SUNSET

SUNSET
Part 81


__ADS_3

Nala dan Diva berjalan beriringan dan saling mengejar garis finis satu sama lain , namun ketika motor Daniel mendekati mereka dan membuat Diva hilang keseimbangan dan terjatuh , Nala yang melihat partner balapannya terjatuh pun langsung sigap ingin menolong namun ditolak oleh Diva


"Nggak usah fikirin gue , tugas Lo sekarang kejar dia dan menangin balapan ini"ucap Diva


"Tapi Lo gimana ?"tanya Nala


"Nggak usah mikirin gue , gue baik-baik aja"jawab Diva


"Gue nggak mau , uang bisa gue dapatkan lebih dari ini yang penting Lo sekarang"ucap Nala


"Gue bilang kejar ! Gue tau Lo ingin menang jadi Lo kejar sekarang . Anggap aja Lo balasan rasa sakit kaki gue dengan kekalahan dia"jelas Diva


Mendengar ucapan Diva dengan berat hati Nala terpaksa harus meninggalkan Diva demi membalaskan rasa sakit Diva karena ulah Daniel . Menganggukkan kepalanya sekilas lalu dengan cepat Nala kembali mengejar ketertinggalannya


Dengan semangat yang membara dan rasa dendam yang memuncak membuat Nala dengan cepat meninggal ketertinggalannya dan mampu menyalip Daniel dengan santai . Daniel yang awalnya bangga karena sudah berpikir bahwa dia mengalahkan Diva dan Nala kali ini dibuat tercengang karena Nala berada jauh didepannya


"Kurang ajar gue ditipu"gumam Daniel


Hanya satu kali tarikan gas Nala sudah berada di garis finis , turun dari motor dan berbisik pada temannya untuk mengambil uang kemenangannya setelah berbisik seperti itu Nala langsung pergi meninggalkan area balapan liar . Namun tak jauh dari tempat balapan Nala mengabari Nathan terlebih dahulu agar sang kembaran tak mengkhawatirkan nya

__ADS_1


Balapan sudah selesai bahkan semua peserta balapan liar sudah kembali namun Reyhan tak menemukan orang yang dia cari


"Kemana dia kenapa dia tak kembali ?"tanya Reyhan


Saat pikiran Reyhan penuh dengan tanda tanya , seseorang mengetuk kaca mobil Reyhan dan saat dilihat ternyata Nathan . Nathan berpamitan kepada sang Abang karena ingin pulang terlebih dahulu . Setelah Nathan berpamitan dan mobilnya pergi meninggalkan area balapan Reyhan keluar dari dalam mobil mendekati pada sekumpulan anak muda yang tadi melakukan aksi balap liar


"Permisi"ucap Reyhan sopan


"Iya ada apa ?"tanya salah satu tim sukses Nala dan Diva


"Balapan tadi dilakukan melewati jalan mana ya ?"tanya Reyhan dan mereka pun menjelaskan secara rinci pada Reyhan . Setelah mendapatkan jawaban Reyhan langsung bergegas menuju mobil dan tak lupa mengucapkan terimakasih


"Siapa ?"


"Kenapa Lo ngasih tau jalan mana aja yang kita lewati buat balapan ?"


"Emangnya kenapa ?"


"Gimana kalau ternyata dia polisi yang berniat menangkap kita suatu hari nanti"

__ADS_1


Tim sukses Nala dan Diva hanya terdiam dengan pikiran mereka masing-masing . Sedangkan Reyhan sudah berjalan mengikuti arah petunjuk dari tim sukses Nala dan Diva , mengendarai mobil dengan santai seraya melihat kejalanan mencari sosok wanita yang sering dia jaili


Sementara ditempat lain Diva hanya bisa terduduk lemah dengan kakinya yang terlilir dan luka lebam dibeberapa area tangan . Membiarkan motornya yang masih tergeletak di tepi jalan , bagaimana mau menegakkan motor kalau untuk menegakkan dirinya sendiripun tak mampu . Saat Diva baru saja menghubungi seseorang sinar lampu mobil membuat mata terpejam karena silau , Diva tak bisa melihat siapa yang baru keluar dari dalam mobil


"Kamu ngapain disini ?"Reyhan yang sudah berjongkok didepan Diva membuat Diva terpana


Reyhan melihat motor Diva yang masih tergeletak ditepi trotoar pun akhirnya menegakkannya dengan cepat


"Dokter kenapa bisa disini ?"tanya Diva heran


"Saya nyariin kamu"jawab Reyhan


"Ngapain masih duduk disitu ? Kamu nggak liat tempatnya kotor , berdiri cepat"ucap Reyhan


Namun saat Diva berusaha untuk berdiri dia meringis kesakitan dan kembali terduduk ditempatnya


"Kamu kenapa ? Jangan bilang kamu jatuh dari motor"Reyhan mengecek tangan Diva dan betapa terkejutnya dia melihat luka lebab di siku tangan dan di pergelangan kaki Diva yang sudah membiru


Reyhan menarik nafas dalam dan segera menggendong Diva masuk kedalam mobilnya , sedangkan Diva hanya pasrah dan tak memberontak karena kali ini dia memang membutuhkan bantuan Reyhan

__ADS_1


"Dok motor saya gimana ?"tanya Diva saat Reyhan sudah menghidupkan kembali mesin mobilnya


"Biarkan saja nanti ada orang yang akan menjemput motor kamu"jawab Reyhan dan langsung menjalankan mobilnya dengan tenang , tak ada satupun yang bicara


__ADS_2