
Bel sekolah berbunyi menandakan jam istirahat sekolah semua murid SMA BhinaBakti keluar dari kelas . Seperti anak ayam yang baru di buka kandangnya saling dorongan mendorong berebut siapa yang keluar duluan . Tak jarang dari mereka berlarian melewati lorong untuk cepat sampai ke kantin
Thalita dan Puji menunggu Ara selesai merapikan buku-buku pelajarannya , karena mereka akan pergi kekantin untuk makan siang bersama . Namun saat mereka baru berdiri dari tempat duduk Diva datang mendekati mereka
"Lo harus jagain Ara bila perlu jauhin dari Angel , dia orangnya nekat"ucap Diva
"Tumben Lo baik"balas Thalita
"Dikelas gue temen kalian tapi belum tentu kalau diluar kelas"jawab Diva dan langsung berlalu pergi
Walau bagaimana pun bagi Diva , Ara adalah teman satu kelasnya . Terkadang tak bisa tega melihat Ara terus-terusan diganggu oleh Angel ingin membela tapi tak bisa karena persahabatan Diva dan Angel sudah terbilang lama . Diva memang bersahabat dengan Angel namun Diva tak pernah ikut campur dengan urusan Angel bahkan disaat Angel membully teman satu sekolah mereka Diva hanya diam melihat
"Kesambet apaan tu anak ?"tanya Puji
"Kesambet hantu baik mungkin"jawab Thalita
"Ayo , Ara udah siap"ucap Ara yang memecah keheningan
"Nggak ada yang ketinggalan kan ?"tanya Puji
"Nggak ada kok , uang jajan udah disaku , kalau hp juga udah di tangan . Hehe"jawab Ara dengan ceria
"Bagus deh , ayo buruan kita kekantin kalau terlalu lama kita nggak dapat tempat duduk entar"ajak Thalita
Mereka bertiga pun akhirnya pergi meninggalkan kelas menuju kantin untuk memberi makan cacing-cacing didalam perut yang sudah melakukan unjuk rasa . Kedatangan mereka bertiga mampu membuat semua mata melihat , karena pesona Ara yang mampu memikat semua mata memandang
"Tha , disana ada meja kosong noh"ucap Puji seraya menunjuk kearah meja kosong
"Ya udah ayo buruan Lo sama Ara kesana biar gue yang pesan makan nya"usul Thalita yang disetujui oleh kedua temannya . Namun saat berjalan mendekati meja mereka di dahului oleh Angel
__ADS_1
"Woy Ngel inikan meja kita duluan yang liat"ucap Puji
"Ups gitu ya ? Tapi sayang , gue duluan yang duduk disini . So , Lo cari aja meja lain"ucap Angel
"Nggak bisa gitu dong , enak banget Lo"ucap Puji tak terima
"Udah jangan berantem , kita cari meja lain aja ya ? Ara yakin masih ada meja yang kosong untuk kita"Ara menarik tangan Puji untuk pergi menjauh dari Angel
Sebelum Angel membalas ucapan Puji terlebih dahulu Bella membisikkan sesuatu pada Angel yang di jawab dengan senyuman oleh Angel
"Wait , kalau Lo mau duduk disini gue bolehin aja kok . Gue bakal pergi , tapi dengan syarat Lo lap dulu sepatu gue gimana ?"tawar Angel dengan percaya dirinya
"Tapi kan sepatu Angel nggak kotor kenapa harus di lap ?"ucap Ara yang sudah memperhatikan sepatu Angel dengan seksama
"Awalnya memang bersih , tapi setelah melihat kalian sepatu gue jadi berdebu"jelas Angel
Nathan yang datang entah dari mana langsung menginjak kaki Angel dan membuat sepatunya benar-benar kotor . Membuat sang pemilik sepatu langsung ingin mengeluarkan kata-kata kasar namun terhenti setelah melihat siapa yang menginjak sepatunya
"Apa ? Nggak terima Lo ?"tanya Nathan to the poin
"Nggak kok malah seneng , Nathan mau makan siang bareng nggak ?"tanya Angel
"Nggak"jawab Nathan
"Terus ? Aa , aku tau pasti kamu kangen sama aku kan"ucap Angel kembali percaya diri
"Sorry , nggak pernah ada kata kangen sama Lo di kamus kehidupan gue"ucap Nathan
"Gue kesini buat jemput pacar kesayangan gue"Nathan langsung menggenggam tangan Ara dan mengajaknya untuk makan siang bersama mengajak serta Puji dan Thalita
__ADS_1
"Lo duluan aja Ra entar gue nyusul"ucap Puji yang membiarkan Ara pergi duluan . Setelah kepergian Ara Puji kembali melihat Angel yang masih terpaku melihat kepergian Nathan dengan menggenggam tangan Ara
"Yaaaa , iri bilang bos"ucap Puji tertawa
"Makannya jadi orang jangan sok cantik , kasian deh Lo"setelah melontarkan kata-kata Puji langsung berlari mengejar Ara dan Nathan . Begitupun Thalita yang langsung menyusul
Bella yang melihat perubahan raut wajah Angel membuat nya ikut prihatin , Bella mendekati Angel dan merangkulnya tak lupa memberi semangat kepada sang sahabat
"Gue yakin Lo bakal dapatin Nathan , cewek cupu itu pasti cuma di jadiin mainan sama Nathan"ucap Bella
"Udah Ngel makan tu bakso Lo udah mulai dingin dia"ucap Diva yang masih fokus dengan mangkok bakso nya
"Gue nggak mood"Angel duduk kembali dengan melipat tangan di dadanya memberikan tatapan tak suka kepada Ara dan teman-temannya
"Awas aja Lo , tunggu pembalasan gue"ucap Angel
"Udah ngapain sih balas dendam ke dia buang-buang waktu Lo aja . Lagian cowok juga nggak cuma si Nathan banyak di setiap sudut kantin Lo tinggal pilih aja"ucap Diva
"Lo kok belain dia sih ?"tanya Angel tak suka
"Gue nggak belain dia , gue cuma ngasih tau Lo kalau cowok di dunia ini banyak"jelas Diva
"Gue udah selesai makan , gue kekelas duluan"Diva pergi meninggalkan Angel dan Bella yang masih terpaku melihat sifat cuek Diva yang semakin menjadi-jadi
"Tu anak kenapa sih ? Makin rusak ni mood gue"rengek Angel
"Lo kayak nggak tau sifat Diva aja"balas Bella
"Gue punya ide bagus"Bella membisikan sesuatu kepada Angel , entah apa yang dia bisikkan sehingga mampu membuat raut wajah Angel yang awalnya di tekuk kembali menjadi ceria seperti baju kusut yang baru selesai di setrika
__ADS_1
"Gue setuju sama ide Lo"ucap Angel tersenyum seraya melihat Ara dari kejauhan
"Kali ini gue bakal buat Lo nyesal udah ganggu ketenangan gue"batin Angel