SUNSET

SUNSET
Part 79


__ADS_3

Nathan dan Ara sampai dimana tempat Nala akan melakukan balapan liar , dengan antusias Ara langsung turun dari mobil membawa paper bag yang entah apa isinya


"Ara tunggu"panggil Nathan yang langsung bergegas keluar dari mobil


"Ada apa ?"tanya Ara


"Lain kali kalau keluar rumah malam-malam pakai sweater kalau nggak pakai jaket biar kamu tetap hangat dan nggak sakit"ucap Nathan seraya memasangkan jas nya pada Ara


"Hehe , Nathan romantis Ara jadi malu"Ara tersenyum malu seraya memalingkan wajahnya dari Nathan


"Ara"panggil seseorang yang suaranya begitu familiar untuk didengar


"Nala"jawab Ara yang langsung berlari dalam pelukan Nala


"Lo sama siapa kesini ? Maaf ya gue nggak sempat jemput Lo"jelas Nala


"Iya nggak apa-apa kok , Ara kesini sama Nathan"jawab Ara yang diikuti dengan Nathan yang baru saja mendekati mereka


"Lo kok bisa kesini ?"tanya Nala pada Nathan


"Dimana ada Ara disitu ada gue . Bisa-bisa nya Lo balapan tanpa izin dulu ke gue , gue bilangin bunda Lo"ucap Nathan


"Eeh , jangan dong . Ra liat Nathan jahat sama gue masa Lo mau pacaran sama dia Ra"balas Nala


"Nathan nggak boleh jahat , biarin aja Nala mewujudkan impiannya Nathan nggak boleh larang seharusnya Nathan support . Kayak gitu kan La ?"tanya Ara pada Nala


"Iya bener seharusnya Lo support gue"jawab Nala dengan berbangga diri karena sudah dibela Ara sedangkan Nathan hanya pasrah


"Ara bawain ini buat Nala"menunjukkan paper bag yang dia bawa dari rumah


"Apaan tu ?"tanya Nala


Dengan cepat dan penuh semangat Ara mengeluarkan isi paper bag nya yang berisikan pelindung lutut dan siku , sarung tangan , koyo , dan juga minyak angin"membuat Nathan dan Nala kebingungan untuk apa Ara membawa semua itu ketempat balapan


"Untuk apa Lo bawa ginian Ra ?"tanya Nala

__ADS_1


"Buat Nala , biar nanti kalau Nala jatuh nggak luka lutut sama sikunya . Terus koyo nya buat nutup pusat biar Nala nggak masuk angin , sarung tangannya juga buat Nala pakai biar tangan Nala nggak dingin waktu bawa motor"jelas Ara


Mendengar penjelasan Ara membuat Nathan memahat tawa , dari mana Ara mendapatkan fikiran seperti ini . Sedangkan Nala hanya tercengang mendengarnya , ingin marah nggak bisa , ingin kesal juga nggak bisa dan terpaksa hanya pasrah . Membiarkan Ara memasangkan semua atribut yang dia bawa pada badan Nala , saat Nathan mendokumentasikan kegiatan Ara dan Nala ada sebuah notifikasi panggilan masuk dari ponsel Nathan dari nomor yang tak dia kenal


"Siapa ?"tanya Nala


"Nggak tau"jawab Nathan yang langsung pergi menjauh untuk mengangkat panggilan tersebut


Panggilan itu ternyata dari suster rumah sakit yang memberitahu Nathan tentang obat yang Nathan tanyakan tadi . Mendengar penjelasan dari sang suster membuat Nathan tak mampu berkata-kata , hanya bisa diam dan mencerna satu persatu penjelasan . Setelah panggilan terputus Nathan berjalan dengan langkah yang tak berdaya menatap Ara dari kejauhan , saat mulai mendekat Ara tiba-tiba pergi entah kemana


"Nathan Lo kenapa ?"Nala melihat Nathan dengan mata yang sudah berkaca-kaca dibuat kebingungan


"Ara mana ? Ara gue mana La ?"tanya Natha


"Ara ke mobil tadi ada apa ?"tanya Nala


"Lo tau kan tentang penyakit Ara ?"betapa terkejutnya Nala mendengar pertanyaan dari Nathan


