
Setelah asyik bercerita dan tertawa bersama kini mereka tertidur di atas kasur yang sama bahkan mungkin saja Nala melupakan janjinya pada sang bunda . Saat mereka sedang nyenyak tidur dering ponsel Nala berbunyi , namun Nala tak kunjung terbangun . Ara yang merasa tidurnya terganggu karena dering ponsel Nala pun terbangun dari tidurnya bahkan Ara sudah berusaha membangunkan Nala namun Nala tak kunjung bangun juga
"Kebiasaan kalau tidur mati jadi susah di bangunin . Maaf ya Nala aku yang angkat telfonnya"Ara melihat nama di layar ponsel sebelum mengangkat terlfon tersebut
"Bunda"batin Ara
"Halo , assalamualaikum"ucap Ara dengan sopan
"Wa'alaikumusalam , Nala jam berapa kamu pulang nak ? Putri sudah menunggu kamu dari tadi"ucap Amanda
"Maaf Tante bunda Nala nya lagi tidur jadi yang ngangkat telfon Ara"jawab Ara
"Ara ?"ucap Amanda
"Siapa bunda ?"suara Nathan terdengar dari seberang sana
"Katanya Ara , halo nak kamu sahabatnya Nala ?"tanya Amanda
"Iya Tante bunda"jawab Ara
"Pacar Nathan itu bunda"teriak Nathan
"Ara bener pacarnya Nathan nak ?"tanya Amanda
"Iya Tante bunda"ucap Ara malu
"Ya Allah nggak nyangka bisa dengar suara calon mantu . Ara kapan main ke rumah bunda nak ?"tanya Amanda
__ADS_1
Amanda terlalu antusias mengobrol dengan Ara sampai lupa dengan tujuan awalnya menelfon sang anak bungsu
"Hehe , Ara nggak tau juga Tante bunda"jawab Ara
"Nathan kapan kamu mau bawa Ara ke rumah ? Mendengar suaranya membuat bunda semakin ingin bertemu dengannya"ucap Amanda didengar oleh keluarga
"Pacar ? Nathan udah punya pacar ?"tanya Vina
"Udah dong aunty"jawab Nathan dengan bangga
"Bagus itu , jangan sampai kayak papa kamu yang susah move on . Sampai mengabaikan wanita Sholeha"ucap Rian melirik Adimas
"Enak aja , gue nggak kayak gitu ya"jawab Adimas
"Aduuh kalian berisik banget ngeganggu bunda ngobrol sama calon mantu aja"Amanda menjauh dari keramaian
"Iya Tante bunda nggak apa-apa kok . Oiya Tante bunda ada perlu sama Nala ya ? Nala nya susah di bangunin tapi nanti kalau Nala udah bangun Ara bilangin kalau Tante bunda tadi nelfon"jelas Ara
"Ya Allah iya sangking antusiasnya bunda kenal sama kamu sampai lupa tujuan bunda nelfon . Hehe"jawab Amanda
"Iya nggak apa-apa kok Tante bunda"balas Ara
"Ara sayang nanti tolong bangunin Nala ya bilang sama Nala kalau Putri nungguin dia dirumah"pesan Amanda
"Iya Tante bunda nanti Ara langsung bangunin Nala"jawab Ara
"Makasih ya nak . Kalau begitu telfonnya bunda tutup dulu ya , besok main ke rumah bunda ya nak"ucap Amanda
__ADS_1
"Insya Allah Tante bunda"jawab Ara seraya malu-malu
"Assalamu'alaikum nak"Amanda mengucapkan salam perpisahan
"Wa'alaikumusalam Tante bunda"setelah sambungan telfon terputus Ara langsung bergegas membangunkan Nala dengan berbagai cara . Dengan usaha dan sabar akhirnya Nala terbangun dari tidurnya
"Apa sih Ra , Lo gangguin tidur gue aja"Nala mengerutkan alis matanya karena kesal tidur nyenyak nya di ganggu
"Maaf , tapi tadi bunda kamu nelfon katanya Putri sudah nungguin kamu dirumah"jelas Ara
"Putri ?"Nala berfikir keras mengingat perihal Putri
"Ya Allah gue lupa Ra , gue ada janji sama si Putri"Nala bergegas bangun dari duduk nya dan langsung memakai jaket nya kembali
"Putri siapa ?"tanya Ara
"Putri itu sepupu gue , gue udah lama banget nggak ketemu sama dia . Tadi gue janji sama bunda untuk pulang eh taunya gue ketiduran"jawab Nala
"Hm ya udah buruan pulang nanti kamu dimarahin lho"ucap Ara
"Iya udah gue pulang dulu ya"Nala membuka pintu kamar Ara dengan tergesa-gesa namun kembali berbalik melihat Ara
"Kenapa ?"tanya Ara bingung
"Hehe , gue titip motor disini ya"jawab Nala
"Terus kamu pulang sama apa ?"tanya Ara bingung
__ADS_1
"Tenang gue bisa naik taksi , udah ya dada Ara"Nala berlari menuruni anak tangga karena takut Putri menunggu terlalu lama lagi