SUNSET

SUNSET
Part 44


__ADS_3

Reyhan sedang sibuk merapikan ruangan kerjanya , Reyhan memang memiliki ruangan khusus untuk dirinya sendiri karena selain dokter Reyhan juga sekaligus pemilik rumah sakit dimana tempatnya bekerja sekarang . Banyak berkas-berkas penting dan tidak penting yang harus dia pisahkan agar tak terlihat menumpuk , namun disela-sela kesibukannya ada suara ketukkan pintu dari luar ruangan


"Masuk"ucap Reyhan yang terus sibuk dengan berkas-berkas nya


"Ada apa ? Tumben Lo keruangan gue ?"tanya Reyhan


"Ya elah biasanya juga gue kesini kan"jawab Vito


"Iya ya , lupa gue . Ada apa ?"tanya Reyhan kembali


"Rey rencana gue mau ngelamar adik Lo Minggu ini , menurut Lo gimana ?"tanya Vito


"Bagus , makin cepat makin baik"jawab Reyhan


"Lo setuju ni ya gue ngelamar adik Lo dalam Minggu ini"ucap Vito


"Iya , asal Lo bisa ngebahagiain adik gue . Gue bakal setuju banget , tapi kalau Lo nggak bisa jaga cantiknya gue . Lo pulangin ke gue lagi"jelas Reyhan


"Tenang , gue janji akan ngebahagiai adik Lo sampai titik darah penghabisan"balas Vito


"Hm , oke"ucap Reyhan yang sudah kembali fokus dengan beres-beres nya


"Ya udah kalau gitu gue balik dulu"Vito menepuk bahu Reyhan sekilas lalu pergi keluar ruangan


Setelah memastikan Vito benar-benar sudah keluar dari ruangannya Reyhan terduduk tak berdaya mendengar sebuah pernyataan . Ada rasa sakit dan kehilangan yang dirasakan oleh hati kecil Reyhan


"Sudah nggak apa-apa , nanti Allah kirimkan pengganti yang lebih baik lagi . Ikhlas ya Rey"ucap Reyhan seraya mengelus dadanya


Saat sedang sibuk mengelus dadanya dering ponsel Reyhan berbunyi . Reyhan melihat layar ponsel yang sudah tertulis nama Aisyah di sana


"Tadi Vito sekarang Aisyah , mungkin gue harus segera minta obat penenang biar nggk serangan jantung"gumam Reyhan yang langsung menekan tombol hijau pada layar ponselnya


"Halo assalamualaikum dek"ucap Reyhan


"Wa'alaikumusalam , Abang dimana sekarang ?"tanya Aisyah


"Dirumah sakit dek , kenapa ?"tanya Reyhan


"Abang udah makan belum ?"tanya Aisyah kembali


"Alhamdulillah udah , kenapa ? Tumben banget"ucap Reyhan

__ADS_1


"Abang bisa minta tolong nggak ?"tanya Aisyah


"Minta tolong apa dek ?"tanya Reyhan


"Tolong Abang pergi ke sekolah Nathan sebentar dong bang"ucap Aisyah


"Memangnya kenapa ? Nathan buat ulah ?"tanya Reyhan


"Nggak bang cuma tadi Aisyah telfonin nggak di angkat , soalnya kemaren dia minta bikini baju hari ini saatnya fiting bajunya"jelas Aisyah


"Hm , ya udah nanti Abang ke sekolah Nathan"balas Reyhan


"Makasih ya Abang , sayang deh sama Abang"ucap Aisyah


"Abang juga sayang sama kamu Syah"batin Reyhan


"Iya"jawab Reyhan


"Ya udah kalau gitu Aisyah lanjutin kerja Aisyah dulu ya bang , assalamu'alaikum"ucap Aisyah mengakhiri obrolannya


"Wa'alaikumusalam"jawab Reyhan yang langsung menyimpan kembali ponsel genggamnya


*


"Kamu ngapain Ra ? Asik banget"tanya Nathan yang baru masuk dan duduk tepat di sebelah Ara


"Nathan udah selesai rapat mettingnya ?"tanya Ara


"Udah , aku nanya kamu lagi ngapain Ra ?"tanya Nathan kembali


"Ara lagi main game online"jawab Ara


Setelah mendengar jawaban Ara , Nathan semakin merapatkan tempat duduknya dan melihat game apa yang sedang Ara mainkan


"Mobile legends"ucap Nathan seraya melihat layar ponsel Ara


"Iya , Nathan tau ? Ara di ajarin Nala , biasanya Ara main sama Nala tapi sekarang karena Nala sekolah jadi nggak bisa main bareng"jelas Ara


"Ya main sama aku aja mau nggak ?"tanya Nathan


"Nggak usah , Nathan kan sibuk . Lagian Ara punya banyak teman kok di game ini"jawab Ara

__ADS_1


"Teman ?"ucap Nathan bingung


"Iya kata Nala kita bisa dapatin teman melalui game ini . Bahkan setiap Ara main game ini sama Nala , Ara kenal banyak orang"jelas Ara kembali


"Gimana caranya ?"tanya Nathan


"Masa Lo nggak tau sih Nat , game itu kan bisa bicara sama satu tim"jelas Niko yang baru masuk keruangan Nathan


"Iya Ra ?"tanya Nathan memastikan


"Iya , bahkan kemaren Ara kenalan sama teman-teman yang ada di sini"ucap Ara masih fokus dengan gamenya


"Gimana caranya ?"tanya Nathan


"Dia tukaran nomor hp sama Nala terus video call deh"jelas Ara kembali . Mendengar jawaban Ara membuat Niko menahan tawanya , apalagi saat melihat muka Nathan yang sudah mulai panik


"Terus sekarang Lo dapat teman baru lagi nggak Ra ?"tanya Niko sengaja membuat Nathan semakin panik


"Nggak karena kata Nala , Ara nggak boleh hidupin mic saat main sendirian"jelas Ara


"Yaaah Ara kalah"keluh Ara


Melihat wajah Ara yang mengiba membuat Nathan kesal dan langsung merebut ponsel genggam Ara


"Lo itu nggak cocok main ginian , cocoknya main game masak-masakan aja kalau nggak game make up gitu"Nathan berbicara seraya tangan dan pandangannya sibuk di ponsel Ara


"Fokus amat Lo Nat , ngapain ?"tanya Niko


"Ngusir hama dari ponsel pacar gue"jawab Nathan


"Memang hp Ara ada hama nya ya ? Setau Ara cuma tanaman yang ada hama ternyata hp juga ada"ucap Ara dengan polosnya


"Hahaha , Ara Lo benar-benar emaizing dah . Salut gue"ucap Niko tertawa terbahak-bahak


"Terus , terus aja ketawa sepuasnya kali aja besok udah nggak bisa ketawa lagi"ucapan Nathan membuat Niko langsung terdiam


"Galak amat bos"ucap Niko


"Emang kenapa kok besok Niko nggak bisa ketawa ? Niko tenggorokanny sakit ya sampai besok nggak bisa ketawa lagi"tanya Ara


"Sakitnya karena di pukul orang Ra"jawab Niko

__ADS_1


"Beneran ? Siapa orangnya ? Kok jahat banget . Memangnya Niko salah apa sampai dipukul ?"tanya Ara kembali


"Karena suka ikut campur urusan rumahtangga orang sayang"jawab Nathan yang tak membiarkan Niko untuk menjawab pertanyaan sang pacar . Jika Niko terus menjawab pertanyaan Ara , semakin membuat Ara banyak bertanya dan itu mungkin tak akan cepat selesai


__ADS_2