SUNSET

SUNSET
Part 25


__ADS_3

Reyhan yang baru saja keluar dari ruang operasi langsung disambut oleh Aisyah yang sudah menunggunya sekitar setengah jam yang lalu . Melambai-lambaikan tangannya agar sang Abang mengetahui keberadaannya


"Syah , sejak kapan kamu disini ?"tanya Reyhan


"Dari setengah jam yang lalu bang"jawab Aisyah


"Kamu ngapain disini ? Bukannya kamu lagi sibuk dengan pembukaan cabang butik ya"ucap Reyhan


"Itu semua sudah di urus sama anak buah aku bang"jawab Aisyah


"Terus kamu mau ngapain disini ?"tanya Reyhan kembali


"Emangnya aku nggak boleh kesini ?"tanya Aisyah


"Boleh , cuma emang kamu nggak capek ?"tanya Reyhan kembali


"Nggak kok , Aisyah tadi kesini mau ngantarin baju pesanan kak Vito"jawab Aisyah


"Baju ? Bukannya butik kamu khusus baju wanita aja ya ?"ucap Reyhan bingung


"Iya bang , kak Vito pesan buat dikasih ke mama nya"jelas Aisyah


"Hm , terus udah kamu kasih bajunya ?"tanya Reyhan


"Udah"jawab Aisyah


"Kalau udah buruan pulang , istirahat dirumah jangan kelayapan"ucap Reyhan


"Aisyah kan nungguin Abang , kata kak Vito selesai operasi Abang pulang"ucap Aisyah


"Iya sih , ya udah kamu tunggu disini sebentar Abang ganti baju dulu"Reyhan pergi meninggalkan Aisyah diruang tunggu untuk berganti pakaian nya


Setelah Reyhan selesai mengganti baju nya , mereka langsung bergegas menuju parkiran rumah sakit . Aisyah pergi kerumah sakit sengaja tidak membawa mobilnya agar bisa pulang bersama sang Abang


"Abang"panggil Aisyah


"Apa Syah ?"tanya Reyhan yang masih fokus pada jalanan


"Aisyah sudah yakin sama pilihan Aisyah"ucap Aisyah


"Pilihan apa ?"tanya Reyhan


"Pilihan Aisyah untuk menerima lamaran kak Vito"mendengar ucapan Aisyah dengan tiba-tiba Reyhan langsung menghentikan mobilnya secara mendadak yang membuat Aisyah terkejut

__ADS_1


"Abang , kenapa ngerem mendadak ?"tanya Aisyah dengan raut wajah yang terkejut sementara suara klakson dibelakang mobil Reyhan sudah ramai berbunyi


"Abang , mending kita minggir dulu deh . Mobil kita menghalangi jalan orang bang"ucap Aisyah


Reyhan menuruti saran sang adik , menepikan mobilnya walau dengan pikiran yang entah sedang berada dimana . Aisyah mengelus lengan sang Abang berusaha menanyakan apa yang sedang terjadi sehingga abangnya dengan tiba-tiba menghentikan jalan mobil secara mendadak


"Abang , kenapa ?"tanya Aisyah


"Hehe , Abang nggak apa-apa kok"jawab Reyhan yang sudah kembali menghidupkan mesin mobilnya


"Abang yakin nggak apa-apa ?"tanya Asiyah khawatir


"Iya Abang nggak apa-apa kok"jawab Reyhan


Reyhan pun kembali melanjutkan perjalanannya pulang kerumah disepanjang perjalanan tak ada yang mengeluarkan sepatah katapun , fikiran Aisyah dipenuhi dengan keadaan sang Abang sedangkan fikiran Reyhan sedang bergelut dengan hatinya . Saat sedang fokus dengan jalanan mata Reyhan tertuju pada seorang gadis yang sedang mendorong motornya , Reyhan kembali menepikan mobilnya


