SUNSET

SUNSET
Eps 124


__ADS_3

Nathan membawa Ara masuk kedalam mobil membuat Ara diam dengan rasa bingungnya


"Kita mau kemana ?"tanya Ara


"Kejalan kebaikan sayang"jawab Nathan dengan tenang


"Hah, emangnya sekarang kita nggak dijalan kebaikkan ya ?"tanya Ara kembali


"Udah Ara diam ya sayang jangan banyak tanya, kalau Ara nanya terus nanti kita nggak pergi-pergi dari sini"ucap Nathan


"Gila kalau gue lama-lama disini bisa berantem gue sama teman-temannya Nala yang mata keranjang. Ini bukan masalah pengecut apa nggak nya tapi ini masalah hati"batin Nathan kesal mengingat tangan Ara di pegang oleh laki-laki lain


"Lho Nat Lo ninggalin gue ?"Niko kaget saat mobil Nathan melaju meninggalkan area balapan


"Pulang sama Nala"teriak Nathan dari kejauhan. Mendengar ucapan Nathan, Niko langsung melirik Nala secara diam-diam


"Mau gue colok tu mata"ucap Nala


"Jangan sering berantem entar waktu kehilangan baru terasa, apalagi sampai jatuh cinta"Diva sudah tidak tahan lagi melihat perdebatan-perdebatan kecil antara Nala dan Niko


"Mau kemana Lo ?"tanya Nala


"Mau nyari kebahagiaan"jawab Diva


"Suka-suka Lo lah. Lo mau pulang nggak ?"tanya Nala pada Niko


"Mau lah ya kali gue disini terus"jawab Niko


"Ya udah buruan"Nala melempar helm pada Niko yang dengan cepat Niko menangkapnya

__ADS_1


"Bentar-bentar Lo yang bawa motor ?"tanya Niko


"Iyalah siapa lagi, kenapa takut Lo ?"tanya Nala seraya berkacak pinggang


"N-nggak gue nggak takut cuma disini kan yang cowok gue jadi gue yang seharusnya ngeboncengin Lo bukan Lo ngeboncengin gue"jelas Niko


"Bacot Lo, buruan"ucap Nala


"Buruan apa ?"tanya Niko


"Buruan Lo bawa ni motor, kunci udah disana"Nala menunjuk kunci yang sudah terpasang rapi di motor


"Gue yang bawa ?"tanya Niko kembali


"Aaaghh lama Lo"Nala sudah mulai emosi dengan pertanyaan-pertanyaan Niko


"Iya iya, santai dong jangan marah-marah entar cepat tua Lo"ucap Niko seraya menaiki motor Nala diikuti dengan Nala yang duduk dibelakang Niko


"Gue udah sering jatuh jadi udah biasa"balas Nala


"Terserah Lo"Niko mulai menghidupkan motor dan melaju dengan kecepatan sedang meninggalkan area balapan


"Ternyata jago juga ni orang bawa motor"batin Nala


"Lo mau langsung pulang atau gimana ?"tanya Niko


"Terserah Lo"jawab Nala


"Kebiasaan cewek kalau ditanya jawabnya terserah"gumam Niko pelan

__ADS_1


"Nggak usah ngedumel gue denger"sindir Nala membuat Niko langsung terdiam


Lama terdiam tak ada ucapan, sepanjang jalan Niko hanya fokus dengan jalan sedangkan Nala sibuk menyapu pemandangan pedagang kaki lima yang sedang berjualan. Motor Nala terhenti disebuah restoran mewah yang membuat Nala terpana dengan interior restoran


"Kita ngapain kesini ?"tanya Nala


"Makan lh ngapain lagi"jawab Niko


"Makan disini ?"tanya Nala


"Iya tuan putri, udah ah jangan banyak tanya"Niko memegang tangan Nala menariknya untuk segera masuk kedalam sementara Nala hanya diam melihat tangga nya digenggam oleh Niko


"Buset jantung gue"ucap Nala pelan


"Lo ngomong apa ?"tanya Niko yang tiba-tiba berhenti berjalan


"Hah , apa ? Gue nggak ngomong apa-apa"jawab Nala gugup


Setelah mendengarkan jawaban Nala, Niko hanya mengangguk dan melanjutkan perjalananya. Membawa Nala duduk di tempat pilihannya dan segera memesan makanan untuk mereka, setelah pesanan datang Nala kembali beralibi


"Siapa yang bayar ni ? Gue nggak mau bayar ya kan bukan gue yang ngajak"ucap Nala


"Gue yang bayar Lo tenang aja"balas Niko


"Oke bagus deh"Nala langsung menyantap makanannya


"Kok gue penasaran ya sama sifat aslinya kembaran si Nathan"batin Niko seraya melirik Nala sekilas


"Nggak usah ngebatinin gue, gue tau gue cantik"ucap Nala tanpa melihat Niko membuat Niko terkejut dengan ucapan Nala yang seolah-olah tau apa yang sedang dia fikirkan

__ADS_1


"Kepedean Lo"balas Niko


Tanpa ingin membalas ucapan Niko, Nala hanya sibuk menyantap makanan nya yang menggugah selera


__ADS_2