
"Ara bangun Ra, woy anak gadis jam segini masih tidur"suara Nala membangun kan Ara sampai terdengar di seluruh penjuru rumah bahkan bik Narti geleng-geleng kepala mendengar suara Nala
"Ini masih jam 6 pagi La, ya Allah kamu tega banget"ucap Ara dengan mata yang masih terpejam
"Bodo amat, sekarang kamu bangun terus ikut aku"Nala menarik selimut Ara
"Mau kemana ?"tanya Ara
"Udah sekarang bangun terus cuci muka aja jangan mandi"Nala menarik tangan Ara dan mendorongnya agar segera mencuci muka
Ara hanya pasrah menuruti kemauan sang sahabat, ini bukan pertama kalinya bagi Ara namun sudah terbilang sering. Nala akan membangunkannya bahkan bisa lebih pagi dari ini untuk membawanya ke tempat yang Nala mau
"Sekarang kamu ganti baju, pakai baju ini"Nala sudah menyiapkan baju yang akan Ara pakai untuk pergi bersamanya
"Bajunya couple sama kamu, kapan kamu belinya ?"tanya Ara
"Udah pakai aja, buruan entar keburu siang"Ara hanya mengangguk patuh sedangkan Nala sibuk memainkan ponsel genggamnya
Setelah memastikan Ara memakai pakaiannya dengan rapi, kini Nala bergegas mengajak Ara ke suatu tempat menggunakan mobil. Saat Nala fokus dengan jalanan dan tak lupa dengan mulut yang terus bercerita berbeda dengan Ara yang tertidur lelap menyambung mimpinya yang sempat terputus
"Ya Allah, berarti dari tadi gue ngomong ni bocah nggak dengerin. Ngomong sama angin dong gue"gumam Nala yang ekmbali fokus pada stir kemudi tak butuh waktu lama Nala sudah memarkirkan mobilnya di sebuah sirkuit ibu kota yang sudah ramai dengan orang-orang yang memakai baju sama seperti yang di pakai Nala dan Ara
"Ra bangun Ra kita udah sampai"Nala menggoyang pelan tangan Ara agar Ara terbangun
"Huuuuaaaahhh, kita dimana ?"tanya Ara dengan mata yang masih terpejam
"Di area uji adrenalin"jawab Nala dengan seringai kecil
Mendengar ucapan Nala membuat Ara langsung membuka matanya dan melihat sekelilingnya
__ADS_1
"Baju kita sama kayak mereka"ucap Ara
"Hahaha, iya sama lah kan mereka tim gue termasuk Lo"jelas Nala
"Tim apa ? Tim baaket ?"tanya Ara
"Tim sukses Ara, udah ah ayo buruan keluar"Nala keluar dari mobilnya meninggalkan Ara sendirian
"Hey bro gimana kabar Lo ?"tanya Nala pada salah satu temannya
"Seperti yang Lo lihat sekarang, makin hari makin cantik Lo La"ucap Riko
"Sa ae Lo kadal"balas Nala
"Udah siap Lo ?"tanya Riko
"La siapa tu ?"tanya Riko
"Siapa ?"tanya Nala kembali
"Itu yang baru keluar dari mobil Lo"ucap Riko
"Itu sahabat gue, kenapa cantik kan ?"tanya Nala seraya menaikkan alis matanya
"Iya, bahkan lebih cantik dari Lo La. Bisa lh ya"ucap Riko
"Lo sentuh dia dikit aja gue bunuh Lo"jelas Nala yang langsung menghampiri Ara
"Ra kenalin dia temen gue namanya Riko"Nala memperkenalkan Ara pada Riko namun saat Ara dan Riko ingin bersalaman Nala dengan sigap menahan tangan Ara
__ADS_1
"Jangan jabatan tangan sama dia, dia siluman buaya entar Lo dimakan"jelas Nala
"Nala jangan dekat-dekat"Ara langsung manarik Nala menjauh dari Riko
"Kenapa Ra ?"tanya Nala bingung
"Nanti kalau dia berubah kami bisa dimakan"bisik Ara membuat Nala tertawa terbahak-bahak
"Ara Ara, kapan sih Lo besarnya ?"tanya Nala
"Ara udah besar, udah mau lulus SMA juga"jelas Ara
"Iya-iya suka-suka Lo lah. Ayo buruan ikut gue"Nala memegang tangan Ara dan berjalan mengikuti Riko yang sudah pergi duluan
"Nala mau balapan ?"tanya Ara
"Kita latihan dulu, oiya gue belum cerita ya sama Lo. Mulai sekarang gue nggak akan balapan liar lagi, dan disini lah tempat gue sekarang"jelas Nala
"Wah, Ara senang dengarnya. Berarti Ara jadi tim sukse Nala juga dong ?"tanya Ara saat melihat bajunya sama dengan teman-teman Nala yang lain
"Yap"jawab Nala
"Ara senang banget, makasih Nala"Ara memeluk Nala dengan hati bahagia
"Tapi jangan kasih tau Nathan ya"ucap Nala
"Siap bos"Ara memberi hormat pada Nala bak prajurit pada sang kapten
Nala hanya tersenyum melihat Ara bahagia. Tanpa ingin menyia-nyiakan waktu Nala langsung bersiap-siap untuk memulai latihannya, tak hanya sendiri Nala juga berlatih dengan teman-teman satu timnya
__ADS_1