"Ada apa bang ?"tanya Aisyah


"Kamu tunggu sebentar ya Syah"ucap Reyhan yang langsung keluar dari dalam mobil


"Abang mau kemana ?"pertanyaan Aisyah yang sudah tak didengar oleh Reyhan


Aisyah melihat Reyhan berlari kecil mendekati seorang wanita yang sedang mendorong motor ninja berwarna merah sendirian . Aisyah terus mengamati interaksi antara abangnya dan orang tak diketahui olehnya


"Hay"sapa Aisyah namun hanya dijawab dengan senyuman canggung olehnya


"Kak dia siapa ?"bisik Aisyah pada Reyhan Yang sudah masuk kedalam mobil


"Oiya Diva kenalin ini Aisyah"ucap Reyhan


"Hai kak"sapa Diva


"Dok gue bisa pulang sendiri kok nggak usah dianterin"ucap Diva yang ingin membuka pintu mobil namun sayangnya sudah terlebih dahulu dikunci oleh Reyhan


"Kamu duduk aja diam , nanti juga sampai rumah"jawab Reyhan


"Mereka dekat banget , apa mereka ada hubungan ?"batin Aisyah


"Syah ? Syah ?"Reyhan melambai-lambaikan tangannya di depan Aisyah yang sudah termenung memandang Diva


"Eeh , iya ada apa bang ?"tanya Aisyah


"Kamu kenapa liatin Diva kayak gitu ?"tanya Reyhan bingung

__ADS_1


"Nggak , aku terpesona aja liat kecantikan Diva"ucap Aisyah beralasan


Diva yang mendengar ucapan Aisyah hanya bisa memaksakan senyumnya , setelah itu fokus melihat keluar jendela


"kamu dari mana tadi ?"tanya Reyhan pada Diva


"Dari nongkrong sama temen"jawab Diva cuek


"Oiya dok motor gue gimana ?"tanya Diva


"Motor kamu nanti ada yang jemput . Lagian dijalan ini nggak ada bengkel jadi motor kamu dibawa sama orang suruhan saya supaya ban nya bisa diganti sama yang baru"jelas Reyhan


"Sial banget gue , siang tadi mogok sekarang pecah ban"batin Diva


"Oke makasih dok"ucap Diva


"Saya kan sudah pernah bilang sama kamu kalau diluar rumah sakit kamu jangan panggil saya dokter tapi panggil saya mas"mendengar ucapan Reyhan , Aisyah yang sedang minum langsung keselek


"Syah kamu nggak apa-apa ?"tanya Reyhan


"Nggak apa-apa kok bang"jawab Aisyah yang sedang mengelap tumpahan air minumnya


"Dasar buaya darat , bisa-bisa nya dia godain gue disaat lagi sama pacarnya"batin Diva melirik sinis pada Reyhan


"Dok , gue turun disini aja"ucap Diva


"Lho kenapa ? Memangnya sudah sampai ?"tanya Reyhan


"Udah"jawab Diva


"Rumah kamu yang mana ?"tanya Reyhan yang sedang memperhatikan sekitarnya


"Dokter nggak perlu tau . Kak gue duluan ya , makasih tumpangannya"ucap Diva yang tersenyum ramah pada Aisyah


"Iya sama-sama"jawab Aisyah


Sementara Reyhan hanya di diami oleh Diva , Diva langsung berlalu meninggalkan mobil Reyhan dan Aisyah berjalan entah kemana tujuannya . Reyhan terus memperhatikan kemana arah jalan pulang Diva


"Bang serius banget liatnya"ucap Aisyah


"Haruslah dia kan perempuan , Abang kalau liat dia ingat si bungsu . Udah pulang belum dia ya ?"tanya Reyhan


"Mungkin udah bang , udah sore juga kan"jawab Aisyah yang baru saja melihat jam tangannya

__ADS_1


"Ya udah kita lanjut pulang"ucap Reyhan yang langsung menjalankan kembali mobilnya


__ADS_2