
Mobil Pajero sport dan motor sport parkir secara berdampingan di depan rumah . Nathan yang membuka helm nya memperhatikan sang Abang yang juga baru keluar dari dalam mobil dengan membawa paper bag di tangan kirinya . Nathan tentu jelas paper bag itu dari mana , karena di paper bag bertuliskan nama butik sang kakak
"Baru pulang bang ?"tanya Nathan
"Nggak , tapi baru nyampe"Reyhan merangkul pundak Nathan dan mengajaknya masuk bersama
Nathan yang di beri perlakuan seperti itu dibuat kebingungan . Karena tak biasanya sang Abang berprilaku seperti sekarang ini
"Abang sakit ?"tanya Nathan
"Nggak , emang kenapa ?"tanya Reyhan
"Nggak kenapa-kenapa sih , o iya Abang bawa apaan ?"Nathan menunjuk paper bag yang di pegang Reyhan
"Oo ini buat Putri pacar Abang"jawab Reyhan yang langsung berlalu pergi meninggalkan Nathan diambang pintu
"Assalamu'alaikum , bunda Abang pulang"Reyhan mencari sang bunda untuk bersalaman karena sudah menjadi kebiasaan anak-anak Adimas dan Amanda setiap pergi atau pulang kerumah harus mencium tangan kedua orangtua terlebih dahulu
"Wa'alaikumusalam , Abang bawa apa ?"tanya Amanda
"Baju buat pacar Abang , tadi katanya mau kesini . Udah sampai belum bunda ?"Reyhan melihat keseluruh ruangan namun tak kunjung melihat apa yang dia cari
"Belum , paling sebentar lagi"jawab sang bunda
"Assalamu'alaikum bunda , Nathan pulang"teriak Nathan dari balik pintu
"Bunda di dapur sayang"jawab Amanda
"Dia udah pulang dari tadi bunda , cuma waktu mau masuk tadi dia terima nelfon dulu makanya lama"jelas Reyhan
"Apaan sih bang kompor banget"Nathan yang baru menginjakkan kaki di dapur langsung menyalami sang bunda lalu memeluknya erat
"Haha , jangan dengerin Abang kamu cuma bercanda ya kan bang"Amanda mengedipkan matanya pada Reyhan agar sang adik tak terjadi keributan
__ADS_1
"Iyain aja dah biar seneng"Reyhan melangkahkan kaki nya meninggalkan Nathan yang masih saja memeluk sang bunda
*
Nala pulang dari sekolah langsung menjalankan aksinya untuk bergosip kerumah Ara . Banyak cerita yang akan dia dengar dari sang sahabat
"Ara , Ra gue datang bawain bakso bakar buat Lo"teriak Nala dari balik pintu kamar
"Nggak usah teriak-teriak Ara denger kok"pintu kamar terbuka dengan menampakkan Ara di baliknya
"Hehehe , gue kira Lo tidur makanya gue teriak biar Lo kedengeran"jawab Nala
"Ayo masuk , Ara mau cerita banyak"Ara menarik tangan sang sahabat masuk kedalam kamarnya
"Wis , santai dong buru-buru amat"Nala merebahkan badannya diatas kasur Ara
"Nala ih jangan tidur"Ara menggoyang-goyangkan badan Nala
"Jadi gini , Ara beneran pacaran sama Nathan"jelas Ara
"Ara Lo amnesia ya ? Kalau itu gue juga tau"balas Nala
"Iya tapi ini pakai perasaan"ucap Ara
"Tunggu-tunggu maksudnya Lo beneran cinta sama Abang gue ?"tanya Nala memastikan dan Ara hanya menjawab dengan anggukan yang antusias
"What ? Lo yakin ? Lo nggak di apa-apain kan Ra ?"Nala langsung duduk dari tidurnya mengecek keadaan sang sahabat
"Ara nggak di apa-apain kok beneran"jawab Ara
"Jadi Lo beneran udah cinta sama Abang si Nathan ?"tanya Nala kembali
"Iya , Ara cinta sama Nathan , Ara sayang sama Nathan dan Ara suka sama Nathan"jawab Ara panjang lebar
__ADS_1
"Terserah Lo aja , tapi kalau Lo di sakiti sama dia bilang ke gue"ucap Nala
"Siap bos"Ara memberi hormat pada Nala dan kembali melanjutkan makan bakso bakarnya
Setelah membahas seputar perasaan kini mereka sibuk menghabiskan bakso bakar yang di beli Nala seraya tertawa riang karena tingkah mereka yang random
"Ra , lusa gue ada jadwal balapan Lo nonton kan Ra ?"tanya Nala
"Pasti dong , nanti Ara pergi nonton sama pacar Ara"jawab Ara
"Mentang-mentang udah punya pacar dikit-dikit sama pacar , lebay Lo"ucap Nala
"Ih biarin kan pacar Ara bukan pacar orang"jawab Ara
"Terserah Lo lah , di tempat biasa ya Ra jam 8 jangan lupa"ucap Nala
"Kalau Ara lupa gimana ?"tanya Ara
"Gue ngambek 1tahun sama Lo"jawab Nala
"Eeh , jangan dong kalau Nala ngambek nanti sahabat Ara nggak ada"ucap Ara
"Iya udah makanya jangan sampai lupa . Kalau Lo nggak bisa datang juga nggak apa-apa tapi kabarin gue biar gue nggak nungguin Lo"jelas Nala
"Oke , Ara usahain Ara datang"jawab Ara
"Tapi inget sebelum datang ke tempat gue balapan Lo harus minum obat Lo dulu , pakai pakaian yang hangat"jelas Nala
"Iya iya adik ipar"jawab Ara
"Wah bujuk bune"Nala terkejut mendengar ucapan Ara barusan sedangkan Ara tertawa terbahak-bahak melihat ekspresi Nala
"Yang penting Lo bahagia Ra"batin Nala
__ADS_1