
Malam minggu adalah malamnya anak muda , tak sedikit dari anak-anak muda meninggalkan rumah pada malam Minggu hanya untuk sekedar nongkrong dengan teman atau pun dengan doi . Berbeda dengan dokter muda yang tampan satu ini , disaat adik-adik nya tak ada dirumah untuk menghabiskan malam dengan doi , dia masih saja bergelut dengan laptopnya didalam kamar cuma berbekalkan kopi panas buatan sang bunda
Raut wajah yang awalnya berkerut seraya kaki yang tak henti bergoyang , tangan yang terus mengotak-atik mouse laptop . Bolak balik membuka email yang sama entah apa yang dicarinya , namun beberapa dektik kedepan terdengar notifikasi dari laptop tercintanya . Setelah selesai membaca email tersebut raut wajah nya langsung berubah menjadi ceria , entah apa isi email itu hingga bisa membuatnya sebahagia ini
Dibalik sebuah rasa bahagianya rerdengar dari luar kamar suara tawa bahagia bunda dan Aisyah entah apa yang mereka bicarakan
"Aisyah udah pulang ?"fikir Reyhan
Setelah menutup laptopnya Reyhan segera keluar dan benar saja Aisyah sudah pulang namun dia tidak pulang sendiri melainkan ada Vito di sana mereka sedang berkumpul dengan papa dan bundanya entah apa yang mereka bicarakan
"Nah itu Abang baru keluar , sini bang Kita ngobrol-ngobrol"Adimas yang melihat sang anak yang hanya berdiri didepan pintu kamar memintanya untuk segera bergabung untuk mengobrol
"Hai To , udah lama ?"tanya Reyhan seraya bersalaman dengan Vito
"Baru aja kok"jawab Vito yang dijawab dengan anggukan oleh Reyhan
"Bunda lagi seneng banget kayaknya sampai suara ketawa bunda sama Aisyah masuk dalam kamar Abang"ucap Reyhan
"Iya ini bunda kamu lagi bahagia banget karena keluarga Vito Minggu besok mau bertamu kesini"jelas Adimas namun pandangan mata tak lepas dari Reyhan . Adimas melihat jelas kekecewaan yang disembunyikan Reyhan dibalik senyum paksanya
"Wah , syukur Alhamdulillah . Semakin cepat semakin baik"ucap Reyhan
"Kebetulan banget kan besok Abang juga nggak da jadwal di rumahsakit kan jadi kita bisa saling kenal keluarga"jelas Amanda
"Bunda tau dari mana kalau Abang nggak ada jadwal besok ?"tanya Reyhan
__ADS_1
"Dari Aisyah dan Aisyah juga taunya dari Vito"jawab Amanda
Reyhan menatap Vito dan Vito hanya menjawab dengan mengangkat kedua alis matanya seraya tersenyum . Reyhan pun menjawab senyuman tersebut
"Pa Reyhan keluar dulu ya"ucap Reyhan
"Mau kemana bang , ada Vito kok malam pergi"tambah Amanda
"Biarin aja Bun , kan sekarang malam Minggu bunda kayak nggak pernah muda aja"jelas Adimas
"Abang mau pergi malam mingguan ? Tumben banget , tapi nggak apa-apa bunda izinin besok-besok bawa kerumah ya kenalin ke bunda"ucap Amanda
Adimas hanya geleng-geleng kepala mendengar ucapan sang istri sementara Reyhan yang mengerti kemana arah pembicaraan sang bunda hanya bisa tersenyum seraya mengangguk
"Kalau gitu Abang jalan dulu ya bunda , papa , dek , bro gue jalan dulu"pamit Reyhan yang langsung keluar rumah
"Rey"panggil Adimas
"Iya pa"Reyhan menoleh kebelakang dan melihat sang papa yang sudah berdiri didekatnya
"Kamu nggak apa-apa ?"tanya Adimas
"Nggak apa-apa ? Maksud papa ?"tanya Reyhan kembali namun tanpa menjawab sang papa langsung menyentuh dada Reyhan
"Apa ini baik-baik saja saat ini ?"tanya Adimas seraya menaikkan alis matanya sebelah
__ADS_1
"Haha , papa bisa aja . Insya Allah dia baik-baik aja pa , sebesar apapun perasaan ini Reyhan akan terus berusaha menahannya"jelas Reyhan
Mendengar ucapan sang anak Adimas merasa bangga dengan anak sulungnya yang memiliki hati kuat beda dengannya dulu
"Oiya sebenernya tadi ada yang mau Reyhan ceritain tapi melihat bunda begitu bahagia Reyhan urungkan"jelas Reyhan
"Apa ? Katakan saja"balas Adimas
"Reyhan lulus ujian untuk menjadi dokter transfer an ke Jerman pa"jelas Reyhan
"Wow Masya Allah anak papa hebat banget"Adimas langsung memeluk sang anak , walaupun anak angkat tapi Reyhan tak henti-henti nya membuat Adimas dan keluarga merasa bangga atas banyaknya prestasi yang telah dia raih
"Tapi pa , jangan bilang siapa-siapa dulu ya . Biar ini menjadi rahasia kita berdua"ucap Reyhan
"Kenapa ? Ini berita bahagia nak semua keluarga harus tau bahkan bila perlu seluruh Indonesia harus tau kalau anak Adimas selain tampan , baik hati , dia juga berprestasi"jelas Adimas
"Reyhan takut kalau saja Reyhan nggak jadi pergi dan membuat semua keluarga bersedih , apalagi bunda saat ini sedang bahagia Reyhan nggak mau merusak kebahagiaan bunda"Reyhan tau betul bagaimana sang bunda yang tak pernah mau ditinggal oleh anak-anak nya apalagi dalam waktu yang lama
"Baiklah jika itu sudah menjadi keputusan kamu papa akan menurutinya"jawab Adimas
"Ya udah kalau gitu Reyhan pergi dulu ya pa"Reyhan kembali berpamitan pada sang papa
"Kamu bikin papa curiga kali ini , setau papa kamu nggak pernah keluar kalau malam Minggu tapi kali ini . Apa kamu sudah memiliki pujaan hati selain wanita berhijab di dalam ?"tanya Adimas
"Papa jangan fikir yang aneh-aneh , ingat umur entar darah tinggi"ledek Reyhan yang membuat Adimas tertawa
__ADS_1
Setelah mobil sang anak sulung keluar dari gerbang rumah barulah Adimas masuk kedalam dengan senyuman bangga .
"Aku yakin nggak hanya aku yang bangga dengan Reyhan tapi kalian juga bangga kan dengan anak saya ? Selain tinggi , putih , tampan , baik hati , berprestasi dia juga jomblo . Kalau kami ada di dunia nyata kalian pasti menginginkan anak saya sebagai pasangan hidup"