
Setelah sholat Maghrib seluruh perempuan keluarga Adimas langsung ke dapur untuk menyiapkan makan malam keluarga, sedangkan yang laki-laki kembali berkumpul di ruang keluarga untuk melanjutkan obrolan
"Bang kok bisa sih sama Diva ? Ketemu dimana ?"tanya Nathan penasaran
"Takdir yang mempertemukan"jawab Reyhan
"Tuh kan, jodoh, maut, rezeki itu sudah ada yang mengatur jadi kita sebagai umatnya hanya bisa pasrah"jelas Adimas seraya melirik Nathan
"Jadi kamu mau kapan menikahi Diva Rey ?"tanya Rian
"Secepatnya om, nanti sepulang dari sini aku akan tanyakan lagi sama Diva, kalau dia setuju insya Allah bulan ini aja om"mendengar ucapan sang sahabat Vito yang sedang meminum teh nya langsung tersedak
"Kenapa bang ?"tanya Nathan
"Nggak apa-apa, Abang cuma kaget aja dengan ucapan Abang Rey barusan"jelas Vito
"Nak Vito kalian bekerja di satu rumah sakit yang sama, pernah nggak kamu lihat momen Reyhan dan Diva ?"tanya Adimas penasaran
"Sering pa, pokoknya nggak bisa di jelaskan dengan kata-kata soalnya setiap melihat momen mereka Vito hanya bisa geleng-geleng kepala"jelas Vito
"Tapi, diantara mereka berdua yang agresif itu bang Reyhan pa"tambah Vito
"Wah wah, ternyata kamu sama seperti papa kamu dulu"ucap Rian
"Emang papa dulu kayak mana om ?"tanya Niko
"Papa kamu dulu agresif, cemburuan, wah pokonya selalu negatif thinking"jelas Rian
__ADS_1
"Niko juga kayak gitu kok pa"ucap Nathan
"Kayak mana ?"tanya Adimas penasaran
"Nggak ada kok om, Nathan hanya ngasal"balas Niko
"Kamu jangan nakal Niko, ingat kamu sudah sama Nala"Adimas mengingatkan Niko seraya bercanda
"Tenang pa, Niko lelaki sejati nggak pernah nakal"goda Nathan
"Makan malam sudah siap"Aisyah datang dari dapur untuk memanggil seluruh anggota keluarga untuk menuju meja makan
"Akhirnya"ucap Rian
"Kok lama sih kak, cacing-cacing di perut curi semua lemak papa"ucap Adimas berirama
"Ya udah ayo kita kedapur sebelum bunda datang kesini"balas Aisyah
***
Sementara itu di apartemen Nala ada Queen yang lagi asyik dengan drama Korea nya sedangkan Nala sedang asyik dengan ponsel genggamnya
"Queen, Lo mau makan apa ? Gue mau pesan makanan"ucap Nala
"Apa aja yang penting enak, ngenyangin juga"jawab Queen
"Oke"Nala kembali sibuk dengan ponsel genggamnya
__ADS_1
Saat sedang asyik dengan drama Korea nya, ponsel genggam Queen berbunyi menandakan panggilan masuk namun tak di hiraukan oleh Queen
"Woy, ponsel Lo bunyi tu"ucap Nala
"Biarin aja, tanggung ni"balas Queen
"Ya elah, segitunya. Angkat dulu ngapa mana tau penting"ucap Nala
"Iya-iya bawel banget"Queen langsung meraih ponsel genggamnya
"Halo"ucap Queen
"Semua sudah beres, dan dalam waktu dekat kita akan berangkat"jelasnya
"Serius ?"tanya Queen
"Iya sayang"jawabnya
Mendengar kabar gembira seperti itu Queen langsung mematikan sambungan telepon dan langsung berlari memeluk Nala
"Kenapa Lo ?"tanya Nala bingung
"Sebentar lagi"ucap Queen
"Apanya yang sebentar lagi ?"tanya Nala bingung
"Tunggu aja"Queen melepaskan pelukannya dan kembali fokus pada drama Korea nya
__ADS_1
"Apaan sih Queen bikin penasaran aja"Nala berjalan mendekati Queen masih dengan rasa penasarannya
"Udah kamu tunggu aja. Oke sayang"Queen mencolek dagu Nala dan meminta Nala untuk jangan mengganggu nya