"Maksud Lo apa Nat gue nggak ngerti"Nala masih berusaha untuk menyembunyikan kenyataan tentang penyakit Ara


"Lo tau dari mana ?"tanya Nala


"Lo nggak perlu tau gue tau dari mana yang jelas gue kecewa sama Lo , Lo tau La kalau gue sayang sama Ara kenapa Lo nggak cerita soal penyakit Ara sama gue ?"bentak Nathan


"Gue minta maaf Nat , gue lakuin itu karena permintaan Ara . Karena Ara nggak mau Lo tau tentang penyakitnya Nat"jelas Nala


"Kenapa ? Karena dia nggak percaya sama gue ? Dia nggak yakin sama perasaan gue"Nathan benar-benar emosi bercampur sedih , saat Nathan memutuskan untuk menemui Ara didalam mobil langkahnya terhenti karna Nala memegang tangan Nathan


"Lo jangan ngomong apa-apa sama Ara soal penyakitnya"ucap Nala


"Kenapa lagi La ? Gue mau nemuin wanita gue yang sok kuat didalam sana , yang menyembunyikan sakitnya dengan senyuman palsu itu"jelas Nathan


"Nat , kalau Lo cerita kedua tentang penyakitnya dia gue yakin dia akan ngejauhin Lo Nat"jawab Nala


"Kenapa dia ngejauhin gue ?"tanya Nathan dengan wajah yang sendu

__ADS_1


"Dia nggak mau Lo tau soal penyakitnya karena dia takut Lo suka sama dia cuma karena kasihan , dan kalau pun Lo bilang Lo bisa terima dia apa adanya gue yakin dia yang bakal ngejauhin Lo karena dia merasa dia nggak pantas buat Lo . Jadi biarin semua berjalan sesuai kemauan dia Nat , gue udah lama jaga rahasia ini dari Lo karena gue nggak mau senyumannya kembali hilang"jelas Nala yang sudah berurai air mata


"Terus gue harus apa La ? Harus diam aja disaat orang yang gue sayang menahan rasa sakit ?"tanya Nathan frustasi


"Lo cukup bertindak seperti biasa seolah-olah Lo nggak tau apa-apa"jawab Nala


Kesal mendengar ucapan Nala Nathan pergi meninggalkan Nala untuk menyusul Ara didalam mobil . Membuka pintu mobil dengan cepat membuat Ara yang sedang memainkan ponsel genggam ya terkejut , Nathan berdiri di samping Ara dengan tatapan sendu membuat Ara kebingungan


"Nathan kenapa ?"tanya Ara dan tanpa jawaban Nathan langsung memeluk Ara dengan air mata yang sudah terjun bebas dari tempatnya


"Nathan nangis ?"tanya Ara


"Aku sayang banget sama kamu Ra , jangan pernah tinggalin aku ya"ucap Nathan


"Ara nggak akan ninggalin Nathan , Nathan kenapa nangis ? Dari tadi Ara disini aja kok"jawab Ara seraya mengusap-usap punggung Nathan memberikan ketenangan


Ara menatap mata Nathan seraya menghapus air mata Nathan


"Nathan kenapa nangis ?"tanya Ara


"Aku kira kamu ninggalin aku karena aku nggak liat kamu sama Nala tadi"alasan Nathan


"Haha , Ara tadi disuruh Nala masuk mobil katanya angin malam nggak baik untuk Ara makannya Ara masuk mobil"jelas Ara


"Jangan tinggalin aku ya , aku sayang banget sama kamu"Nathan kembali memeluk Ara dengan penuh kasih sayang


"Nathan , Ara malu"ucap Ara tiba-tiba


"Malu kenapa ?"tanya Nathan yang sudah melepaskan pelukannya


"Diliatin Nala sama teman-teman nya"tunjuk Ara yang diikuti oleh pandangan Nathan dan benar saja mereka semua sedang melihat Nathan dan Ara yang sedang berpelukan


"Biarin aja mereka jomblo jadi nggak akan tau apa-apa"ucap Nathan yang lagi-lagi memeluk Ara


"Gue janji akan jagain Lo Ra , gue akan buat Lo bahagia sama gue Ra"batin nathan

__ADS_1


__ADS_2