SUNSET

SUNSET
Eps 199


__ADS_3

"Kamu cantik banget hari ini"puji Niko


"Emang kemaren-kemaren gue nggak cantik ?"tanya Nala


"Everyday you`re beautiful but hari ini beda"jelas Niko


"Modus"ucap Nala


"Beneran tauk"balas Niko


"Kita mau kemana sih ?"tanya Nala yang sudah mulai bosan dalam perjalanan panjang yang entah kemana arah tujuannya


"Bentar lagi sampai kok, sabar ya"ucap Niko


Lima belas menit berlalu kini mereka sudah sampai di sebuah parkiran. Namun ketika Nala ingin keluar dengan cepat Niko menahan


"Kenapa ?"tanya Nala bingung


"Jangan keluar dulu"Niko mengambil sesuatu dari dalam jas nya


"Aku mau kamu pakai ini"Niko menunjukkan penutup mata kepada Nala


"Kenapa harus tutup mata sih ? Gimana kalau nanti gue jatuh ?"ucap Nala seraya mengerutkan keningnya


"Nggak akan, pokoknya kamu harus percaya sama aku"Jelas Niko meyakinkan


"Ya udah aku percaya sama kamu"mendengar Nala memanggilnya dengan sebutan kamu membuat Niko tersenyum bahagia. Dengan penuh kelembutan Niko menutup mata Nala


Setelah mata tertutup dengan rapi, Niko dengan cepat keluar mobil dan membukakan pintu untuk Nala tak lupa tangannya melindungi kepala Nala agar tak terbentur pintu mobil


"Pelan-pelan jalannya. Nggak akan jauh kok"ucap Niko


Dengan penuh kelembutan Niko menuntun jalan Nala menuju suatu tempat yang sudah dia persiapkan. Kini sampailah di tempat yang mereka tuju, Niko membuka penutup mata Nala. Setelah mata dibuka Nala begitu terkejut dengan pemandangan yang ada di depannya


"Maksud dari semua ini apa ?"tanya Nala ketika melihat dekorasi romantis yang sudah siap menanti pemiliknya


"Buat kamu, buat aku dan buat kita"jawab Niko dengan santai


"KIta ?"tanya Nala


"Iya kita, dua orang yang akan menjadi satu"jelas Niko


"Maksudnya gimana sih ?"tanya Nala kebingungan


Mendengar Nala yang selalu bertanya, begitupun dengan raut wajah Nala yang penuh kebingungan membuat Niko tersenyum gemas. Niko mengeluarkan kotak berwarna merah dari dalam saku jas, dan dengan cepat Niko berlutut di depan Nala

__ADS_1


"Nala Will You Marry Me"Deretan kalimat yang Niko ucapkan mampu membuat Nala terdiam seraya menahan debaran jantung yang semakin tak sesuai ritme


"Kok diam aja ? Jawab dong"ucap Niko menyadarkan Nala


"Kamu ngeprank aku ya ?"tanya Nala seraya melihat keseluruh arah


"Nala, kita cuma berdua disini"jawab Niko


"Beneran nggak prank kan ?"tanya Nala memastikan


"Beneran Nala sayang"jaawab Niko


"Coba ulang sekali lagi"pinta Nala seraya menahan malu


"Will You Marry Me Princess"tanya Niko penuh dengan keromantisan membuat Nala tersipu malu


"Udah jawab aja, jangan kelamaan. Kasihan Temen gue berlutut dari tadi"ucap seseorang yang tiba-tiba datang mengejutkan Nala


"Nathan"ucap Nala terkejut


"Apaan ? Udah buruan dijawab, nggak usah ragu sama perasaan lo. Gue tau kok lo juga punya rasa yang sama"jelas Nathan meyakinkan


"Yes, I Will"jawaban Nala membuat Niko tersenyum lebar begitupun dengan Nathan yang menyaksikan


