
Aisyah yang baru saja membuka anak cabang butiknya dibuat kewalahan dengan banyaknya pesanan baik dari pelanggan setia maupun dari pelanggan baru . Mobil Pajero sport putih terparkir dengan rapi di depan butik Aisyah yang tak lama keluar lelaki dengan kemeja biru langit menggunakan kacamata hitam dengan paper bag ditangan kanannya . Berjalan masuk kedalam butik dengan elegan membuat pengunjung sekaligus karyawati butik terpana melihat ketampanannya
"Abang"teriak Aisyah yang baru keluar dari ruangannya
"Assalamu'alaikum Adik Abang yang cantik"Reyhan mencubit hidung Aisyah dengan gemas
"Wa'alaikumusalam Abang . Tumben Abang kesini ada apa ?"tanya Aisyah
"Ini Abang bawain kue kesukaan kamu tadi kebetulan Abang lewat jadi Abang beliin"jawab Reyhan
"Wah tapi ini banyak banget bang"Aisyah kebingungan melihat kue yang sangat banyak Reyhan bawakan untuknya
"Itu bukan untuk kamu semua tapi juga kamu harus berbagi sama karyawan baru . Lagian anggap aja itu salam pengenalan dari Abang buat para karyawan kamu"jelas Reyhan
"Oke deh , makasih ya bang"Aisyah meletakkan paper bag berisi kue diatas meja
"Kamu sibuk banget kayaknya udah jam segini belum pulang kerumah . Bunda pasti khawatir"ucap Reyhan
"Alhamdulillah pesanan bertambah banyak setelah Aisyah buka cabang bang , masalah bunda tadi sudah Aisyah telfon kalau Aisyah pulang agak telat hari ini"jelas Aisyah
"Hm , syukurlah . Abang mau liat-liat dulu sebelum pulang boleh nggak ?"tanya Reyhan
"Boleh dong bang , boleh banget malah"jawab Aisyah
Reyhan berjalan mengitari tempat baju-baju yang tergantung dengan rapi tak lupa juga melihat baju yang sudah terpasang di patung
"Bang baju khusus laki-laki disebelah sana"Aisyah menunjukkan dimana letak baju khusus laki-laki
"Iya nanti Abang bakal kesana sekarang Abang mau liat-liat yang ada disini dulu siapa tau ada yang menarik"jawab Reyhan seraya mengangkat satu persatu baju dari gantungannya
"Abang mau beliin buat bunda ? Kalau buat bunda itu nggak muat bang"jelas Aisyah
"Abang lagi nggak beliin buat bunda"jawab Reyhan
"Buat Nala"Aisyah kembali mendekati Reyhan karena penasaran
"Nggak juga"jawab Reyhan
"Atau buat Aisyah"ucap Aisyah
"Masa Abang beliin kamu baju yang kamu desain sendiri sih , nggak spesial dong"balas Reyhan yang terus berjalan untuk melihat-lihat
"Terus Abang mau beliin untuk siapa ?"tanya Aisyah penasaran
"Ada deh , lagian belum ada niat buat belanja juga baru liat-liat"jawab Reyhan
"Abang punya pacar ?"tanya Aisyah semakin penasaran
"Abang nggak pacaran . Ingat kata bunda pacaran itu jatuhnya zina"jelas Reyhan
__ADS_1
"Kalau Abang nggak punya pacar terus Abang mau beliin untuk siapa ya ?"batin Aisyah
"Masya Allah gamis ini desain kamu juga Syah ?"Reyhan mendekati satu gamis yang terpajang diantara banyak gamis lainnya
"Iya bang , bagus kan ?"tanya Aisyah
"Iya bagus banget , ada warna lain nggak ?"tanya Reyhan
"Nggak ada bang . Gamis itu limited edition bang , Aisyah buat cuma 3 warna dan yang Abang pegang sekarang berarti cuma tinggal itu karena yang lainnya sudah habis terjual"jelas Aisyah
"Kenapa kamu buatnya cuma 3 ?"tanya Reyhan
"Itu daya tarik penjual untuk memikat pembeli pada saat grand opening cabang . Abang nggak akan paham"jelas Aisyah
"Iya lah ini kan kerjaan kamu . Kalau Abang mah tau nya cuma bagian organ tubuh manusia"jawab Reyhan
"Abang mau yang ini dong Syah , tolong di bungkus ya adik Abang yang Sholeha . Uangnya nanti Abang transfer"ucap Reyhan
