SUNSET

SUNSET
Eps 133


__ADS_3

Ketika seluruh siswa-siswi SMA BhinaBakti sedang asyik menonton drama tiba-tiba rintikan hujan turun mampu membuat seluruh siswa-siswi berlarian mencari tempat berteduh begitupun Ara, Thalita dan Puji. Ketika tiga sekawan baru memutar badan untuk berteduh, tiba-tiba langkah kaki Ara terhenti ketika video Nathan dan Niko mulai di tayangkan


Dibawah hujan deras Ara berdiri di temani oleh Thalita dan Puji menonton percakapan Nathan dan Niko. Entah apa yang Ara rasakan saat ini, Ara hanya berdiri seperti patung menonton percakapan Nathan dan Niko tentangnya


"Ra, Lo baik-baik aja ?"tanya Thalita yang sudah basah kuyup di sampingnya


"Ara baik-baik aja"Ara masih mampu menampakkan senyuman diwajahnya


Nathan dan Niko berlari kembali kelapangan ketika mendengar suara video melalui pengeras suara. Nathan melihat Ara yang sudah basah kuyup berdiam diri di tengah-tengah lapangan ditemani Thalita dan Puji


"Itu Nathan, biar gue hajar dia buat Lo Ra"ketika Puji ingin melangkahkan kakinya namun terhenti ketika tangan nya dipegang Ara


"Nggak usah, Ara nggak apa-apa kok"ucap Ara


Mulutnya bisa bicara tidak apa-apa namun air matanya bicara bahwa dia tidak baik-baik saja, hujan yang membasahi wajahnya seolah-olah menutupi kesedihannya. Banyak pasang mata yang menatap iba pada Ara


Nathan berjalan mendekati Ara namun Ara menjauh dari Nathan, Nathan begitu terpukul ketika melihat wanitanya menangis


"Sayang, itu semua nggak benar"ucap Nathan seraya mendekati Ara


"Jangan dekati Ara"seiring Nathan berjalan maju Ara pun berjalan mundur

__ADS_1


"Dulu Lo janji sama gue nggak akan nyakitin Ara, tapi namyatanya apa ?"Thalita yang tak terima melihat Ara disakiti langsung mendorong Nathan agar menjauh


"Tha, ini semua salah faham. Gue bisa jelasin Tha"ucap Nathan


"Thalita, Lo nggak usah ikut campur. Biarkan mereka menyelesaikan masalah mereka"Niko tau ini tak hanya salah Nathan tapi juga salah dia


Bagai menyaksikan pertunjukan secara langsung, perdebatan demi perdebatan terjadi ditengah-tengah lapangan dibawah hujan deras


"Ra, Lo harus percaya sama Nathan Ra. Ini bukan salah Nathan tapi salah gue, Lo kalau mau marah, marah sama gue aja Ra jangan sama Nathan"jelas Niko


"Jauhi Ara"ucap Ara


"Ara tau Ara jelek, Ara juga tau Ara penyakitan tapi Ara juga punya hati, Ara udah buka hati buat Nathan, Ara tulus sayang sama Nathan tapi kenapa Nathan jahat sama Ara ? Ara salah apa ?"mata Ara sudah merah karena menangis dibawah hujan deras


"Sayang maafin aku, please jangan nangis"lirih Nathan


Ara memejamkan matanya seraya memegang kepala, rasa sakit yang tak seperti biasanya menyerang kepala Ara membuat dara kental keluar dari hidung Ara


"Darah"Nathan terkejut melihat darah segar keluar dari hidung Ara


"Ra, maafin aku Ra"Nathan memegang tangan Ara dengan paksa berniat untuk segera membawanya ketempat yang teduh namun Ara malah mendorong Nathan kencang hingga terjatuh

__ADS_1


Setelah lepas dari cengkraman Nathan, Ara langsung berlari meninggalkan lapangan sekolah dengan jalan yang sudah tertatih-tatih. Thalita dan Puji berlari mengejar Ara, begitupun Nathan yang langsung berlari mengejar Ara


Ketika baru sampai gerbang sekolahan Nathan melihat keramaian di tengah-tengah jalan karena ada kecelakaan, Nathan langsung berlari mendekat dan benar saja yang dia takutkan. Ara sudah terbaring dipangkuan Thalita dengan bersimpa darah


"Ra bangun Ra, gue yakin Lo kuat"tangis Thalita pecah ketika melihat Ara yang sudah tak berdaya di pangkuannya


"Nggak ini nggak nyata"gumam Nathan seraya menarik rambutnya keras


"Astaga"Niko yang baru datang begitu kaget melihat keadaan Ara


"Woy jangan diliatin aja, bawa kerumah sakit"teriak Puji


Ketika mendengar teriakan Puji berteriak barulah Ara diangkat kedalam mobil dan di bawa ke rumah sakit


"Nathan, kenapa Lo diam aja ?"Niko bingung melihat Nathan yang hanya terdiam memandang mobil yang membawa Ara


"Ini cuma mimpi kan ? Ini nggak nyatakan ?"tanya Nathan dengan air mata yang sudah bercucuran


"Ini nyata Nat"jawab Niko


Suara klakson mobil mendekati mereka, Niko sudah menyuruh Angga untuk membawa mobilnya untuk segera menyusul Ara kerumah sakit

__ADS_1


__ADS_2