
Queen, Nala dan Niko saat ini sudah berada di bandara Belanda untuk mengantarkan kepulangan Niko ke tanah air
"Lo harus jaga janji Lo ke gue"ucap Nala
"Iya tenang aja, semua aman terkendali. Lo percaya sama gue kan Queen ?"tanya Niko
"Iya"jawab Queen
"Gue pulang dulu, kalian jaga diri baik-baik. Kalau ada apa-apa cepat kabarin gue, gue tunggu kepulangan kalian"ucap Niko
"Makasih ya Niko"ucap Queen
"Sama-sama"ucap Niko seraya mengedipkan sebelah matanya
"Dasar cowok ganjen"gumam Nala
"Lo cemburu ?"tanya Niko
"Dih, males banget"jawab Nala
"Ya udah gue pergi dulu"Niko menarik kopernya untuk segera pergi namun tangannya di tahan oleh Nala
"Hati-hati, kalau udah sampai jangan lupa kabarin"ucap Nala membuat Niko tersenyum
"Iya bawel"Niko mengacak-acak rambut Nala dan bergegas pergi
"Kamu juga cinta kan sama dia ?"tanya Queen dengan tatapan masih melihat kepergian Niko
"Entahlah"jawab Nala yang langsung berbalik pergi
"Tapi mata tak bisa berbohong"ucap Queen
"Hati tidak ada yang tau sama siapa dia akan berlabuh"balas Nala seraya tersenyum
"Ehem, aduh aura kamu penuh warna pink"ledek Queen
"Au ah gelap"balas Nala seraya berlari menuju parkiran
Disisi lain Niko duduk terdiam menatap keluar jendela pesawat memikirkan hal yang akan dia lakukan
"Gue melakukan ini bukan untuk menyakiti siapapun tapi untuk kebahagiaan mereka yang akan datang di waktu yang tepat"batin Niko
***
__ADS_1
Sepulangnya Anna beserta sang ibu, kini tamu berganti dengan seorang pria dengan tubuh kekar membawa buket bunga mawar ditangannya
"Om, Tante"sapanya ketika melihat Adimas dan Amanda yang dibalas dengan senyuman sementara Reyhan hanya diam melihat
"Diva"ucapnya mendekati Diva
Kedatangan pria dengan bunga mawar ditangannya membuat Reyhan tak suka namun dia berusaha menyembunyikan rasa tak suka nya
"Kamu siapa ?"tanya Diva
"Aku Riko"jawab nya
"Riko, kamu tau aku disini dari siapa ?"tanya Diva terkejut dengan kehadiran Riko
"Nggak perlu kamu tau, yang penting aku disini untuk kamu"jelas Riko
"Sepertinya akan ada saingan"bisik Adimas pada sang anak namun Reyhan hanya diam dan terus memperhatikan Riko
"Terimakasih"ucap Diva
"Apa kamu sudah ada pendonor mata ? Kalau belum aku rela kasih mata aku buat kamu Diva"jelas Riko seraya memegang tangan Diva
Melihat hal tersebut, Reyhan langsung berdiri dari duduknya dan mendekati Diva
"Diva sudah memiliki pendonor dan besok dia akan melangsungkan operasi"ucap Reyhan seraya melepaskan tangan Diva dari genggaman Riko
"Mas"panggil Diva
"Iya sayang"jawab Reyhan seraya membelai rambut Diva dengan sengaja
"Akan ada perperangan"gumam Adimas yang terus memantau
"Mas, nggak boleh gitu"balas Amanda
"Ini seru sayang"ucap Adimas pelan
"Mas"balas Amanda seraya membesarkan kedua matanya
"Iya iya"jawab Adimas pasrah
"Oo, ini mas kamu ya Diva. Kenalin mas saya Riko temannya Diva"Riko menjulurkan tangannya
"Salam kenal saya Reyhan tunangannya Diva"balas Reyhan seraya menyambut tangan Riko
__ADS_1
"Tunangan, gila kok gue nggak tau kalau Diva udah punya tunangan"batin Riko
"Tunangan, saya pikir abangnya Diva"ucap Riko dengan canggung
"Iya, kamu kuliah dimana ?"tanya Reyhan
"Saya kuliah di universitas kedokteran mas, mas sendiri masih kuliah apa udah kerja ?"tanya Riko mencoba mengakrabkan diri
"Saya bekerja sebagai dokter di rumah sakit ini tapi sedang menjalankan studi s2 di Inggris"jelas Reyhan
"Gila banget, dia bukan tandingan gue"batin Riko
"Wah, Diva beruntung banget"ucap Riko
Riko benar-benar merasa canggung dengan situasi saat ini. Saat semua hening tanpa ada suara tiba-tiba ponsel Riko berdering dan dengan cepat dia menjauh untuk mengangkat panggilan itu. Setelah cukup lama berbincang akhirnya obrolan diakhiri dan Riko kembali mendekat pada Diva dan Reyhan
"Diva, aku pamit dulu ya"ucap Riko
"Lho kok cepat sekali, baru juga sampai"ucap Amanda yang ikut mendekat
"Soalnya udah di tungguin sama teman-teman Tante"jawab Riko
"Oiya Diva, Minggu depan tim kita akan melangsungkan balapan resmi di sirkuit kalau bisa kamu datang ya nanti tiketnya aku kasih sekalian ajak Nala. Udah lama banget aku nggak liat dia, di hubungi pun udah nggak bisa"ucap Riko panjang lebar
"Nala siapa maksud kamu ?"Adimas mendengar nama sang anak disebut pun ikut mendekat
"Nama panjangnya saya kurang tau om soalnya susah disebut. Tapi dulu dia tim balapan kita juga sama seperti Diva tapi semenjak lulus sama Nala sama Diva sudah tidak ikut balapan lagi"jelas Riko
"Apa ini Nala yang kamu maksud ?"Adimas menunjukkan foto anak bungsunya
"Iya benar, om kenal juga dengan Nala ?"tanya Riko penasaran
"Sama papanya Nala, ini bundanya, ini abangnya dan ini calon kakak iparnya"jelas Adimas
"Maaf om saya nggak tau"ucap Riko tak enak hati
"Tidak masalah"jawab Adimas
"Jadi Nala pernah ikut balapan juga ?"tanya Reyhan
"Pernah mas, sering malah"jawab Riko
"Balapan liar apa resmi ?"tanya Amanda penasaran
__ADS_1
"Liar Tante"jawab Riko dengan polos
"Ya Allah"Amanda benar-benar terkejut dengan jawaban Riko