SUNSET

SUNSET
I've Finally Found You


__ADS_3

"Nona Agatha?" Sapa Satria saat ia tak sengaja berpapasan dengan Zeva di swalayan.


"Satria? kau sedang belanja juga?" Tanya Zeva sambil menatap wanita yang bersama Satria.


"Nona Agatha, kenalkan dia Grace, tunanganku" kata Satria memperkenalkan wanita yang bersamanya sebagai tunangannya.


"Hai,,, Grace" Sapa Grace sambil menyodongkan tangannya kepada Zeva.


 


Kaget? Tentu saja karena Zeva tak menyangka bahwa Satria sudah memiliki tunangan. Walaupun menjadi canggung, Zeva tetap membalas jabat tangan dari Grace.


 


"Agatha, senang bertemu denganmu Grace" balas Zeva sambil menerima jabat tangan Grace.


"Nona Agatha apa kau sudah makan malam? ayo makan malam bersama kami!" Ajak Grace.


Zevapun menerima ajakan Grace. Mereka makan malam di Restaurant tengah kota yang buka 24 jam nonstop.


"Ahh,, jadi kau adalah Presdir Agatha Christie?? aku sangat suka model model jam tanganmu, sangat mewah!" puji Grace.


"Terima kasih" jawab Zeva sambil meminum bir dihadapannya.


"Ada apa Nona Agatha? kau tampak tidak baik baik saja" Sapa Satria melihat Zeva meminum sekaligus bir dalam gelas berukuran besar.

__ADS_1


Menghela napas "Tidak, hanya saja hari ini ada banyak hal membuatku kaget" Jawab Zeva sambil menggelengkan kepalanya.


"Nona Agatha apa kau bisa pulang sendiri?" Tanya Satria khawatir.


"Ya, aku bisa sendiri! kau pulanglah dan bawa kekasihmu itu" jawab Zeva tak karuan karena pengaruh alkohol, ia membenamkan wajahnya diatas meja.


"Kau jelas tak bisa pulang sendiri, aku akan mengantarmu" Kata Satria sambil menyuruh Zeva untuk bangun.


"Grace, kau bisa pulang sendirikan? bawa lah mobilku, aku akan mengantar Nona Agatha" Kata Satria beralih kepada Grace.


Grace pun meninggalkan Satria dan Zeva.


"Nona Agatha dimana rumahmu? aku akan mengantarmu" Tanya Satria mendekati Zeva


"Nona Agatha?" panggil Satria sambil mengetuk meja karena Zeva yang tak kunjung menjawab panggilannya.


"*omong omong siapa namamu?"


"Zeva, Agatha Zeva*"


Satria teringat kejadian 8 tahun yang lalu, saat ia menolong gadis yang mendapat luka di lehernya.


"*Apa kau mengenalku? apa kita pernah bertemu sebelumnya?"


"Lalu apa aku mengenalmu? apa kita pernah bertemu sebelumnya?

__ADS_1


"aku benar benar lupa, itu sebabnya aku bertanya"


"Kalau begitu kita pasti tidak pernah bertemu sebelumnya, Jika pertemuan itu tak bisa kau ingat, maka itu bukan pertemuan yang penting"


"Jika aku ingat maka itu akan jadi pertemuan yang penting*?"


Ia mengingat lagi saat ia bertanya pada Zeva apakah mereka pernah bertemu sebelumnya.


"Kau,,, gadis itu,,, gadis itu adalah kau?" gumam Satria pelan.


"Nona Agatha dimana rumahmu? jangan tidur disini" kata Satria namun sepertinya Zeva sudah tak sadarkan diri, jadilah Satria mengendongkan sampai kemobil Zeva.


Satriapun mendudukkan Zeva di kursi penumpang samping kemudi. Lalu ia mengendarai mobil Zeva. Karena tidak tahu dimana rumah Zeva, Satriapun menelpon sekertaris Hang.


"Jika aku menemukan Gadis itu, aku bersumpah akan menikahinya" satria kembali mengingat perkataan nya dulu saat ia berharap bisa bertemu dengan Zeva, tak disangka ia yang malah tak mengenalinya saat pertama kali bertemu Zeva di perusahaan.


"akhirnya, aku menemukanmu" gumam Satria sambil tersenyum.


"Bagaimana kita bisa masuk? dia saja sekedar untuk berdiri tidak sanggup!" Kata Satria bingung bagaimana cara masuk rumah Zeva karena tak tau kata sandi rumahnya.


"Nona Agatha, apa kau bisa mengatakan sandi rumahmu?" tanya Satria masih menggendong Zeva.


"Sandi rumah yah? 310619" jawab Zeva.


Walau yang di tanya sedang mabuk, satria tetap harus mempercayai perkataan Zeva. Akhirnya Pintu rumah Zeva terbuka. Zeva mengatakan hal benar kali ini.

__ADS_1


\*\*\*


Dukung author yah... kasih Vote biar author tambah semangat!! jangan lupa masukin Favorite yah?!!!


__ADS_2