
Nala dan Queen tengah asyik menghabiskan hari liburnya di salah satu supermarket yang dekat dengan apartemen Nala
"Cemilan udah, minuman udah, apalagi ya"ucap Nala bingung
"Beli daging La"ucap Queen
"Buat apa ?"tanya Nala
"Nanti sesudah belajar kita barbeque an di apartemen kamu"ucap Queen
"Seru juga tu, lagian udah lama juga kita nggak barbeque an"tambah Nala yang langsung pergi ke rak bagian daging
"Oke, semua sudah waktunya bayar"Queen mendorong troli menuju kasir
"Pokoknya misi kita saat ini harus lulus dalam waktu singkat"ucap Nala
"Kita harus belajar lebih giat"tambah Queen
"Semangat"ucap Nala
Saat belanjaan sudah dibayar Nala dan Queen pun pergi menuju apartemen untuk menjalankan misinya. Sampainya di apartemen Nala dan Queen menyusun belanjaan mereka didalam kulkas dan lemari, membawa beberapa cemilan untuk menemani mereka belajar
"Nggak kerasa sebentar lagi kita liburan semester"ucap Nala
"Iya, dan disaat itu kamu bakal pergi ninggalin aku"balas Queen
"Nggak usah dramatis deh, gue perginya sebentar"ucap Nala
"Iya sih tapi tetap aja kerasa lama"balas Queen
__ADS_1
"Lebay"Nala tertawa melihat kelakuan manja Queen yang di buat-buat
"Udah ketawanya ayo kita belajar"Nala dan Queen mulai fokus belajar tak ada hal lain yang mereka bahas kecuali pelajaran
***
Kepulangan Niko ketanah air langsung di sambut oleh Nathan yang sudah sedari tadi menunggunya di lobi apartemen
"Gimana ?"tanya Nathan
"Gimana apanya ?"tanya Niko bingung
"Urusan Lo di sana ? Bodyguard Lo jadi mati ?"tanya Nathan
"Nggak lah"jawab Niko
"Gue melakukan negosiasi sama kembaran Lo, ya walaupun susah tapi tetap gue lakukan demi nyawa seseorang"jawab Niko penuh drama
"Syukurlah, terus gimana soal Ara ?"tanya Nathan kembali
"Sabar kali bro, biarin gue duduk dulu ngapa"ucap Niko
"Hehe, sorry sorry"balas Nathan seraya cengengesan
"Gini, gue jelasin semuanya tapi selama gue ngomong Lo jangan pernah motong omongan gue"jelas Niko
"Oke"jawab Nathan antusias
"Foto perempuan yang bersama Nala itu ternyata bukan Ara, tapi teman sekampusnya Nala. Dia memang mirip dengan Ara tapi ketika dilihat dari jauh aja kalau lihat dari dekat jelek nggak mirip Ara sama sekali"jelas Niko
__ADS_1
"Iya apa ?"tanya Nathan tak percaya
"Beneran, Lo harus percaya sama gue"jawab Niko
"Udahlah bro, Lo terima aja perjodohan dari Bokap Lo. Gue yakin orangtua memberikan yang terbaik untuk anaknya, contohnya gue dijodohkan sama kembaran Lo aja gue pasrah"jelas Niko
"Lo sama gue beda"ucap Nathan
"Apa yang membuat beda ?"tanya Niko
"Lo mudah buat menyukai seseorang tapi gue nggak"jelas Nathan
"Kalau cuma sekedar rasa menyukai itu adalah hal yang mudah, tapi untuk rasa sayang dan nyaman Lo akan dapatkan ketika Lo sudah bisa menerima dia dalam hidup Lo"ucap Niko
"Gue bisa menyukai perempuan lebih dari satu dalam waktu bersamaan tapi untuk rasa sayang dan nyaman cuma sama Nala gue dapatkan"tambah Niko
"Terus apa bedanya sama gue, gue cuma nyaman dan sayang sama Ara sama perempuan lain nggak bisa"balas Nathan
"Lo nggak bisa karena Lo nggak mau mencoba, lagian gimana mau ngerasain nyaman sama perempuan baru kalau hati Lo aja Lo tutup rapat-rapat. Ayolah bro, Lo harus segera selesai dengan masa lalu Lo supaya Lo bisa hidup bahagia dengan kehidupan Lo yang baru"ucap Niko
"Sulit"jawab Nathan
"Nggak ada yang sulit jika sudah memiliki keinginan"jelas Niko
"Gue nggak punya keinginan "balas Nathan
"Itu karena di otak Lo cuma ada Ara, Ara sudah bahagia disana jangan di bebani lagi dengan rasa Lo yang saat ini masih mengharapkan dia"jelas Niko
Nathan hanya duduk terdiam mendengarkan ucapan Niko, sekeras apapun dia mengelak tetap saja ucapan Niko benar. Apa salah dia mengharapkan sosok wanita yang dia cintai masih hidup ?
__ADS_1