SUNSET

SUNSET
Part 65


__ADS_3

Jam pelajaran dimulai semua murid kelas XII IPA.2 fokus memperhatikan guru yang sedang menerangkan pelajaran didepan kelas


"Apa kalian sudah mengerti anak-anak"ucap sang guru di depan kelas


"Mengerti buk"jawab semua murid serentak


"Oke , berhubung ibuk ada rapat wali kelas jadi ibuk mau kalian merangkum pelajaran yang sudah ibuk terangkan tadi dari bab 3 sampai tugas harian . Catatan dan tugas harian dikumpulkan hari ini sebelum pulang"semua murid sibuk dengan buku mereka masing-masing


"Kalian jangan ada yang keluar kelas dan jangan ada yang ribut . Ketua kelas tolong di catat nama siapa saja yang keluar kelas ya"setelah mendapat anggukan kepala dari sang ketua kelas , barulah wali kelas keluar dari ruangan


Bukan anak sekolahan jika tak membuat keributan di dalam kelas , baru beberapa langkah sang wali kelas berjalan melewati kelas mereka suara gembira langsung terdengar dari mulut seluruh kelas tak terkecuali ketua kelas


"Ra , gue pinjam pena Lo dong soalnya pena gue macet-macet"ucap Thalita seraya menggoyang-goyangkan pena nya


"Ambil aja dalam tas Ara ya"Ara meminta Thalita untuk mengambil pena yang ada di dalam tas Ara karena Ara sibuk dengan catatannya


Karena sudah disuruh Thalita pun bergegas membuka tas Ara dan mencari kotak pensil Ara . Namun bukan kotak pensil yang ditemukan oleh Thalita melainkan obat-obatan yang berada di dalam satu kantong yang didalamnya ada banyak macam obat . Melihat obat itu membuat Thalita ikut memandang Ara sekilas


"Udah ketemu pena nya ?"merasakan Thalita tak ada pergerakan sama sekali membuat Ara melihat pada teman sebangkunya


"Tha kok kamu diam aja , kenapa nggak ketemu ya ?"tanya Ara kembali


"Eh , nggak ada apa-apa pena nya ketemu kok"Thalita langsung mengambil kotak pensil Ara yang sudah dia temukan


"Ra"Thalita kembali memanggil Ara namun dengan suara kecil

__ADS_1


"Apa ?"tanya Ara yang masih fokus pada catatannya


"Lo sakit ?"tanya Thalita


"Enggak , memangnya kenapa ?"mendengar pertanyaan Thalita membuat Ara terkejut dan segera menatap Thalita


"Tadi gue liat di tas Lo ada banyak obat-obatan itu obat punya Lo kan ?"tanya Thalita


"I-itu . I-itu vitamin Ara"jawab Ara dengan rasa gugup


"Serius ?"tanya Thalita


"Iya , udah ah ngapai bahas itu mending kita lanjutin catatan nya biar cepat selesai"Ara berusaha mengalihkan pembicaraan agar Thalita tak semakin bertanya dan membuat Ara keceplosan


"Aduh gimana kalau Thalita nggak percaya sama Ara ? Ya Allah maafin Ara karena udah bohong"batin Ara


Karena tak ingin membuat Thalita semakin curiga Ara berusaha menyembunyikan rasa gugupnya . Begitupun Thalita yang tak ingin membuat Ara merasa tidak nyaman dia melupakan masalah obat-obatan yang dia temukan di dalam tas Ara


Bel sekolah berbunyi menandakan jam pelajaran sekolah telah berakhir . Tugas yang diberikan oleh sang wali kelas pun sudah dikumpulkan semua pada kektua kelas . Karena di kelas Ara tak ada guru Nathan sudah berdiri di samping Ara entah sejak kapan dia datang


"Hai my little princess"ucap Nathan membuat Ara melihat pada sumber suara


"Nathan"Ara tersenyum melihat keberadaan sang pujaan hatinya


"Udah kayak jelangkung Lo datang tak dijemput pulang tak di antar"ucap Thalita

__ADS_1


"Sewot aja Lo . Iri ? Bilang bos"jawab Nathan


"Idih jijik . Ra gue duluan ya , kalau lama-lama disini entar tambah emosi gue"Thalita bergegas keluar dari dalam kelas yang di ikuti Puji dari belakang


"Dasar nenek lampir"gerutu Nathan membuat Ara tertawa


"Kenapa kamu ketawa . Aku sebenernya nggak suka kamu temenan sama dia tapi mau gimana lagi asal kamu bahagia"ucap Nathan


"Kamu nggak boleh gitu , walau gimana pun Thalita orangnya baik kok Ara suka berteman sama dia"balas Ara


"Udah jangan bahas dia lagi , kita pulang yuk"Nathan menggenggam tangan Ara dan segera mengajaknya keluar kelas


Sampainya di parkiran Nathan membukakan pintu mobil untuk Ara . Dan saat dia Ngin ikut serta masuk namun langkahnya tergebti ketika dia menyadari kalau ponsel genggamnya tertinggal di dalam laci belajarnya di kelas


"Sayang kamu tunggu disini sebentar ya hp aku ketinggalan di kelas . Jangan kemana-mana aku sebentar kok"setelah mendapat persetujuan dari Ara Nathan berlari menyusuri lorong-lorong kelas agar segera kembali


Sampainya dikelas benar saja ponsel genggam Nathan masih ada didalam laci belajarnya . Namun saat ingin meninggalkan kelas langkah Nathan terhenti saat Thalita memanggilnya


"Ngapain Lo manggi gue ? Tumben banget"ucap Nathan


"Gue mau nanya sesuat"jawab Thalita


"Buruan gue nggak ada waktu ni pacar gue sendirian"ucap Nathan


Mendengar ucapan Thalita yang ingin membahas soal pacarnya membuat Nathan terdiam dan mendengarkan apa yang dibicarakan oleh Thalita

__ADS_1


__ADS_2