SUNSET

SUNSET
Part 66


__ADS_3

Nathan berjalan ke parkiran dengan wajah yang penuh tanya membuat Ara penasaran


"Kok Nathan murung gitu , apa hp nya nggak ketemu "gumam Ara


Nathan masuk kedalam mobil dengan wajah lesu membuat Ara terus memperhatikan Nathan


"Hp nya nggak ketemu ya ?"tanya Ara namun tak di dengar oleh Nathan


"Nathan"Ara mencoba memanggil Nathan seraya menyentuh lengan Nathan


"Iya ada apa sayang ?"Nathan yang tersadar dari lamunannya membuat Ara ikut terkejut


"Hp nya nggak ketemu ya ?"tanya Ara kembali


"Ada kok ini"Nathan memperlihatkan ponsel genggamnya pada Ara


"Syukurlah , kalau gitu ayo kita pulang"Ara kembali membenarkan posisi duduknya


"Ra"panggil Nathan


"Iya"jawab Ara


"Hari ini kita kerumah aku ya , aku mau ngenalin kamu sama keluarga aku"ucap Nathan

__ADS_1


"Tapi Ara malu"jawab Ara


"Kenapa Ara takut"ucap Ara


"Haha kenapa harus takut ? Kamu tenang aja insya Allah keluarga aku nggak ada yang makan orang kok . Lagian disana kamu nggak sendirian kan ada aku , ada Nala juga nanti"jelas Nathan


"Beneran ada Nala juga ?"tanya Ara kembali


"Iya sayang"jawab Nathan seraya mengusap lembut kepala Ara


Mendengar jawaban Nathan membuat Ara mau di ajak bertemu dengan keluarganya . Namun rasa gugup terus saja mengganggu Ara . Walau bagaimana pun ini adalah pengalaman pertama bagi Ara , membuat batin dan fikiran terus berdebat


"Ara takut"


"Tapi bagaimana kalau keluarga Nathan benci sama Ara ?"


"Jangan peduliin"


"Kalau Ara di marah-marahin gimana ?"


"Tenang ada Nathan yang akan belain kamu"


Seperti itulah isi hati Ara saat ini . Semakin dekat jalan menuju rumah Nathan semakin dingin pulalah tangan Ara , tak hanya tangan yang dingin bahkan kaki pun ikut gemetaran serta detak jantung yang sudah tak beraturan

__ADS_1


"Sayang , hey kenapa diam aja kita sudah sampai"suara Nathan menyadarkan Ara dari lamunannya


"Udah sampai ya ? Kok cepat banget"jawab Ara


"Haha , jalannya nggak macet makanya cepat"jawab Nathan


Tak lama terdengar suara ketokan kaca jendela mobil dari luar , yang menampakkan Nala dan Putri yang sudah menunggu kedatangan Ara . Nala memang sudah di beri kabar oleh Nathan kalau dia akan membawa Ara kerumah , begitupun Nala yang langsung memberitahu sang ibunda


"Tuh , Nala udah nungguin kamu"ucap Nathan


Nala membuka pintu mobil sang Abang dan langsung menarik Ara keluar , Nala begitu bahagia saat sahabatnya untuk pertama kali main kerumah


"Ra tas nya nggak usah dibawa juga , tinggal dalam mobil aja"ucap Nathan


Ara pun menuruti apa yang diucapkan oleh sang pacar sehingga dia meninggalkan tas sekolahnya di dalam mobil Nathan


"La bawa dia kedalam dulu ya Abang masih ada urusan"ucap Nathan yang dijawab dengan anggukan oleh Nala


Setelah Nala , Ara dan Putri hilang dari pandangannya Natha bergegas menutup pintu mobil dan menguncinya . Urusan yang dimaksud Nathan adalah memastikan ucapan Thalita barusan , dengan langkah cepat Nathan membuka tas Ara untuk mencari obat yang di sebut Thalita waktu disekolah


"Ini obat apa ? Masa iya vitamin sebanyak ini"ucap Nathan yang sudah memegangi kantong yang berisi banyak jenis obat-obatan


Nathan tahu bagaimana sifat Ara yang suka menyembunyikan apa yang dia rasa , dengan cekatan Nathan mengambil satu persatu obat yang ada didalam tas Ara dan menyembunyikannya dengan aman

__ADS_1


__ADS_2