SUNSET

SUNSET
Eps 174


__ADS_3

Reyhan dan Adimas berjalan beriringan di taman rumah sakit seraya berbincang-bincang santai, namun perjalanan mereka terhenti ketika dokter Jenny datang menemui Reyhan


"Kebetulan sekali bertemu dokter Reyhan disini"ucap dokter Jenny


"Ah iya ada apa dok ?"tanya Reyhan seraya melirik pada sang papa


"Dokter sudah habis jam kerjanya kan ?"tanya dokter Jenny


"Iya"jawab Reyhan


"Begini dok, saya punya dua tiket nonton film horor. Saya takut pergi sendirian, dokter Reyhan mau nemenin saya nggak"jelas dokter Jenny seraya menampakkan raut wajah manjanya


"Reyhan, nak"panggil Adimas


"Iya pa"jawab Reyhan


"Oh, ini papa nya dokter Reyhan ya ? Salam kenal om saya Jenny"ucap dokter Jenny seraya bersalaman dengan Adimas


"Saya Adimas, papa Reyhan"balas Adimas


"Kamu mau ngajak anak saya pergi nonton ?"tanya Adimas

__ADS_1


"Iya om"jawab Jenny


"Apa kamu tau status dia ?"tanya Adimas kembali


"Iya saya tau dia sudah memiliki istri, tapi di Islam kan tidak melarang untuk memiliki istri lebih dari satu om"jelas Jenny


"Astaghfirullah, anak-anak zaman sekarang"batin Adimas seraya mengelus dadanya


"Reyhan, ayo nak kita pergi istri kamu sudah menunggu"Adimas berjalan terlebih dahulu meninggalkan Reyhan yang masih berdiri di tempat


"Maaf dok, saya tidak bisa menemani dokter untuk nonton. Karena ada hati yang harus saya jaga, permisi dok"Reyhan pergi meninggalkan Jenny sendirian


"Iih, gue kurang apa sih ? Cantik ? Iya, seksi ? Iya, montok ? Jangan di tanya. Nyebelin"dokter Jenny menghentak kan kakinya lalu pergi dengan wajah yang cemberut


"Diva pa"dengan malu-malu Reyhan menyebutkan nama kekasihnya


"Ceritanya bagaimana ? Kenapa dia bisa beranggapan kalau Diva adalah istri kamu ? Sementara kalian saja belum menikah, apa jangan-jangan kamu udah nikah dibelakang papa ?"ucap Adimas panjang lebar


"Belum pa, jangan seuzon gitu dong. Dulu dokter Jenny pernah ketemu sama Diva di sini, bahkan mereka juga pernah berantem. Reyhan bilang kalau Diva istri Reyhan itu karena Reyhan nggak mau dia terlalu berharap sama Reyhan, lagian Reyhan juga risih pa di dekati terus"jelas Reyhan


"Oo, syukurlah"ucap Adimas

__ADS_1


"Oh iya nak, pernikahan kalian akan dilaksanakan setelah Diva operasi donor mata. Walaupun tanpa adanya restu dari kedua orangtua Diva kalian akan tetap papa nikahkan. Papa benar-benar tak habis pikir dengan kelakuan orangtuanya Diva, tega sekali mereka menelantarkan anak nya seperti itu"tambahnya


"Makasih pa"ucap Reyhan bahagia


"Jangan berterimakasih nak, kamu anak papa sudah seharusnya papa memberikan yang terbaik untuk anak-anak papa"Adimas menepuk bahu Reyhan dan melanjutkan jalannya


***


Dengan menempuh perjalanan udara yang cukup lama kini Niko tiba di bandara Belanda, berjalan seraya menelfon seseorang


"Halo, gue udah sampai Lo dimana ?"tanya Niko


"Ke apartemen gue aja, nanti gue share lock"ucap Nala


"Apartemen ? Mau ngapain kita disana ?"pikiran-pikiran nakal Niko pun bermunculan


"Dasar otak mesum Lo ya"ucap Nala dengan nada tinggi


"Haha, ya kali aja kan"balas Niko


"Udah buruan Lo kesini, jangan banyak omong. Dalam waktu 25 menit Lo belum sampai sini, siap-siap dengar kabar duka"jelas Nala yang langsung mematikan sambungan telepon

__ADS_1


Panggilan yang di matikan secara sepihak membuat Niko terdiam sejenak, setelah mendapatkan pesan dari Nala, Niko langsung bergegas mencari taksi


__ADS_2