Dengan penuh dengan kelembutan Niko memasangkan cincin yang sudah dia persiapkan dari lama. Setelah cincin terpasang dengan indah di jari manis, Niko berdiri untuk memeluk sang pujaan hati


Nala melihat dimana sumber suara tersebut dan benar saja disana ada sang papa dan bunda begitupun dengan kedua orangtua Niko


"Papa"ucap Nala


"Iya sayang. Pasti kamu lagi pertanya-tanya kenapa papa bisa ada disini ? Iya kan ?"tanya Adimas


"Kok papa tau"jawab Nala


"Nak, semua ini rencana Niko dan kami semua hanya pendukung di balik layar"jelas sang papa


"Semoga lancar sampai hari H ya sayang"ucap sang bunda yang langsung mendapat pelukan dari sang anak


"Makasih bunda"balas Nala


"Kalau gitu ayo kita dinner, udah laper ni"ucap Nathan


"Haha, yang jomblo memang merasa lapar terus ya"ledek Nala


"Siapa bilang abang kamu jomblo, sebelum kita makan malam papa mau kamu melamar wanita pilihan papa di sini"ucap Adimas

__ADS_1


"Pa, jangan sekarang. Nathan belum siap"jawab Nathan


"Kamu sudah janji sama papa, jadi kamu harus menepati janji itu. Perjodohan ini sudah lama kita bahas, jadi tolong jangan kecewakan papa dan bunda"tegas sang papa


Bukan ini yang Nathan inginkan, kenapa harus sekarang ? Disaat dia sudah dipertemukan dengan wanita pujaan. Apa yang akan dia ucapkan jika Ara bertanya tentang suatu kejelasan ?


"Cincinnya sudah kamu bawa ?"tanya sang papa


"Nggak, Nathan lupa pa"jawab Nathan


Bukan lupa, tapi memang sengaja Nathan tinggalkan. Semenjak bertemu dengan Ara di acara wisuda nya membuat hati Nathan kembali tertutup untuk wanita lain


"Kenapa kau tinggalkan ?"tanya sang papa


"Karena Nathan nggak mau pa, jangan paksa Nathan pa"jawab Nathan


"Bro, percaya sama gue kalau pilihan orangtua itu adalah yang terbai buat lo"jelas Niko


"Kok lo gitu sekarang ? Setelah lo dapatin apa yang lo mau sekarang lo nggak dukung gue lagi"ucap Nathan kecewa


"Nggak gitu maksud gue"balas Niko


"Omong kosong lo"ucap Nathan penuh emosi dan pergi meninggalkan tempat yang awalnya penuh kehangatan


Namun baru beberapa langkah Nathan pergi, suara seseorang yang baru saja datang membuat Nathan menghentikan langkahnya


"Yakin nggak mau dijodohkan sama aku ?"tanyanya


Mendengar pertanyaan dari suara yang familiar membuat Nathan terdiam tanpa mau menoleh kebelakang


"Hai Nathan"sapa wanita itu dengan senyuman tulusnya


Mendengar namanya di sebut dengan langkah perlahan Nathan menoleh kebelakang dan melihat siapa perempuan itu


"Ara"ucap Nathan dengan mata yang sudah berkaca-kaca


"Hai"sapa Ara dengan tangan yang sudah membentang lebar menanti pelukan hangat dari Nathan. Dengan langkah cepat Nathan memeluk wanita yang selama ini pergi dari hidupnya


"Maaf sudah membuat kamu menunggu terlalu lama"ucap Ara


"Jangan pergi lagi"ucap Nathan di sela-sela tangis bahagianya


"Iya aku nggak akan pergi"jawab Ara


"Ehem, ada orang nih"ucap Nala menyadarkan pasangan yang sedang melepas rindu

__ADS_1


Nathan hanya melirik kearah kembaran nya sejenak, setelah itu kembali memeluk Ara. Nathan benar-benar melepaskan rindu nya malam ini, entah nyata atau bukan yang pasti Nathan begitu bahagia


__ADS_2