
Nathan, Niko dan Angga duduk jauh dari Ara dan teman-teman nya namun mata Nathan tak pernah lepas dari Ara. Melihat senyuman Ara merupakan kebahagiaan dalam hidupnya
"Aku pastikan senyuman itu akan selalu terpancar di wajah kamu Ra, sekarang, besok dan selamanya"batin Nathan seraya tersenyum
Nathan yang sedang asyik memandang senyum Ara dari kejauhan tiba-tiba dikejutkan oleh tas yang sengaja di lempar ke mukanya
"Woy"ucap Nathan sebelum melihat siapa pelakunya
"Apaan Lo ?"tanya Diva dengan raut wajah datarnya
"Lo apaan sih Diva, datang terus ngelempar tas ke gue"keluah Nathan
"Huuft, gara-gara Lo gue harus datang ke sekolah jam segini"ucap Diva
"Maksud Lo ?"tanya Nathan
"Gue tau masalah Lo sama adek Lo tadi malam, Nala udah cerita semua sama gue dan gue berada disini karena permintaan dari adek Lo"Diva duduk di sebelah Nathan
"Nat, kesana yok dekat ciwi-ciwi"ajak Angga
"Lo aja gue nggak"jawab Nathan
"Ko Lo ikut gue nggak ?"tanya Angga
"Nggak"jawab Niko
__ADS_1
"Didalam tas itu ada ponsel genggam Bella yang di curi Nala kemaren malam, bukan Bella namanya jika dia nggak punya salinan video itu Nat"jelas Diva
"Bella sama Angel kan teman Lo Diva"ucap Niko
"Karena mereka teman gue makanya gue bilang ke kalian karena gue yang tau gimana sifat mereka. Gue memang teman mereka tapi bukan berarti apa yang mereka lakukan gue harus ikuti"jelas Diva
"Tapi padalhan kan obrolan kita nggak sampai sana aja"ucap Niko
"Mereka akan menghalalkan segala cara untuk mendapatkan apa yang mereka mau, gue juga baru tau kalau Ara punya penyakit separah itu dan saran gue lebih baik Lo bertindak selarang sebelum apa yang tidak diinginkan terjadi"jelas Diva yang mulai beranjak pergi
"Lo mau kemana ?"tanya Nathan
"Hibernasi"jawab Diva
"Lo nggak mau nolongin kita ?"tanya Niko
"Cewek itu benar-benar"gumam Niko
"Udah lebih baik sekarang kita cari dimana keberadaan Bella sama Angel, gue takut apa yang dibilang Diva kejadian"Nathan langsung berdiri disusul oleh Niko
Dijalan mencari Bella, Nathan tak lupa mengirimi Thalita pesan singkat untuk menjaga Ara selama dia tidak ada dan Thalita pun menjawab dengan baik
"Bro itu Bella"Niko menepuk bahu Nathan ketika dia melihat Bella yang baru keluar dari toilet
"Bella !"panggil Nathan
__ADS_1
"Eh, sayang ada apa ?"Bella tersenyum manis ketika Nathan berjalan mendekatinya
"Nggak usah basa-basi Lo, ini ponsel genggam Lo kan ?"tanya Nathan
"Iya, Nathan dapat dari mana ?"tanya Bella
"Lo nggak usah sok manis ngomong sama gue, apa yang Lo rencanain dibelakang gue ?"tanya Nathan
"Nathan ngomong apa sih ? Bella nggak ngerti"ucap Bella
"Nggak usah sok-sok nggak ngerti Lo, Lo mau bikin Ara sama Nathan putuskan"jelas Niko
"Iya emang kenapa ?"Bella menjawab semua ucapan Niko dengan tanpa rasa bersalah
"Gue habisi Lo"Nathan yang mendengar ucapan Bella dibuat emosi dan hampir saja menghajar Bella
"Tahan Nat, ingat dia perempuan"Niko langsung menahan Nathan agar tak melakukan kekerasan
"Kenapa nggak jadi mukul gue ? Gue mencintai Lo apa salah ? Gue cuma mau Lo jadi milik gue, sama gue bukan sama si cewek cupu kayak Ara"teriak Bella
"Cewek cupu yang Lo bilang nggak pernah ada niat jahat sama orang lain, cewek cupu yang Lo bilang nggak punya sifat iblis kayak Lo"ucap Nathan seraya memegang pipi Bella dengan keras
"Gue minta Lo buang jauh-jauh niat jahat Lo pada Ara, Lo boleh benci sama gue , Lo boleh marah sama gue tapi jangan sekali-kali menyakiti pacar gue"ucap Nathan kembali
"Haha, Lo telat Nathan"Bella masih mampu tersenyum ketik menghadapi kemarahan Nathan
__ADS_1
"Sebentar lagi Lo sama pacar kesayangan Lo itu akan terpisah, kalau gue nggak bisa dapatin Lo orang lain pun tak boleh"ucap Bella dengan lantangnya
"Gawat Nat, video duplikatnya akan tayang sesudah drama yang sedang tayang"ucap Niko tiba-tiba