
Reyhan yang mendengar keributan dari dapur segera keluar kamar . Padalhan di dapur cuma ada aunty dan sang bunda namun suara nya sudah seperti satu kampung
"Bunda ngapain ?"tanya Reyhan
"Bunda lagi masak"jawab sang bunda
"Kan biasanya yang masak bik Inah Bun"Reyhan melihat sekitar karena dia tak nampak sosok bik Inah
"Rumah ini akan kedatangan tamu spesial jadi bunda kamu sama aunty sendiri yang akan masak makan siang buat kita semua"jelas Vina
"Tamu spesial ? Siapa aunty ?"tanya Reyhan kembali
"Udah dari pada kepo terus sini bantuin bunda cucu piring"Amanda menarik sang anak mendekati wastafel
Reyhan hanya diam dan menuruti apa yang diperintahkan oleh sang bunda . Tak lama setelah itu terdengar suara teriakan Nala dari teras rumah
"Ya Allah Nala udah sering di bilangin anak perempuan nggak boleh teriak-teriak masih aja"ucap Amanda
"Buah jatuh nggak jauh dari pohonnya"balas Vina
"Jangan ngeledek , aku kedepan dulu mau liat ada apa di depan"Amanda meninggalkan dapur dengan masih memakai celemek . Berjalan keluar mencari dimana sang anak berada
"Wah tamu nya udah datang ternyata"ucap Amanda antusias langsung mendekati Nala dan Putri yang diantara mereka ada seorang wanita cantik
"Bunda ini Ara sahabat aku sekaligus pacarnya Nathan"Nala memperkenalkan Ara pada sang bunda
"Halo Tante bunda aku Ara"ucap Ara seraya meraih tangan Amanda untuk menyalaminya
"Ayo-ayo masuk disini panas"Amanda merangkul Ara meninggalkan anak dan keponakannya diluar
"Kita nggak di ajak juga nih ?"tanya Nala
"Nggak usah , kalau kalian udah biasa panas-panas"Amanda menjahili sang anak dan keponakan
Mendengar ucapan sang bunda membuat Nala memanyunkan bibirnya , sedangkan Putri hanya tertawa melihat perubahan raut wajah Nala
__ADS_1
"Lho kok kalian masih disini , Ara mana ?"Nathan yang baru datang dibuat heran karena tak melihat sang pujaan hati
"Ara udah di culik sama bunda"jawab Nala
"Ya buruan masuk , panas ni entar kulit kamu tambah hitam"ucap Nathan
"Enak aja ini bukan hitam tapi eksotis ya"Nala dan Putri berjalan dibelakang Nathan
Amanda membawa Ara ke dalam rumah , sampai nya di ruang tamu Amanda memanggil seluruh anggota keluarga untuk segera berkenalan dengan sang calon menantu . Setelah seluruh keluarga sudah terkumpul Amanda langsung memperkenalkan Ara pada keluarganya , walaupun ini pertama kali Amanda mengenal Ara namun Amanda yakin kalau Ara adalah anak yang baik
"Untuk seluruh anggota keluarga kenalin ini Ara calon menantu bunda . Cantik kan kayak bunda"jelas Amanda
"Anggap aja rumah sendiri ya nak"ucap Adimas
"Iya om , makasih"jawab Ara
"Ara kok kamu mau sih sama Nathan , padalhan kamu cantik lho"ucap Vina
"Keponakan aunty kan juga ganteng , mapan , CEO muda lagi"jawab Nathan yang baru datang
"Nggak sama kamu juga aunty yakin Ara bisa dapetin yang lebih dari kamu"balas Vina
"Tuh kan udah gede aja masih suka ngadu"ucap Vina menahan tawa
"Sayang jangan dengerin kata aunty ya , kamu cukup percaya sama aku kalau aku sayang kamu"ucap Nathan seraya mengedipkan sebelah matanya
"Kelilipan mata Lo"ucap Nala geli
"Abang , udah selesai belum ? Kalau belum sini deh"teriak Amanda memanggil sang anak sulung
"Ara silahkan duduk , jangan berdiri lama-lama entar gemetaran"ucap Rian
"Ya Allah lupa"Amanda tertawa malu saat lupa mempersilahkan tamunya duduk
Setelah semua keluarga duduk bersama , Amanda bergegas pergi kedapur untuk membuatkan Ara dan keluarganya minum . Sampainya didapur Amanda masih melihat sang anak sulung masih sibuk dengan piring-piring kotornya
__ADS_1
"Belum selesai bang ?"tanya Amanda
"Dikit lagi selesai bunda"jawab Nathan
"Udah datang tamunya Bun ?"tanya Reyhan
"Udah"jawab bunda
"Siapa yang datang Bun , rame bener kayaknya"tanya Reyhan seraya mengelap-elap piring cuciannya
"Pacarnya Nathan , namanya Ara cantik anaknya"jawab sang bunda
"Nathan sudah bawa pacarnya kerumah , Abang kapan ?"Nathan melihat sang bunda dengan menunjukkan gigi Pepsodent nya
"Jangan cengar-cengir aja , kapan ?"tanya sang bunda kembali
"Nanti , tapi bukan pacar melainkan calon istri"jawab Reyhan namun beberapa detik kedepan langsung tertawa terbahak-bahak
"Abang serius ?"tanya sang bunda antusias
"Haha , Abang juga nggak yakin Bun"jawab Reyhan
Setelah menyelesaikan tugas mencuci piringnya kini Reyhan membantu sang bunda membuatkan minuman untuk sang tamu . Ketika semua tugas telah terselesaikan Reyhan berjalan keluar dapur dengan sang bunda menuju ruang tamu untuk berkenalan langsung dengan tamu spesial Nathan
"Ara , kenali ini Abang nya Nathan namanya Reyhan"ucap Amanda
Ara bergegas berdiri untuk berkenalan seraya menyalami tangan Reyhan . Namun saat melihat Ara membuat Reyhan terdiam sejenak
"Gue kayak pernah liat dia deh tapi dimana ya"batin Reyhan yang tatapannya terus mengarah pada Ara
Melihat interaksi Reyhan yang tiba-tiba terdiam membuat Amanda menyadarkannya dari lamunan
"Abang"Amanda memegang pundak Reyhan untuk segera berkenalan dengan Ara
"Hehe , Abang sampai terpesona melihat kecantikan kamu . Coba aja kalau kamu nggak pacaran sama Nathan pasti Abang jadiin istri"ucap Reyhan seraya memandang pada Nathan
__ADS_1
"Ara biasa aja kok bang"jawab Ara tersipu malu
Melihat Ara bertingkah malu membuat Reyhan semakin ingin mengodanya