
Setelah melihat Bella dan Angel menderita barulah Nathan bisa mengikhlaskan kepergian sang kekasih, walau terkadang masih memiliki rasa kerinduan yang sangat teramat berat, sosok Ara yang ceria, polos dan manja tak akan pernah bisa tergantikan oleh wanita manapun diluar sana. Nathan Sykes Pratama kini sedang duduk di ruangan khusus nya menikmati hari-hari didepan laptop tanpa ada yang mengganggunya
"Hei brother"sapa seseorang yang baru saja masuk kedalam ruangan nya
"Lo udah pulang La ?"tanya Nathan
"Kalau gue belum pulang nggak mungkin gue berdiri didepan Lo sekarang"ucap Nala
"Hem, iyaa"balas Nathan singkat
"Lo kenapa masih disini ? Pernikahan kak Aisyah sebentar lagi di mulai"jelas Nala
"Iya, Lo duluan aja nanti gue nyusul"jawab Nathan
"Okee"Nala bergegas pergi meninggalkan ruangan Nathan dengan senyuman yang bahagia karena hari ini adalah hari pernikahan sang kakak tercinta
Ijab qobul sudah terlaksana tanpa ada nya Nathan di sana, dan ketika acara pesta dimulai barulah Nathan menampakkan diri, berjalan dari koridor gedung dengan balutan jas biru muda yang mewah ditambah wajah tampan Nathan yang membuat semua wanita terpikat
__ADS_1
"Happy wedding sister, semoga menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah"ucap Nathan seraya memeluk sang kakak
"Makasih sayang"jawab Aisyah seraya membalas pelukan sang adik
"Bang, jagain kakak gue yaa"ucap Nathan seraya memeluk Vito begitupun Vito membalas pelukan sang adik ipar
"Kak, baju yang pernah Nathan desain kemaren jangan dijual ya. Biarkan baju itu tetap di ruangan kerja kak Aisyah, besok Nathan jemput bajunya"jelas Nathan
"Iya"Aisyah tau untuk siapa sebenernya baju tersebut. Dari awal Nathan mendesain baju wajahnya sudah menampakkan penuh cinta, bagaimana Nathan setiap harinya pergi ke butik dengan senyuman untuk melihat gaun rancangannya namun besok mungkin saja senyuman itu sudah tidak terpancar lagi
Tak hanya kedatangan Nathan, kedatangan Reyhan pun membuat semua wanita terpana. Bagaimana mungkin anak-anak Adimas dan Amanda memiliki pesona yang luar biasa
"Iya tidak apa-apa, oiya Rey kenalin ini rekan-rekan papa"Adimas mengenalkan Reyhan pada rekan-rekan bisnis nya
"Wah ternyata anaknya lebih tampan di banding papanya"salah satu rekan bisnis Adimas memuji sang anak
"Hehe, om bisa aja"ucap Reyhan malu
__ADS_1
"Bagaimana perasaannya Reyhan di Langkahi oleh sang adik ?"tanya sang istri rekan bisnis
"Biasa aja Tante, mungkin jodoh Aisyah datangnya duluan jadi biarin aja"jelas Reyhan dengan senyuman
"Bagaimana kalau Tante kenalkan sama anak Tante mau nggak ? Siapa tau jodoh"sang istri rekan bisnis menawarkan perjodohan kepada Reyhan
"Nggak usah terimakasih Tante, Reyhan sudah memiliki pasangan insya Allah Reyhan nyusul setelah Aisyah"jelas Reyhan dengan senyuman. Sementara Adimas yang mendengar dibuat terkejut
"Bagaimana mungkin ?"batin Adimas
Reyhan tau sang papa saat ini memandangnya dengan rasa tak percaya namun Reyhan hanya membalas dengan senyuman
"Wah, pak Adimas sepertinya sebentar lagi Anda kembali mengadakan pesta pernikahan untuk si sulung"ucap rekan bisnis Adimas
"Hehe, sepertinya begitu"jawab Adimas seraya tersenyum tak percaya
"Pa, Reyhan mau ke sana dulu yaa"ucap Reyhan
__ADS_1
"Iya, kamu berhutang penjelasan pada papa anak muda"bisik Adimas membuat Reyhan menahan tawanya