
Seperti hari-hari biasanya setiap pulang dari tongkrongannya Nala pulang ke rumah Ara . Bahkan tak segan-segan membangunkan dan menjaili Ara disaat tidur
"Araaa"Nala berbisik di telinga Ara seraya meniup-niup telinga Ara agar yang di ganggu terbangun namun usahanya sia-sia Ara hanya bergerak sedikit lalu kembali dalam mimpi indahnya
"Ini anak kalau tidur Masya Allah banget"gerutu Nala kesal
Karena sudah berusaha mengganggu Ara yang sedang tertidur namun tak ada respon akhirnya Nala ikut berbaring disebelah Ara dan tanpa dia sadari kini Nala pun sudah berada pada mimpi indahnya
Azan magrib berkumandang namun dua sahabat ini belum juga bangun dari tidurnya . Sampai bik Narti lah yang harus turun tangan untuk membangunkan Ara dan Nala untuk segera turun ke bawah untuk makan malam
"Neng Ara , neng Nala bangun neng . Udah waktunya makan malam"bik Narti menggoyang-goyangkan badan Nala dan Ara pelan namun mereka tak kunjung bangun . Dengan semangat dan pantang menyerah bik Narti membangunkan Ara dan Nala akhirnya mereka bangun dan tersadar dari mimpi indahnya
"Ada apa bik ?"tanya Ara
"Ini udah waktunya makan malam neng"jawab bik Narti
"Emangnya udah jam berapa bik ?"tanya Ara
__ADS_1
"Sudah jam 19.00wib neng"jawab bik Narti
"Oo , udah malam ya"Ara meregangkan otot-otot badannya sementara Nala masih terdiam . Ara yang melihat ada Nala disampingnya dibuat terkejut
"Nala kamu kapan datangnya ?"tanya Ara bingung
"Tahun kemaren"jawab Nala dengan mata yang masih terpejam , bik Narti hanya bisa geleng-geleng kepala melihat persahabatan Nala dan Ara
"Tahun kemaren ?"Ara berfikir sejenak mengingat tahun kemaren dimana kedatangan Nala di rumahnya
"Kalau gitu bibik keluar dulu ya neng"ucap bik Narti berpamitan
"Iya bik , makasih ya bik sudah bangunin Ara dan Nala . Nanti kalau Ara sama Nala sudah siap kami turun ke bawah"jawab Ara yang di balas dengan senyuman oleh bik Narti
20menit Nala mandi kini dia sudah duduk diatas meja rias Ara untuk mengecek seberapa cantik dirinya hari ini
"Wah emang nggak salah produk buatan papa sana bunda , cantik bener nggak ada yang nandingin"ucap Nala di depan cermin
__ADS_1
"Iya kamu cantik , nggak ada tandingannya"tambah Ara
Mendengar ucapan Ara membuat Nala tertawa terbahak-bahak sampai seisi kamar hanya suara tawa Nala yang terdengar . Setelah semua siap Nala dan Ara menuruni anak tangga untuk menemui bik Narti dan mang Ujang untuk makan malam bersama . Kalau ada Nala di rumah Ara makan malam dipenuhi dengan candaan dan semua isi rumah bahkan ikut tertawa mendengar lelucon Nala yang tiada henti-hentinya
"Ra gue tidur dirumah Lo ya"ucap Nala
"Boleh-boleh , Ara malah seneng kalau ada Nala dirumah iya kan bik ?"ucap Ara meminta persetujuan sang bibik pengasuh
"Benar banget neng , bibik malah seneng banget kalau neng Nala bisa sering-sering nginap di sini jadi neng Ara ada teman untuk ngobrol dan rumah ini jadi terdengar ramai"jelas bik Narti
"Tapi jangan lupa minta izin dulu sama orangtua neng Nala , takutnya nanti orangtua neng Nala nyariin"tambah mang Ujang
"Tenang mang tadi sebelum kesini Nala udah telfon bunda sama papa kok kalau Nala bakal nginap di sini . Lagian kan rumah Ara juga dekat sama rumah nenek"jelas Nala
"Syukur Alhamdulillah , kalau begitu lanjutin makannya"ucap mang Ujang
Setelah puas tertawa bahkan berbicara sesuatu yang non faedah kini mereka kembali melanjutkan makan malam dengan damai
__ADS_1