SUNSET

SUNSET
Eps 163


__ADS_3

Amanda dan Vina dibantu oleh bik Inah sudah sibuk di dapur, mereka mengerjakan apa yang sudah mereka rencanakan dari kemaren. Para ibu-ibu itu dengan semangat yang menggebu-gebu memasak untuk menyambut calon menantu


"Mereka cuma bertiga tapi ramenya udah kayak sepasar"ucap Rian


"Ini momen langka, gimana kalau kita rekam terus nanti kalau Reyhan menikah kita persembahkan video ini"ide jahil Adimas pun muncul


"Boleh juga, tapi kamera jangan di liatin"tambah Rian


"Oke, gue ambil dulu kamera nya"dengan cepat Adimas mengambil kameranya, setelah mendapatkan apa yang mereka butuhkan kini mulailah aksi jahilnya


"Jangan disana entar ketahuan"ucap Rian


"Dimana dong ?"tanya Adimas


"Dibalik guci itu aja, sampingnya taruh bunga itu kan nggak terlalu keliatan"jelas Rian


"Iya iya"dengan langkah seribu Adimas langsung mengerjakan instruksi dari Rian


Saat mereka fokus pada kamera tiba-tiba tutup panci terjatu mengakibatkan mereka pun ikut terkejut


"Apaan tu ?"tanya Adimas


"Mana gue tau kan gue disini bareng Lo"jawab Rian


"Om sama papa lagi ngapain ?"Rian yang baru keluar kamar melihat sang papa dan om sedang berdiri di belik guci membuatnya penasaran sementara yang di tanya malah terkejut dan gelagapan


"Anu, aaa apa ?"tanya Rian gugup


"Ini lagi ngelapin bunga biar nggak ada debu. Masa nanti tamu datang tapi rumahnya berdebu"jawab Adimas


"Masa sih ? Bukannya setiap hari di bersihin sama bik Inah ya ?"tanya Reyhan semakin heran


"Beneran, udah Abang jangan urusin papa sama Om. Abang mau kemana ?"tanya Adimas

__ADS_1


"Mau kedapur, soalnya tadi Abang dengar ada yang jatuh"ucap Reyhan


"Ya udah Abang kesana aja"ucap Adimas


"Ya udah, Abanv ke dapur"Reyhan berjalan meninggalkan sang papa dan Om


"Huuuft, hampir aja"ucap Rian seraya mengelus-elus dadanya


"Gitu aja gugup, kayak abis maling aja Lo"ucap Adimas


"Ya abis gue kaget, tadi bini Lo sekarang anak Lo"balas Rian


"Udah, ini deal kan disini aja ?"tanya Adimas


"Iya, udah yok ke dapur juga liatin para ibu-ibu masak"ajak Rian


Mereka berdua pun berjalan kedapur beriringan sambil sesekali melihat kearah belakang untuk memastikan kamera sudah on air


"Wah, harumnya"ucap Rian


"Bunda, pecel ayam 2 porsi ya"Adimas dan Rian duduk manis di meja makan menantikan pecel ayam yang mereka minta


"Gofood aja sana, ini buat calon mantu"ucap Vina


"Calon mantu nya aja sore kesininya, masa nggak boleh kita makan dulu"balas Rian


"Udah Vina, ini kan banyak lagian kita juga udah lama nggak makan pecel lele"ucap Amanda


"Ya udah kalau gitu aku juga mau"tambah Vina


"Tadi ngelarang sekarang ikutan"ledek Adimas


"Suka-suka dong"Reyhan yang melihat perdebatan keluarganya hanya bisa tersenyum

__ADS_1


"Abang mau juga ?"tanya Amanda


"Iya bunda"jawab Reyhan


"Pecel lele apa ayam nak ?"tanya Amanda


"Lele aja bunda"jawab Reyhan


"Ya udah tunggu sebentar ya"Amanda dan Vina pun menyiapkan makan siang untuk mereka santap bersama


"Rey, kamu mau jemput calon kamu kapan ?"tanya Adimas


"Nanti pa setelah ashar"jawab Reyhan


"Nama calon kamu siapa Rey ?"Vina yang dldatang dengan sepering pecel lele buat Reyhan pun ikut bertanya


"Diva, makasih Tante"Reyhan langsung mencuci tangannya dan mulai menyantap pecel lele yang di berikan oleh sang Tante


"Nama yang cantik, tapi nama calon mu hampir sama dengan nama Tante mu Rey"ucap Rian


"Eh, iya ya Diva Vina. Beda tipis-tipis lah"tambah Amanda


"Nama boleh hampir sama tapi cantik tetap aku"ucap Vina


"Hahaha, iya tetap kamu yang paling cantik di mata Rian"tambah Adimas


"Udah udah ayo kita makan, liat Reyhan udah hampir habis nasinya"sepontan semua mata pun tertuju pada Reyhan


"Laper ya nak ?"tanya Adimas sementara yang ditanya hanya tersenyum lebar


"Nambah lagi nak ?"tanya Vina


"Nanti Reyhan ambil sendiri aja Tante"jawab Reyhan

__ADS_1


"Ya udah"mereka pun memulai makan siangnya dengan damai dengan sedikit perbincangan kecil


__ADS_2