SUNSET

SUNSET
Eps 115


__ADS_3

Acara makan-makan pun berjalan dengan lancar walau terkadang sering terjadi perdebatan . Setelah Nathan mengantar Ara pulang Nathan pun langsung berlalu menuju butik sang kakak untuk melihat perkembangan gaun yang dia pesan pada sang kakak. Gaun khusus yang sudah terpampang cantik di dalam lemari kaca dalam ruangan Aisyah dengan warna biru muda dengan taburan kristal di area pinggang membuat siapapun yang melihatnya pasti langsung terpikat dan berani membeli dengan harga tinggi . Namun sayang baju cantik itu tak dijual, Nathan yang baru memasuki ruangan sang kakak pun ikut terpana melihat menekin yang berdiri mengenakan gaun cantik didalam lemari kaca


"Ehem, nggak mau ngucapin salam dulu ni ?"tanya Aisyah seraya tersenyum melihat sang adik yang sudah mematung didepan lemari kaca


"Assalamu'alaikum"ucap Nathan dengan mata yang tak berkedip dan tubuh yang tak bergerak sedikitpun dari tempatnya berdiri


"Gimana ? Bagus kan ?"Aisyah mendekati sang adik


"Ini mah diluar ekspektasi kak, cantik banget apalagi kalau dipakai sama Ara tambah cantik"ucap Nathan


"Memangnya gaun ini buat apa sih ? Acara prom night ya ?"tanya Aisyah


"Kakak kepo deh"jawab Nathan dengan senyuman


Mendengar jawaban sang adik membuat kedua alis mata Aisyah mengerut, berjalan kembali kemeja kerja nya seraya terus memperhatikan sang adik


"Terserah kamu aja, intinya jangan sampai nyakitin anak perempuan orang. Ingat kamu punya kakak dan adik perempuan"pesan Aisyah


"Iya kakak ku sayang. Oiya kenapa kakak masih disini ?"tanya Nathan bingung


"Kalau nggak disini kakak harus dimana Nat ?"tanya Aisyah kembali

__ADS_1


"Bukannya hari ini kakak ada jadwal ketemu W.O ya"ucap Nathan


"Memang hari ini ya ?"tanya Aisyah bingung


"Iya, kakak lupa ya ? Kayaknya kakak nggak niat nikah ni. Kalau nggak niat biar Nathan aja yang gantiin kak"ucap Nathan


"Kamu nikah sama kak Vito ?"tanya Aisyah


"Ya nggak lah , Nathan normal kali . Nathan nikah sama Ara"jawab Nathan


"Alah kayak yang Ara mau aja nikah sama kamu"ucap Aisyah


"Maulah masa nggak, udah sana buruan berangkat pasti kak Vito udah nungguin kakak dari tadi"Nathan mengambil tas dan memasangkannya langsung pada tangan sang kakak


"Kakak, ini tanda adik sayang sama kakak nya. Udah sana buruan, perlu supir nggak ?"tanya Nathan


"Supir ? Untuk apa ?"tanya Aisyah


"Ya kali aja kak Aisyah grogi terus nggak sanggup nyetir mobil sendirian"jawab Nathan seraya tersenyum jail


"Kamu ini ada-ada aja, ya udah kakak pergi dulu. Kalau laper delivery aja"ucap Aisyah yang berlalu pergi meninggalkan Nathan

__ADS_1


"Hah, kakak gue udah mau nikah gue kapan ya?"gumam Nathan yang masih memandang gaun dengan senyuman


*


Diva keluar dari mobilnya dengan beberapa kantong di tangan kirinya dan tangan kanan sibuk memainkan ponsel genggamnya. Karena terlalu fokus pada ponselnya Diva tak sengaja menyenggol salah satu dokter dirumah sakit Kasih Ibu yang membuat ponsel genggamnya langsung terjatuh


"Maaf dok saya nggak sengaja"ucap Diva seraya memungut ponsel genggamnya


"Kalau jalan itu pakai mata"ucap sang dokter


Diva yang mendengar jawaban kasar dari sang dokter pun langsung berdiri dari jongkoknya dan melihat siapa lawan bicaranya. Diva menatap sang dokter dari bawah sampai keatas lalu menampakkan senyuman, Diva mengingat sesuatu. Dokter ini yang tempo hari membuat Reyhan berbohong dengan menyebut Diva sebagai istrinya


"Saya sudah minta maaf dan sekarang saya sedang buru-buru permisi"ucap Diva yang sudah melangkahkan kakinya namun di tahan oleh sang dokter


"Eeh, jangan mentang-mentang kamu istrinya dokter Reyhan kamu bisa seenaknya ya ! Kamu belum tau aja gimana dulu dokter Reyhan dekat dengan saya"jelasnya


"Mau Lo dekat kayak gimana pun itu bukan urusan gue"batin Diva


"Saya tegaskan ya sama anda, jika anda pernah dekat dengannya di masa lalu itu urusan anda dan ingat anda hanya sekedar masa lalu sedangkan saya masa depan"ucap Diva tegas tak lupa dengan senyuman penutup yang mampu membuat sang dokter seksi semakin kesal


"Maksud kamu apa ngomong kayak gitu ?"tanya nya

__ADS_1


"Nggak ada maksud apa-apa cuma mau ngasih tau aja"jawab Diva


Diva yang ingin segera pergi lagi, lagi dan lagi ditahan oleh sang dokter hingga membuat Diva merasa muak dan ikut larut dalam emosi. Perdebatan antara Diva dan sang dokter mampu memancing keramaian


__ADS_2