
Latihan pun dimulai, Nala beserta tim nya sudah berada di garis finis untuk menguji kemampuan mereka masing-masing sementara Ara duduk diam dibawah tenda yang sudah disediakan tim dengan banyak cemilan yang sudah Nala siapkan
"Nala yeyeye Nala yeyeye, semangat Nala"Ara terus berteriak memberikan Nala semangat
"Nala pasti bisa hokya"tambahnya lagi
"Sahabat Lo memang beda"ucap Riko seraya memperhatikan Ara yang masih berteriak di pinggir area balapan
"Jangan teriak terus entar habis suara Lo"balas Nala dan di tanggapi dengan acungan jempol tangan oleh Ara
*
Amanda dan sang anak Aisyah dibantu dengan asisten rumah tangga sedang menyiapkan sarapan pagi untuk semua keluarga dibuat heran dengan tingkah Nathan yang asyik menuruni anak tangga diiringi nyanyian kecil dengan goyangan khas dirinya
"Hati-hati jatuh nak"ucap Amanda yang khawatir melihat sang anak menuruni anak tangga sambil berjoget
"Nggak akan bunda"jawab Nathan
"Tumben pagi-pagi udah rapi, mau kemana ?"tanya Aisyah
"Mau tau aja apa mau tau banget ?"tanya Nathan kembali
"Nggak dua-duanya"jawab Aisyah
"Iss iss, pura-pura mau tau kek"ucap Nathan seraya mendekati sang bunda
__ADS_1
"Morning bunda nya Nathan yang kecantikan nya tidak ada yang bisa menandingi"ucap Nathan seraya mencium pipi sang bunda
"Morning kembali anak bunda"balas Amanda
"Pagi ini Nathan nggak sarapan dirumah ya, Nathan mau pergi mengunjungi pacar Nathan satu-satunya"jelas Nathan
"Masih pagi udah mau pacaran aja"ucap Aisyah
"Kakak yang sebentar lagi jiwa mudanya akan hilang diam aja deh, ini urusan anak muda"balas Nathan
"Apaan sih nggak jelas banget"tambah Aisyah
"Yang jelas itu cuma hubungan Nathan sama Ara"Nathan menutup mulutnya dan tersenyum geli mendengar ucapannya sendiri
Disela-sela perbincangan yang tidak ada ujung nya bel rumah berbunyi dengan segera bik Inah membukakan pintu untuk sang tamu
"Nggak, gue kesini mau ngejemput Lo latihan basket"jawab Niko setelah menyalami Amanda dan Aisyah
"Huuuh, gue lagi nggak mood latihan hari ini. Bilang ke anak-anak latihannya batal"ucap Nathan
"Lho kok gitu ?"tanya Niko
"Udah dari pada latihan mending sekarang Lo ikut gue"ajak Nathan
"Kemana ?"tanya Niko
__ADS_1
"Udah jangan banyak tanya"Nathan langsung menarik tangan Niko pergi
"Bunda sayang Nathan sama Niko pergi ya"ucap Nathan
"Hati-hati sayang"jawab Amanda
"Iya bunda sayang"balas Nathan
Nathan sudah duduk di depan stir kemudi dengan Niko disampingnya
"Kita mau kemana sih Nat ?"tanya Niko
"Kerumah pacar gue lh, kemana lagi"jawab Nathan
"Gila Lo, pagi-pagi udah ngapelin anak perawan orang"ucap Niko
"Anak perawan orang kan bentar lagi juga bakal jadi bini gue"balas Nathan
"Iya kalau jodoh, kalau nggak gimana ?"tanya Niko
"Harus jodoh pokoknya"Niko hanya bisa diam pasrah mendengar jawaban Nathan yang tak masuk akal. Niko lebih memilih untuk memejamkan matanya dibanding harus berdebat dengan Nathan karena sudah pasti Nathan tak pernah ingin mengalah jika soal perdebatan
"Niko, jangan coba-coba ninggalin gue tidur Lo. Gue udah tau sifat Lo gimana"ucap Nathan dengan pandangan yang masih fokus pada jalanan
"Hehe, tau aja Lo"cengir Niko
__ADS_1
"Tau lah, kita temenan udah dari orok gue tau jelas gimana sifat Lo"balas Nathan
Niko hanya pasrah dan memainkan ponsel genggamnya untuk mengusir kebosanan