
Perjalanan bisnis Nathan dan Niko kali ini berjalan dengan cepat sehingga mereka bisa segera pulang . Bahkan niat Niko untuk jalan-jalan terkubur sudah karena Nathan memaksanya untuk segera pulang
setelah azan magrib Nathan dan Niko sudah sampai di Indonesia , dengan langkah cepat Nathan berjalan menuju parkiran meninggalkan Niko yang masih sibuk dengan koper bawaannya
"Nat , nyantai aja jalannya tungguin gue"Niko menarik koper bawaannya seraya berusaha mengejar langkah Nathan
"Bodo amat , lagian Lo kayak anak perawan aja pergi cuma sehari pakai bawa koper segala . Kayak orang susah aja"jawab Nathan yang fokus pada ponsel genggamnya
"Wih banyak banget pesan yang masuk"Nathan mengscrol dari siapa saja pesan yang dia terima
Nathan sedikit kecewa karena Ara tak ada satupun mengiriminya pesan , jangankan pesan panjang pesan singkat pun tak ada . Namun dari banyak nya pesan Nathan tertuju pada satu pesan dari teman sekelas pacarnya yaitu Thalita
"Pacar Lo entar malam mau nonton balapan liar , jangan tanya gue dimana karena gue nggak tau"begitulah isi pesan dari Thalita
Membaca pesan singkat dari Thalita membuat Nathan segera berlari menuju parkiran , Niko yang melihat Nathan berlari langsung kalang kabut dan dengan cepat ikut menyusul Nathan
__ADS_1
Saat Nathan ingin menghidupkan mesin mobilnya Niko masuk dan duduk disebelah Nathan
"Mau ngapain Lo ?"tanya Nathan
"Pulang"jawab Niko dengan polosnya
"Turun"ucap Nathan
"Ya elah Nat , anterin gue pulang Napa . Tadi pagi kan gue di antar papa lagian sekarang udah malam juga"jelas Niko dengan wajah memelas
"Tapi Nat gue lagi kere"jawab Niko
"Kere ? Lo bilang kere ? Mau gue pecat Lo ? Berapa gaji Lo perbulan kerja sama gue ?"tanya Nathan yang sudah melipat tangannya di dada menghadap Niko
"Hehe , 10jt"jawab Niko
__ADS_1
"10jt Lo masih ngeluh ? Coba Lo jelasin ke gue mana ada karyawan yang gajinya 10jt perbulan apalagi orangnya kayak Lo yang masih SMA belum lulus lagi"jelas Nathan
"Coba Lo mikir diluar sana banyak orang yang nganggur dan mencari pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidup . Bahkan banyak orang diluar sana yang membuka lowongan kerja tapi disaat orang melamar pekerjaan tidak diterima dengan alasan tidak memiliki pengalaman kerja . Coba Lo fikir gimana mau punya pengalaman kalau kerja aja belum pernah"Nathan terus saja mengomel membuat Niko terdiam
"Sabar Nat jangan marah-marah entar darah tinggi Lo kambuh"Niko mengusap-usap punggung Nathan berusaha menenangkan
"Tenang-tenang buruan turun"Nathan tetap pada pendiriannya dan dengan terpaksa Niko turun dari mobil Nathan
Baru saja Niko turun Nathan sudah menancap gas mobilnya dengan kecepatan penuh membuat Niko geleng-geleng kepala dan saat Niko berbalik ada seorang pengemis yang meminta sedekah pada Niko
"Sedekahnya den"ucapnya
"Kerja , bapak kan masih sehat dan kuat jangan jadi pengemis . Dosa pak , ini sedikit rezeki jadiin modal usaha jangan ngemis nggak baik"setelah memberikan uang yang banyak pada sang pengemis Niko langsung pergi dengan menarik koper nya
Bukannya balik memarahi sang pengemis malah menangis terharu melihat uang yang banyak di genggamannya seraya mengingat kembali apa yang Niko ucapkan padanya
__ADS_1
"Ternyata masih banyak orang baik di dunia ini , terimakasih anak muda"ucap lirih sang pengemis seraya melihat kepergian Niko yang semakin lama semakin menjauh