
Hari-hari terus berlalu aktivitas Queen pun sudah tak pernah di usik oleh Rani dan Siska bahkan kedua orang itu sudah meminta maaf secara langsung kepada Queen sehingga mereka tidak jadi dikeluarkan dari universitas. Kini tiba waktunya dimana mahasiswa melangsungkan wisuda, ini adalah waktu yang di tunggu-tunggu oleh Nathan dan Niko
"Akhirnya nama gue nambah"ucap Niko
"Nambah apaan ?"tanya Nathan
"Nambah gelar dong masa nambah anak, nikah aja belum"balas Niko namun Nathan hanya terdiam
Wisuda adalah suatu kebahagiaan yang ditunggu-tunggu oleh seorang mahasiswa karena tak mudah bagi mereka untuk mencapai hari itu. Namun berbeda dengan Nathan, dia terlihat biasa saja bahkan senyum pun tak terlukis di wajahnya
"Nat, lo kenapa kok kayak nggak bahagia gitu ?"tanya Niko heran dengan tingkah sang sahabat
"Entahlah, semuanya nampak biasa aja. Nggak ada yang istimewa"jawab Nathan dengan tenang
__ADS_1
"Mungkin belu waktunya aja"balas Niko
"Belum waktunya ? Maksud lo apa ? Semenjak Ara pergi karena kebodohan gue semua hari nggak ada yang istimewa sampai detik ini"jelas Nathan
"Tapi kan kebahagiaan akan datang di waktu yang tepat Nat"jawab Niko
"Entahlah, tapi gue nggak yakin"ucap Nathan
"Lo harus percaya, karena semua itu sudah menjadi takdir. Ibarat kata ya, kita itu seorang aktor sedangkan Allah yang sudah menuliskan semua naskah cerita yang akan kita peran kan"jelas Niko
"Wah tu bocah bandel banget diomongin. Entar kalau omongan terbukti baru tau rasa"gumam Niko kesal
Ketika semuanya acara demi acara sudah berjalan dengan lancar dan penuh hikmah, kini tiba saat nya untuk host mempersilahkan Rektor untuk memberikan sepatah dua patah kata motivasi untuk mereka yang baru saja akan menginjak dunia yang sesungguhnya
__ADS_1
Queenza Arabelle berjalan mendekati mimbar dengan penuh percaya diri. Tak lupa juga baginya untuk menyapa seluruh dosen beserta staff universitas, dengan nafas yang panjang Queen siap untuk menyampaikan rangkaian pidato yang sudah dia persiapkan.
Namun di sisi lain ada Nathan yang tak percaya dengan apa yang dia lihat saat ini. Seperti mimpi tapi ini nyata, sedangkan Niko hanya tersenyum menyaksikan bagaimana ekspresi sang sahabat saat ini
"Ara ? Iya dia benar Ara"ucap Nathan
Mata Nathan membesar, kaki bergetar, disaat seluruh mahasiswa sedang duduk mendengarkan pidato sang Rektor. Namun berbeda dengan Nathan yang tiba-tiba berdiri dari tempat duduknya seraya berteriak memanggil nama Ara
"ARA"tak hanya Niko yang terkejut dengan tindakan Nathan bahkan kini seluruh mata memandang Nathan begitu pun dengan Queen yang langsung menghentikan pidato nya seraya tersenyum
"Hallo, senang bisa bertemu denganmu lagi Nathan dan senang juga kamu masih mengenali saya. Tapi ini adalah acara wisuda bagi kamu dan rekan-rekanmu, jadi bisakah kamu kembali duduk"jelas Queen dengan sangat lembut
Tak hanya panggilan yang bertukar bahkan penampilan dan cara bicara Ara yang tegas pun membuat Nathan terpana. Sebelum mengakhiri ucapan pidato nya Queen khusus meminta untuk langsung berjabat tangan dengan para peserta wisuda pada hari ini
__ADS_1
"Semoga jabatan tangan ini menjadi awal kedekatan kita sekarang hingga nanti"ucap Queen sebagai penutup kata-kata
Dengan apa yang diucapkan oleh Queen pun kini host meminta seluruh peserta wisuda untuk maju dengan tertib untuk bersalaman langsung kepada Queen. Tak hanya bersalaman bahkan Queen pun sudah menyiapkan banyak buket bunga yang siap untuk dia bagikan