SUNSET

SUNSET
Part 107


__ADS_3

"mbak mau bayar"panggil Diva pada pelayan kantin


"Sudah selesai mbak ?"tanya pelayan


"Sudah , berapa semuanya mbak ?"tanya Diva


"Pakai ini aja , nggak pakai pin kok"ucap Reyhan seraya menyerahkan kartu debit pada sang pelayan


"Heh , nggak usah dok Diva ada uang kok"ucap Diva


"Udah bawa aja mbak jangan nunggu lagi"ucap Reyhan


Diva hanya bisa diam melihat sang pelayan kantin pergi begitu saja dengan membawa kartu debit Reyhan . Sedangkan Reyhan hanya tersenyum menatap Diva yang masih terdiam


"Maaf dok ini kartunya"ucap sang pelayan kantin yang datang memberikan kartu debit Reyhan


"Makasih ya mbak"sang pelayan hanya tersenyum dan berlalu pergi meninggalkan Diva dan Reyhan


"Udah jangan diam aja , mendong ikut mas"ajak Reyhan


"Kemana ?"tanya Diva


"Udah ikut aja"Reyhan menarik tangan Diva untuk segera pergi dengannya . Namun baru beberapa langkah Reyhan dan Diva berjalan Anna datang mencari Diva untuk memberitahu Diva bahwa sang mama sudah sadarkan diri


"Kak , mama Anna sudah sadar . Mama mau ketemu sama kakak"ucap Anna


"Benarkah ? Alhamdulillah , ayo kita temui mama kamu"Diva berjalan bersama Anna melupakan Reyhan yang hanya terdiam menatap kepergian Diva dan Anna


"Perasaan tadi gue yang ngajak duluan , sekarang kenapa gue yang di tinggalin"gumam Reyhan yang langsung menyusul Diva dan Anna

__ADS_1


Diva dan Anna tiba diruangan rawat inap , kedatangan mereka disambut dengan senyuman oleh mama Anna . Diva yang melihat kondisi mama Anna yang sudah mulai membaik ikut bahagia


"Ma , ini kakak Diva yang Anna ceritain tadi"ucap Anna


"Nak Diva"mam Anna tersenyum seraya memegang tangan Diva


"Ibuk istirahat aja jangan banyak gerak"ucap Diva


"Terimakasih ya nak sudah mau menolong ibu dan membayarkan pengobatan ibu , sampai diberi ruangan VVIP juga"jelas mama Anna seraya menangis


"Sudah seharusnya Diva melakukan itu buk"ucap Diva


"Orangtua kamu pasti bangga memiliki anak yang baik"ucap mama Anna sedangka. Diva hanya membalas dengan senyuman


"Andaikan itu terjadi . Tapi sayangnya bertolak belakang buk"batin Diva


"Wa'alaikumusalam"jawab semuanya


"Dokter"ucap Anna yang di balas dengan senyuman oleh Reyhan


"Bagaimana keadaannya buk ?"tanya Reyhan


"Alhamdulillah sudah membaik dok"jawab mama Anna


"Syukur Alhamdulillah"ucap Reyhan


"Ini semua berkat kak Diva dok , kalau nggak ada kak Diva Anna tidak tau apa yang akan terjadi"jelas Anna namun Reyhan masih bingung dengan apa yang Anna bicarakan


"Saya korban tabrak lari dok dan untungnya Allah kirim nak Diva pada saya , dia yang membawa saya ke rumah sakit bahkan dia juga yang membayarkan pengobatan sampai ruangan rawat inap VVIP seperti ini dok"jelas mama Anna seraya tersenyum bahagia sedangkan Reyhan tak henti-henti nya menatap Diva dengan bangga

__ADS_1


"Buk , Diva menolong dengan ikhlas dan memang sudah seharusnya Diva menolong sesama"ucak Diva malu karena terus di sanjung


"Permisi , bagaimana keadaannya buk"dokter yang merawat mama Anna datang untuk mengecek keadaan sang pasien


"Alhamdulillah sudah lebih baik dok"jawab mama Anna


"Syukurlah , jangan terlalu banyak bergerak ya buk"ucak sang dokter


"Iya dok"jawab mama Anna


Setelah berbicara dengan sang pasien barulah dokter tersebut sadar bahwa ada dokter Reyhan didalam ruangan sang pasien


"Dokter Reyhan ada disini juga"ucap sang dokter


"Iya dok"jawab Reyhan sersya tersenyum


"Wah kebetulan banget ada istri dokter juga ternyata"ucap sang dokter antusias melihat Diva


"Selamat atas pernikahannya ya dok , maaf saya baru tau dari rekan-rekan yang lain kalau dokter Reyhan sudah menikah"ucap nya


"Makasih dok , iya tidak apa-apa dok"jawab Reyhan


"Ya Allah maafin Reyhan ya"batin Reyhan


"Kalau begitu saya permisi dulu"dokter langsung berlalu pergi meninggalkan ruangan


"Ternyata nak Diva sudah menikah , dokter beruntung banget dapat istri yang baik seperti nak Diva semoga rumah tangga kalian sakinah mawadah warahmah ya"ucap mama Anna


Diva hanya tersenyum paksa mendengar ucapan dari ibuk Anna , sedangkan Reyhan tersenyum bahagia mendengar ucapan ibuk Anna bahkan mengucapkan aamiin paling serius

__ADS_1


__ADS_2