SUNSET

SUNSET
Part 106


__ADS_3

Semakin matahari menyembunyikan cahayanya butik milik Aisyah pun semakin ramai sampai-sampai Aisyah ikut turun tangan untuk melayani konsumen nya . Saat sedang sibuk melayani konsumen Nala datang dengan hati riang gembira , menyapa sang kakak beserta para karyawan yang ada disana dan langsung masuk keuangan kerja sang kakak


Setelah para pengunjung butik mulai berkurang Aisyah kembali ke ruangannya untuk melanjutkan pengerjaan gaun pesanan Nathan yang belum selesai secara sempurna . Masuk kedalam ruangan disana sudah ada Nala yang menatap gaun buatannya dengan mata yang berbinar-binar


"Kamu suka gaun itu ?"tanya Aisyah


"Suka banget kak , desain terbaru ya kak ?"tanya Nala


"Iya"Aisyah berjalan mendekati Nala ya g sudah berdiri di depan menekin yang sudah terpasang gaun cantik disana


"Waaah , Nala mau dong kak gaun kayak gini tapi warna hitam"ucap Nala


"Nggak bisa dek , ini gaun pesanan orang dan desainnya pun orang itu yang membuat . Kakak hanya membuatkan"jelas Aisyah


"Tapi kan kakak bisa copy paste desainnya terus buatkan untuk Nala"ucap Nala


"Nggak bisa sayang , kita bekerja harus jujur dan tidak boleh curang . Ini gaun yang didesain khusus oleh seseorang untuk orang terspesial"jelas Aisyah


"Tapi ngomong-ngomong sejak kapan kamu mau pakai gaun ?"tanya Aisyah


"Hehehe , bukan buat di pakai kak"jawab Nala


"Terus ?"tanya Aisyah kembali

__ADS_1


"Buat di pajang aja di kamar"jawab Nala dengan cengiran khasnya


"Kamu ini ada-ada aja . Oiya tumben kamu kesini ada apa ?"tanya Aisyah yang sudah kembali sibuk dengan gaunnya


"Nala nyari ketenangan , karena Nala mau baca komik terbaru"Nala mengeluarkan komiknya dan memperlihatkan pada sang kakak . Aisyah yang sudah paham apa yang menjadi kebiasaan sang adik hanya bisa geleng-geleng kepala seraya tersenyum


"Ya udah silahkan , di kulkas ada makanan kalau kamu lapar ambil aja sendiri ya atau pesan online aja"jelas Aisyah


"Siap kak"jawab Nala


Nala duduk di pojok dekat jendela yang sudah menjadi tempat favoritnya yang kini sudah fokus membaca komik kesukaannya sedangkan Aisyah sudah sejak tadi melanjutkan pekerjaannya dan sekali-kali melihat sang adik dari jauh


"Kak"panggil Nala


"Tadi tu ya waktu Nala beli buku ini harus ribut dulu sama orang baru bisa dapat"ucap Nala


"Kok bisa ?"tanya Aisyah yang sudah menghentikan pekerjaannya dan menatap Nala


"Iya bisa lah kak , itu orang juga mau beli komik ini"jelas Nala


"Kamu belinya dimana ? Di toko buku kan ?"tanya Aisyah


"Iya di toko buku kak"jawab Nala

__ADS_1


"Bukannya di toko buku banyak ya komik kayak gitu , kenapa harus ribut ?"tanya Aisyah kembali


"Stok nya tinggal satu ini kak . Padalhan ya ini komik udah Nala pegang duluan tapi tu orang masih aja pengen rebut"jelas Nala


"Laki-laki apa perempuan ?"tanya Aisyah


"Apa nya ?"tanya Nala kembali


"Yang rebutan buku sama kamu"ucap Aisyah


"Waria"jawab Nala


"Waria ?"ucap Aisyah dengan bingung


"Kadang wanita kadang pria"ucap Nala


"Kok bisa gitu ?"tanya Aisyah


"Ceritanya panjang kak"jawab Nala


"Ya udah cerita , kakak mau dengar"Aisyah duduk didepan Nala ingin mendengarkan cerita sang adik


"Kapan-kapan aja ya kak , Nala mau fokus baca nih"ucap Nala membuat Aisyah cemberut

__ADS_1


"Padalhan dia yang tadi ngajak ngomong duluan giliran disuruh cerita dia sibuk baca"gumam Aisyah kesal namun tak di tanggapi oleh sang adik


__ADS_2