SUNSET

SUNSET
Eps 114


__ADS_3

Benar saja apa yang diucapkan oleh Nathan , tak lama mulutnya berhenti bicara sang kepala sekolah pun akhirnya menampakkan diri dan mulai memberikan kata pembukaan


"Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh" ucap sang kepala sekolah


"Wa'alaikumusalam warahmatullahi wabarokatuh" jawab seluruh siswa siswi kelas XII SMA BhinaBakti


"Bagaimana dengan ujiannya lancar?"


"Lancar pak"


"Wah wah bersemangat sekali"


"Ini bukan semangat tapi biar cepat"Angga hanya bisa geleng-geleng kepala melihat Thalita yang sudah tak bisa membendung kekesalannya


"Bapak ucapkan selamat kepada seluruh siswa-siswi kelas XII karena kalian sudah melewati masa perperangan dan tinggal menunggu hasil kemenangan. Bapak percaya dengan kemampuan siswa siswi SMA BhinaBakti yang bisa menaklukkan seluruh soal ujian. Dikarenakan perperangan telah usai khusus kelas XII diliburkan sampai hasil ujian keluar dan hanya boleh kesekolah jika memang memiliki kepentingan seperti, memulangkan buku perpustakaan, ataupun memulangkan atribut sekolah yang lainnya"


Mendengarkan ucapan sang kepala sekolah membuat seluruh siswa-siswi yang awalnya kesal karena panas kini berubah menjadi bahagia, kini mereka bisa bebas pergi liburan kemanapun sampai hasil ujian keluar


"Anak-anak ada satu hal lagi yang akan bapak beritahu. Kalau biasanya kita melakukan kegiatan perbisahan terlebih dahulu sebelum kelulusan kini akan bapak ubah menjadi kelulusan terlebih dahulu baru perpisahan karena bapak tak ingin anak-anak bapak merasakan gelisah dihari party. Sekian informasi yang bapak berikan semoga hal tersebut bisa membuat anak-anak bapak selalu bahagia dan sehat selalu. Informasi ini bapak akhiri dengan assalamu'alaikum warohmatulohi wabarokatuh"

__ADS_1


"Wa'alaikumusalam warohmatulohi wabarokatuh" jawab seluruh siswa-siswi kelas XII SMA BhinaBakti


Setelah sang kepala sekolah pergi meninggalkan lapangan, barulah serluruh siswa siswi SMA BhinaBakti membubarkan diri masing-masing


"Nah, sekarang kita udah bebas nih gimana kalau kita party"usul Angga


"Gaya Lo sok sok an party, denger musik orgen aja deg deg an jantung Lo"ucap Nathan


"Ya elah Nat itu kan waktu gue masih kelas X masih lugu-lugu nya"jawab Angga


"Lugu-lugu bangsat"tambah Niko


"Udah Angga nggak usah manyun gitu jelek liatnya, gimana kalau kita pergi makan-makan aja ? Soalnya Ara laper"ucap Ara membuat Nathan dan yang lain tertawa


"Oalah Ra dari tadi Lo diam aja ternyata nahan laper ?"tanya Thalita


"Hehe, iya"jawab Ara


"Ya udah kalau gitu kita pergi makan-makan gue yang traktir"ucap Nathan

__ADS_1


"Wihh, bos Nathan memang cihuy"Angga langsung mengangkat kedua jempol tangannya


"Ayo buruan masuk mobil masing-masing disini panas"tambah Puji yang di respon dengan anggukan


Tiga mobil berjalan menyusuri jalanan menuju restoran yang dipilih untuk melakukan pengisian lambung, sebelum sampai ke restoran yang dituju Nathan terlebih dahulu sudah membooking tempat agar dia dan teman-temannya bisa makan dengan nyaman di privasi room


"Sayang"panggil Nathan


"Apa ?"tanya Ara


"Didepan nanti ada Alfamart kamu mau jajan dulu nggak ?"tanya Nathan


"Memangnya boleh ?"tanya Ara kembali


"Apapun untuk kamu sayang"Nathan mengelus puncak kepala Ara dengan lembut membuat Ara tersipu malu


"Makasih sayang"balas Ara dengan senyuman yang disembunyikan membuat Nathan semakin mencintai Ara dengan kepolosan yang dia punya


Nathan memarkirkan mobilnya di depan Alfamart dan segera membukakan pintu mobil untuk Ara. Nathan hanya diam mengikuti langkah Ara dari belakang, membiarkan Ara mengambil apapun yang dia mau dan membayar apapun yang dia beli. Setelah puas membeli beberapa cemilan Ara dan Nathan kembali melanjutkan perjalanannya

__ADS_1


__ADS_2