SUNSET

SUNSET
Part 40


__ADS_3

Nathan berpamitan kepada kedua orangtuanya untuk berangkat sekolah , Nathan sengaja berangkat pagi-pagi agar tidak terlambat menjemput Ara . Entah bagaimana perasaannya saat ini , namun baginya Ara adalah prioritas utama


Kepolosan Ara mampu membuatnya terpikat dan terjebak dalam permainannya sendiri . Bagaimana perasaan Ara saat ini tidak dijadikan masalah namun bagi Nathan , Ara adalah miliknya seorang


Pukul 06.30 Nathan sudah duduk di pos satpam bersama mang Ujang . Padalhan mang Ujang sudah mengajak Nathan untuk masuk kedalam namun ditolak


"Tumben banget den Nathan datangnya pagi-pagi banget"ucap mang Ujang


"Hehe , biar tuan putri nggak nunggu lama mang"jawab Nathan malu


"Den Nathan sayang banget ya sama neng Ara ?"tanya mang Ujang


"Sayang dong mang , masa nggak . Bahkan Sayang nya pakai banget"jawab Nathan dengan yakin


"Syukur Alhamdulillah Mamang ikut senang mendengarnya . Jagain neng Ara ya den , jangan buat dia sedih , neng Ara itu anak nya baik , ceria . Bagi Mamang dan bibik neng Ara sudah seperti anak sendiri"ucap mang Ujang


"Tenang mang nggak usah disuruh pun Nathan pasti jagain Ara sampai titik darah penghabisan"ucap Nathan yang matanya mulai fokus pada pintu rumah utama yang terbuka secara perlahan . Memperlihatkan Ara dengan memakai seragam sekolah yang dilapisi dengan gardigan pink


"Cantik ya deng ?"Nathan hanya mengangguk tanpa berkedip sedikitpun membuat mang Ujang tersenyum seraya geleng-geleng kepala


"Nathan"panggil Ara namun yang dipanggil hanya diam terpana


"Den , den Nathan . Neng Ara manggil itu"mang Ujang menepuk bahu Nathan pelan agar segera tersadar dari lamunannya


"Eh , iya Ra kenapa ?"tanya Nathan tersenyum lebar


"Lo cantik Ra"ucap Nathan tanpa sadar


"Apa ? Kamu ngomong apa tadi Nat ? Ara nggak denger"ucap Ara


"Hm , apa ? Nggak ada gue nggak ngomong apa-apa kok . Ayo kita berangkat sekarang biar nggak kesiangan"ucap Nathan mengalihkan pembicaraan


Sedangkan mang Ujang yang berdiri di belakang Nathan sudah menahan tawa . Setelah berpamitan dengan mang Ujang , Ara dan Nathan pun bergegas untuk pergi sekolah karena takut terlambat

__ADS_1


"Lo udah sarapan ?"tanya Nathan memecah keheningan


"Nathan ngomong sama Ara ?"tanya Ara melirik Nathan yang sedang menyetir


"Iya , emang disini ada siapa lagi selain kita berdua"jawab Nathan


"Nathan nggak marah sama Ara ?"tanya Ara


"Marah kenapa ? Emang Lo salah apa sama gue ?"tanya Nathan kembali


"Kan kemaren sahabatnya Ara jahatin Nathan"jawab Ara dengan polosnya


"Haha , lupa ya Lo kalau sahabat Lo itu adik gue"Nathan kembali mengingatkan Ara yang mungkin saja lupa akan sebuah kenyataan


"Ara tau , tapi kan Nala kayak gitu karena Ara"jelas Ara


"Udah nggak ada yang perlu disalahin . Yang lalu biarkan berlalu , yang penting sekarang Lo sama gue"jelas Nathan


*


"Cewek"Angga terus saja merayu setiap adik kelas yang lewat didepannya membuat Niko geleng-geleng kepala


"Semangat bro gue yakin Lo nggak akan dapat"ucap Niko


"Nggak gitu konsepnya Bambang"ucap Angga


"Haha , abis Lo kayak nggak ada kerjaan aja dari tadi ngerecokin adik kelas Mulu"Niko berbicara tanpa melihat pada Angga dan terus fokus pada ponsel genggamnya


"Namanya juga usaha , kalau nggak usaha nggak akan bisa"jelas Angga


"Mancing ikan Sono biar dapet , mancing cewek mah nggak bakal dapet kalau nggak ada umpan"jelas Niko


"Mancing cewek pakai umpan juga ?"tanya Angga

__ADS_1


"Iya lah , Lo fikir cewek zaman sekarang mau kena bujuk rayu Lo kalau nggak ada umpannya ?"tanya Niko kembali


"Biasanya cewek-cewek bakal luluh kalau kena gombalan"jelas Angga


"Ya elah , mbak Google juga bisa kali ngasih gombalan"balas Niko


"Terus umpan apa yang harus gue pakai biar dapet ?"tanya Angga


"Pakai uang . Ingat pepatah "Ada uang Abang sayang , Nggak ada uang Abang ku tendang" cewek zaman sekarang butuhnya uang bukan gombalan , butuh bunga bank bukan bunga mawar"jelas Niko


"Kayak yang paham aja Lo soal cewek"ucap Angga


"Haha , apa yang nggak gue tau kalau soal cewek"jawab Niko percaya diri


"Kalau soal Angel Lo tau nggak ?"tanya Angga


"Dia cewek jadi-jadian"jawab Niko


"Wah jahat banget Lo , anak orang itu"jelas Angga


"Tau kok gue , tapi liat aja penampilan dia udah nggak kayak anak sekolahan . Baju dipendekin , rok diketatin , bibir merah merona udah kayak tomat busuk"jelas niko


"Bener sih"ucap Angga yang memperhatikan Angel dari bawah sampai atas


"Apa Lo liat-liat gue colok mata Lo"ucap Angel yang sudah berjalan mendekati Angga dan Niko


"Idih pede banget Lo , orang gue liat,,"ucapan Angga terhenti karena tak tau harus jawab apa . Seperti alam berpihak padanya Angga melihat mobil Nathan yang baru masuk dalam parkiran sekolah


"Liat apa Lo ?"tanya Angel lagi


"Gue liat Nathan tuh , pagi-pagi udah romantis sama pacar kesayangannya"jelas Angga


Mendengar ucapan Angga membuat Niko dan Angel juga menatap pada Ara tunjuk Angga . Benar saja Nathan berjalan beriringan dengan Ara yang tangannya selalu digenggam Nathan membuat Niko dan Angga tersenyum bahagia melihatnya beda dengan Angel yang semakin murka

__ADS_1


__ADS_2