SUNSET

SUNSET
Part 80


__ADS_3

Saat Nathan dan Ara sedang asyik mengobrol seraya menantikan waktu balapan akan dimulai dering ponsel Nathan berbunyi saat di lihat tertulis nama Nala disana


"Siapa ?"tanya Ara


"Nala , kenapa dia harus nelfon padalhan kan tinggal jalan aja kesini"ucap Nathan bingung


"Halo"ucap Nathan


"Maksud Lo apa Nat ke sini bawa Abang"jawab Nala yang terdengar kesal


"Maksud nya gimana ? Gue kesini cuma berdua sama Ara"jelas Nathan


"Terus dibelakang Lo maksudnya apa ?"tanya Nala


Nathan bergegas melihat kebelakang memalui kaca spion mobil ya dan benar saja dibelakang mobil Nathan sudah terparkir mobil abangnya Reyhan


"La , sumpah gue nggak tau apa-apa soal ini"jelas Nathan


"Terus gue harus gimana sekarang , nggak mungkin gue mengundurkan diri hadiahnya lumayan gede"ucap Nala frustasi


"Hah , gini aja Lo pakai aja helm motor Lo sampai lomba selesai"jawab Nathan


"Pengap bego , Lo mau gue cepat mati"balas Nala


"Cuma itu jalan satu-satunya"dengan pasrah Nala pun mengikuti ucapan Nathan


Saat sedang berdebat pada Nala , Nathan dikejutkan dengan ketokan pintu mobil . Ketika dilihat ternyata sang Abang sudah berdiri di luar mobil , Nathan langsung menutup panggilan dan langsung membuka kaca mobil untuk sang Abang

__ADS_1


"Abang"ucap Nathan


"Ngapain kamu disini ?"tanya Reyhan


"Nathan sama Ara mau nonton balapan bang"jawab Nathan sedikit gugup


"Kamu bawa Ara juga ?"Reyhan melihat Ara yang sedang asyik dengan game make up nya di ponsel . Mendengar suara Reyhan Ara langsung menyelesaikan gamenya dan segera menyapa sang Abang ipar


"Hai Abang"Ara melambaikan tangannya dengan senyum ceria melihat Reyhan


"Hai Ara , kamu suka nonton balapan kayak gini ?"tanya Reyhan


"Nggak"jawab Ara


"Aduh mampus gue , gimana kalau Ara ngomong jujur"batin Nathan cemas


"Nathan , kamu nggak seharusnya bawa anak gadis orang ketempat seperti ini"ucap Reyhan


"Nala maksud nya ?"tanya Reyhan penasaran , namun belum sempat Ara menjawab Nathan sudah memotongnya


"Abang kan sahabat Ara bukan Nala doang"jelas Nathan


"Tapi kata Nala sahabatnya cuma Ara aja kan ?"tanya Reyhan


"Iya tapi bukan berarti Ara juga nggak punya sahabat di sekolah"jelas Nathan kembali


"Hm , jagain pacar kamu jangan sampai salah pilih teman . Dia perempuan lucu yang polos"ucap Reyhan seraya tersenyum ramah pada Ara membuat Ara tersipu malu

__ADS_1


"Abang sendiri ngapain disini ? Eh tunggu tumben banget Abang keluar diwaktu malam Minggu , ke tempat kayak gini lagi ?"tanya Nathan dengan bertubi-tubi


"Abang mau nemuin teman lama abang "jawab Reyhan


"Siapa ?"tanya Nathan penasaran


"Kamu nggak pernah ketemu sama dia , oiya nanti jangan lama-lama pulang kasihan Ara harus istirahat"ucap Reyhan dan langsung berlalu pergi kembali ke mobilnya


Setelah Nathan memastikan Reyhan masuk kedalam mobilnya Nathan kembali menelfon Nala yang terus memperhatikan interaksi Nathan dan Reyhan dari kejauhan


"Halo gimana ? Abang ngomong apa ?"tanya Nala


"Abang nggak curiga sedikit pun tapi tadi calon kakak ipar Lo ini tadi hampir aja keceplosan"jelas Nathan


"Si Ara mah biasa gue nggak kaget lagi . Tapi semua aman kan ?"tanya Nala


"Aman kok , entar sesudah balapan Lo langsung pulang aja soalnya Abang Rey disini untuk nemuin teman lama nya kalau Lo tetap disini gue jabanin habis Lo"jelas Nathan panjang lebar


"Oke , gue pastiin setelah menang gue langsung pulang"jawab Nala dan langsung menutup ponsel genggam nya


Balapan liar akan segera dimulai , para peserta sudah berada pada garis star . Hanya Nala sendiri yang menggunakan pengaman lutut , siku dan tak lupa dengan sarung tangan yang diberikan Ara


"Umur Lo berapa ? Masa mau balapan aja harus pakai pelindung"ledek Daniel


"Bacot"jawab Nala


Daniel tak bisa menjawab ucapan Nala karena seorang wanita seksi dengan selembar saputangan sudah berdiri didepan mereka

__ADS_1


"Are you ready ?"tanyanya lalu para peserta balapan liar menjawab dengan menggas motor mereka masing-masing


Saat saputangan diangkat keatas para peserta semakin siap dan ketika saputangan sudah dijatuhkan para peserta langsung melajukan motornya dengan kecepatan diatas rata-rata . Berjalan mengitari gelapnya malam ibukota dengan nyaringnya suara motor


__ADS_2