SUNSET

SUNSET
Part 90


__ADS_3

Setelah upacara bendera seluruh siswa-siswi SMA BhinaBakti masuk kekelas masing-masing kecuali kelas XII . Siswa-siswi kelas XII diminta untuk tetap berada di lapangan sekolah karena akan ada informasi yang akan diberitahu kan oleh sang kepala sekolah


Terik matahari pagi menyinari lapangan sekolah , berdiri dari jam 08.00 sampai sekarang membuat seluruh siswa-siswi tak sedikit yang mengeluh karena lelah . Nathan yang berbeda kelompok berbaris dengan sang pacar membuat pandangannya tak lepas dari Ara , Nathan yang melihat Ara mengipasi wajahnya dengan topi sekolah langsung bergegas pergi namun bukan mendekati Ara


Karena kepala sekolah belum berdiri ditempat kebesarannya Nathan pergi meninggalkan lapangan yang entah Kana arah tujuannya . Hanya beberapa menit menghilang dan kini sudah berdiri didekat Ara


"Sayang"bisik Nathan membuat Ara terkejut karena Nathan yang tiba-tiba sudah berdiri dibelakang nya


"Nathan bikin Ara kaget aja"Ara menepuk tangan Nathan sedikit melampiaskan rasa terkejutnya


"Hehehe , kamu panas ya ?"tanya Nathan


"Iya , tapi nggak apa-apa kok panas matahari pagi kan baik"jawab Ara dengan senyuman


"Pakai ini aja biar kamu nggak kepanasan lagi"Nathan menyodorkan kipas angin portable untuk Ara yang entah dari mana dia dapatkan


"Ini punya siapa ?"tanya Ara


"Udah nggak penting punya siapa nya yang penting tuan putri nggak kepanasan lagi"jelas Nathan


"Nathan nggak nyuri punya orang kan ?"tanya Ara memastikan

__ADS_1


"Allahu Akbar , nggak dong sayang masa aku nyuri . Jangankan satu kipas angin bahkan sepabrik nya pun sanggup aku beliin buat kamu"jawab Nathan membuat Ara tersenyum bahagia


"Syukur Alhamdulillah"Ara tersenyum mendengar jawaban Nathan


"Ya udah kalau gitu aku kembali ke barisan ya . Kamu kalau capek berdiri duduk aja dulu kan kepala sekolahnya belum berdiri didepan"ucap Nathan yang dijawab dengan anggukan


Setelah melancarkan aksinya Nathan langsung kembali ke barisan namun pandangannya masih sama , tak pernah lepas dari Ara . Semenjak mengetahui sang pacar memiliki riwayat penyakit yang cukup parah Nathan selalu berusaha untuk melindungi Ara bahkan membuat Nathan belajar bagaimana menjadi pacar yang siaga


"Liatin terus"ucap Angga


"Biasa masih anget-anget"tambah Niko


"Lagian Lo sih dari tadi tiba-tiba ngulang terus tiba-tiba balik udah kayak jelangkung aja"balas Niko


"Ho'oh dari mana Lo Nat ? Kebelet Lo tadi ya ?"tanya Angga


"Nggak usah kepo"ucap Nathan yang pandangannya masih pada Ara


Mendapat jawaban yang seperti itu membuat Niko dan Angga hanya saling pandang dan geleng-geleng kepala melihat kebucinan Nathan yang sudah mendarah daging menurut mereka . Kepala sekolah sudah berdiri untuk memberikan pengumuman membuat seluruh siswa-siswi kembali berbaris dengan rapi dan mendengarkan pengumuman tersebut


"Selamat pagi menjelang siang anak-anak"sapa kepala sekolah

__ADS_1


"Selamat pagi menjelang siang pak"jawab seluruh siswa-siswi kelas XII


"Panas ya ?"tanya kepala sekolah


"Iya pak"jawab seluruh siswa-siswi


"Capek nggak ?"tanya kepala sekolah lagi


"Iya pak"jawab seluruh siswa-siswi


"Gue yakin ni kepala sekolah lagi ngeledekin kita"ucap Niko


"Ngeledek in gimana ?"tanya Nathan


"Lo liat aja posisi kita saat ini , kita panas-panasan sementara dia ditempat yang teduh"jelas Niko


"Bener banget , kepala sekolah kalau ceramah lama banget . Mungkin satu jam pelajaran habis buat dengerin dia ceramah aja ni"tambah Angga


Mendengar ucapan para sahabat membuat Nathan semakin khawatir dengan keadaan Ara . Ketika pandangan Nathan ketemu dengan pandangan Thalita membuat nya sedikit tenang karena Thalita memberikan kode agar Nathan jangan khawatir karena sudah ada dia didekat Ara


Nathan memberitahu Thalita bagaimana keadaan Ara karena yang dekat dengan Ara selalu adalah Thalita bahkan jika bukan karena Thalita mungkin Nathan sampai sekarang belum mengetahui tentang penyakit sang pacar

__ADS_1


__ADS_2