SUNSET

SUNSET
Part 91


__ADS_3

"karena capek dan panas anak-anak bapak boleh mendengarkan informasi dari bapak sambil duduk , cari tempat yang teduh untuk duduk"ucap sang kepala sekolah


"Niko , Lo udah seuzon sama kepala sekolah lho"ucap Angga


"Biasanya kan juga gitu Ngga"jawab Niko


"Iya juga sih"ucap Niko


Nathan memilih duduk didekat Ara dan diikuti oleh para sahabat . Membuat mereka seperti satu kelompok ibu-ibu komplek yang sedang merumpi


"Nathan disini juga ?"tanya Ara


"Iya Ara , Nathan kan nggak mau pisah dari Ara"jawab Niko dengan wajah yang dibuat semanis mungkin


"Benar , kan Nathan udah bucin banget sama Ara"tambah Angga membuat Ara tersenyum lebar menampakkan jejeran gigi putihnya


"Anak-anak dengarkan bapak . Senin depan kalian sudah mulai melaksanakan ujian nasional untuk kelas XII , apakah kalian sudah siap ?"tanya sang kepala sekolah


"SIAP PAK"jawab seluruh siswa-siswi SMA BhinaBakti dengan suara lantang


"Bagus mendengar jawaban kalian yang kompak dan penuh semangat membuat bapak bangga . Namun bapak juga berharap nilai-nilai juga harus dibikin semangat , oke anak-anak"jelas sang kepala sekolah


"OKE PAK"lagi , lagi dan lagi mereka menjawab dengan suara dan semangat yang menggebu-gebu

__ADS_1


"Karena hari Senin sudah mulai ujian nasional khusus siswa-siswi kelas XII hari ini sampai Minggu diliburkan"ucapan kepala sekolah mampu memancing keributan dilapangan sekolah bahkan tak hanya dilapangan sekolah di luar-luar kelas dari lantai satu sampai lantai tiga pun ikut bersorak tapi sorakan mereka tak seperti sorakan anak kelas XII yang semangat


"Tenang anak-anak , bapak meliburkan kalian bukan untuk pergi liburan tapi untuk belajar dirumah . Kalian juga boleh pergi ke sekolah untuk membahas kisi-kisi ataupun pelajaran yang tidak kalian pahami pada guru-guru"jelas sang kepala sekolah


"Dan kalau perlu yang memiliki pacar , bilang sama pacarnya "babang belajar dulu ya dedek biar lulus dengan nilai bagus"ucapan kepala sekolah membuat siswa-siswi SMA BhinaBakti tertawa


Mungkin tak hanya kepala sekolah SMA BhinaBakti saja yang memiliki kepala sekolah yang suka ceramah lama namun dibalik itu semua ada hiburan yang akan membuat hati murid-murid nya bahagia


"Nanti setelah selesai dari sini kalian boleh mengambil tas dikelas masing-masing dan segeralah pulang . Pulang kerumah ya anak-anak bukan pulang ke tongkrongan , bioskop , mall ,ataupun rumah pacar . Ingat langsung pulang"tegas sang kepala sekolah


"Iya pak"setelah memberikan informasi sang kepala sekolah pun bergegas menuruni tahtanya dan kembali pada ruangannya begitupun dengan siswa-siswi kelas XII yang langsung membubarkan diri menuju kelas masing-masing untuk mengambil tas lalu pulang


"Lo bawain tas gue keparkiran ya"ucap Nathan pada Niko dan Angga


"Li mau kemana ?"tanya Niko


"Ya elah kenapa harus ditemani kan ada Thalita dan Puji"Niko menunjuk pada Thalita dan Puji


"Udah Lo bawain aja tas gue jangan banyak tanya"Nathan berjalan menyusul Ara dan teman-temannya . Setelah kepala sekolah bergi meninggalkan tahtanya Ara dan teman-temannya pun bergegas pergi kekelas meninggalkan Nathan , Niko dan Angga


"Lo ngapain kekelas kita ?"tanya Thalita kaget


"Gue mau jemput pacar gue lah masa jemput Lo"jawab Nathan

__ADS_1


"Sayang udah semuanya ?"Nathan melihat Ara yang sudah menggendong tas sekolahnya kembali bertanya takut kalau ada barang Ara yang ketinggalan


"Ya elah udah kayak mak-mak yang ngejemput anaknya aja Lo"ucap Puji


"Lihatlah sayang disini banyak sekali jomblo yang iri dengan keuwuan kita"ucap Nathan


"Ke uwuan itu apa ?"pertanyaan Ara mampu membuat Puji dan Thalita tertawa terbahak-bahak sedangkan Nathan hanya terdiam


"Anak paud Lo ajak ngomong bahasa gaul mana ngerti"jelas Thalita seraya tertawa penuh kemenangan


"Ke uwuan itu kayak kita ini sayang"Nathan berusaha menjelaskan pada Ara agar Ara mengerti dan akhirnya menjawab dengan anggukan . Entah apa arti anggukan dari Ara tak ada yang tahu


"Da da Thalita , da da Puji , Ara pulang duluan ya"Ara melambai-lambai kan tangannya seraya berjalan keluar kelas


"Semoga aja senyum itu nggak pernah hilang Ra"batin Thalita


"Woy , diam-diam Baek ngopi Napa ngopi"Puji yang melihat temannya terdiam menatap kepergian Ara membuatnya berniat untuk mengejutkan Thalita dan benar saja Thalita terkejut mendengar suara cempreng Puji


"Lo mau bikin gue mati ? Kalau iya jangan sekarang gue belum tempur masalah nya"jelas Thalita yang dijawab dengan tawa oleh Puji


"Abis Lo diam aja kayak orang kesambet , mikirin apa Lo ?"tanya Puji


"Gue lagi mikir mau kemana kita haru ini . kalau langsung pulang kan nggak seru"jawab Thalita seraya merangkul leher Puji berjalan keluar kelas

__ADS_1


"Gimana kalau kita nge-gym"ajak Puji


"Ide bagus tu"Thalita dan Puji akhirnya memutuskan untuk tidak langsung pulang kerumah melainkan menuju tempat gym langganan mereka . Dimana terdapat banyak lelaki-lelaki tampan disana


__ADS_2