Aisyah mengambil gamis yang dipegang Reyhan dan memberikannya pada karyawati untuk segera di bungkus . Namun ketika Reyhan masih sibuk melihat-lihat koleksi desain butik , Aisyah sibuk dengan pikirannya sendiri
"Untuk siapa baju ini ?"batin Aisyah
"Sudah ?"tanya Reyhan
"Ini bang"Aisyah memberikan paper bag pada Reyhan
"Iya nggak apa-apa kok bang . Abang hati-hati dijalan ya"ucap Aisyah
"Kenapa aku nggak suka melihat bang Reyhan membelikan baju untuk orang lain"batin Aisyah yang pandangannya tak lepas dari sang Abang
Selang beberapa menit kepergian Reyhan kini motor sport sudah terparkir di depan butik Aisyah . Siapa lagi kalau bukan Nathan , masuk kedalam butik dengan menyapa seluruh karyawan sang kakak . Berjalan masuk tanpa permisi kedalam ruangan kerja sang kakak
"Sore Kakak cantik"ucap Nathan
"Assalamu'alaikum Nathan"Aisyah meledek Nathan yang masuk kedalam ruangannya tanpa mengucap salam
"Hehehe , assalamu'alaikum kakak Aisyah yang cantik"ucap Nathan mengulang perkataannya
"Wa'alaikumusalam Nathan jelek"jawab Aisyah
"Kok jelek sih kak , udah ganteng gini"Nathan memperlihatkan penampilan nya yang fashionable
"Iya iya , tumben banget ke butik kakak sore-sore gini ada apa ?"tanya Aisyah
"Emang nggak boleh ya Nathan main kesini ?"tanya Nathan kembali
"Boleh aja , tapi tumben"jawab Aisyah
"Hehe , kakak semakin hari semakin cantik aja deh . Semakin Sholeha lagi , apa karena mau nikah ya"ucap Nathan
__ADS_1
"Hem , kalau udah kayak gini biasanya ada maunya nih"ucap Aisyah menebak
Nathan berkata jujur dan apa ada nya kok kak"jawab Nathan membela diri
"Iya deh dari pada nangis"ucap Aisyah
"Nathan nggak pernah nangis ya , ih kakak mah nyebelin . Nathan pulang aja"Nathan melangkahkan kaki nya menuju pintu keluar ruangan
"Eh jangan ngambek dong . Ya udah adik kakak mau apa ?"Aisyah menahan tangan Nathan agar tak jadi pergi
"Jangan rayu Nathan , Nathan lagi ngambek nih"ucap Nathan
"Jangan ngambek dong , entar kerennya hilang lho"balas Aisyah
"Jangan dong"ucap Nathan
"Ya udah makanya jangan ngambek , masa laki-laki ngambek kayak Nala aja"balas Aisyah
"Abis Kakak nyebelin sih"Nathan melepas genggaman tangan sang kakak dan berjalan menuju sofa yang ada didalam ruangan kerja sang kakak
"Hehe nggak lagi deh . Ya udah ada apa ? Bilang aja ke kakak ?"tanya Aisyah
"Beneran nih ?"tanya Nathan menyakinkan
"Iya , cepetan kakak lagi sibuk nih"jawab Aisyah
"Hehe , kak buatin Nathan baju kayak gini dong"Nathan memperlihatkan selembar kertas bergambar
"Kok tiba-tiba , untuk siapa ?"tanya Aisyah penuh kebingungan
"Buatin aja , nanti kakak juga akan tau . Ukurannya ada di belakang gambar ya kak"jawab Nathan
"Tapi kakak nggak bisa cepat karena pekerjaan kakak masih banyak"ucap Aisyah
"Nggak apa-apa kak , santai aja . Nanti setelah ujian nasional Nasional juga boleh kak Aisyah kerjain"jawab Nathan
"Emangnya untuk siapa sih ?"lagi-lagi Aisyah dibuat semakin penasaran
"Nanti juga kakak bakal tau . Kalau gitu Nathan pulang dulu ya Kak"Nathan membenarkan jaketnya lalu berjalan mendekati pintu ruangan kerja Aisyah
"Oiya Kak Aisyah jam berapa pulangnya ?"tanya Nathan
"Sebentar lagi kakak pulang"jawab Aisyah
"Mau Nathan tungguin nggak ?"tanya Nathan
"Nggak usah , kamu duluan aja"jawab Aisyah
"Ya udah deh kalau gitu Nathan duluan ya kak"setelah mendapatkan jawaban Nathan langsung menutup pintu ruangan kerja Aisyah dengan pelan sedangkan Aisyah masih berdiam diri penuh kebingungan
__ADS_1