Nathan memberikan Ara sebuah perhatian . Memakaikan jaket yang baru saja dia lepas pada Ara


"Kamu masuk kelas duluan aja , aku nungguin Niko sebentar ada kerjaan yang harus di bahas"jelas Nathan


Ara hanya menjawab dengan anggukan lalu pergi meninggalkan Nathan sendirian . Entah bagaimana perasaan Ara pada Nathan saat ini , yang pasti hanya Ara yang tau


"Woy , diam-diam Baek kesambet tau rasa Lo"Niko yang baru saja sampai dibuat terpana karena baru kali ini dia melihat Nathan termenung bahkan sapaannya saja tak di dengar oleh Nathan


"Udah datang Lo , lama banget kayak anak perawan"jawab Nathan


"Biasalah macet . Menungin apaan Lo tadi ? Pasti hal-hal porno ya"tunduh Niko


"Otak Lo tu yang porno"balas Nathan

__ADS_1


"Enak aja Lo , udah insyaf gue"ucap Niko


Begitulah cara berteman mereka terus melempar celaan , tuduhan bahkan makian namun disitulah kedekatan semakin terjalin


*


Tak jarang yang namanya kantin sekolah sepi dari pengunjung apalagi waktu jam istirahat , bahkan seluruh murid SMA BhinaBakti rela desak-desakan untuk mendapatkan pesanan mereka lebih awal


"Yaa , kantin nya ramai banget gimana mau mesan nya ?"tanya Ara pada kedua temannya Puji dan Thalita


"Udah Lo sama Puji cari tempat kita duduk biar gue yang mesan makanan"Ara dan Puji menyetujui usulan Thalita . Dengan gerakan cepat mereka menjalankan misi masing-masing


"Disana-disana ada meja kosong"Ara menarik tangan Puji dengan antusias namun belum sempat Ara dan Puji duduk di meja yang dituju seseorang sudah mendahului mereka


"Eh , Ngel itukan meja kita yang liat duluan"ucap Puji


"Siapa cepat dia dapat dong , siapa suruh lelet"jawab Angel


"Udah kita cari meja yang lain aja yuk"ajak Ara


"Tapi Lo liat deh Ra udah nggak ada meja kosong lagi"Puji menunjuk seluruh kantin menunjukkan pada Ara bahwa tak ada lagi meja untuk mereka tempati


"Nggak mau gue , gue udah lapar Ra dan sebentar lagi jam istirahat habis"lagi-lagi Ara menerima penolakan dari Puji


"Kalau nggak gini aja , kita makan nya barengan aja ya Ngel soalnya udah nggak ada meja kosong lagi"ucap Ara lembut


"Idih , ogah banget kita gabung sama Lo"jawab Bella


"Bentar deh , Lo mau gabung sama kita disini ?"Ara hanya menjawab dengan anggukan


"Boleh , tapi dengan satu syarat"ucap Angel


"Apa ?"tanya Ara kembali


"Ra Lo nggak usah aneh-aneh"bisik Puji

__ADS_1


"Lo putusin Nathan buat gue , kalau Lo setuju gue kasih meja ini buat Lo sama teman-teman Lo"jelas Angel


"Wah gila ni orang , nggak ada otak emang"ucap Puji yang sudah mulai emosi


"Ada apa ?"tanya seseorang yang baru saja datang


"Nathan . Kebetulan banget Lo datang , jagain ni pacar Lo dari nenek lampir kayak mereka"ucap Puji


"Kenapa ? Kamu di apain sama dia Ra ?"tanya Nathan dengan memeriksa keadaan Ara


"Ara nggak apa-apa"jawab Ara


"Ara disuruh mutusin Lo terus relain Lo untuk dia cuma buat bisa duduk di sini , padalhan kan kita duluan yang liat ni meja"jelas Puji


Mendengar penjelasan Puji barusan membuat Nathan langsung murka , perubahan raut wajah Nathan jelas berbeda . Nathan meminta Niko untuk membawa Ara beserta Puji kemeja yang sudah mereka siapkan . Setelah memastikan Ara menjauh barulah Nathan mengeluarkan semua amarahnya


"Nggak nyangka gue cewek cantik kayak Lo ternyata murahan"ucap nathan


"Nat , aku nggak gitu"jawab Angel


"Nggak usah sok manis Lo , sekali lagi gue denger Lo nyuruh Ara gitu awas gue nggak segan-segan sama Lo"ancam Nathan


Mendengar peringatan dari Nathan membuat Angel terdiam seribu bahasa .


"Lain kali Lo harus main cantik , jangan gegabah"ucap Bella


"Lo tunggu aja permainan gue"jawab Angel


.


.


.


Assalamu'alaikum

__ADS_1


Maaf sudah menunggu lama ya , kemaren Yaya sempat demam jadi nggak sempat Up . Semoga kakak-kakak semua diberi kesehatan selalu . Kurangi minum es ya 💜


Terimakasih


__ADS_2