
Saat azan subuh berkumandang Reyhan membangunkan Diva yang memang menginap di apartemen Reyhan namun di kamar yang berbeda untuk sholat subuh
"Diva bangun waktunya sholat subuh"panggil Reyhan
Sekali dua kali Reyhan membangunkan namun tak juga ada sahutan dari sang penghuni kamar membuat kesabaran Reyhan habis dan akhirnya mengambil jalan pintas untuk membuka kamar tersebut dengan kunci cadangan . Setelah berhasil membuka pintu dan barulah Reyhan tahu kenapa Diva kunjung bangun dari tidurnya
"Hm , pantesan nggak bangun-bangun ternyata pakai handset"Reyhan langsung membuka handset yang masih terpasang di telinga Diva entah dari kapan
"Diva bangun waktunya sholat subuh"ucap Reyhan
"Nanti ya mang , Diva baru tidur ini"Diva berbicara dengan mata terpejam
"Baru tidur ?"gumam Reyhan bingung
"Diva !"panggil Reyhan dengan nada bicara yang sedikit meninggi membuat Diva terkejut dan langsung duduk dari tidurnya tapi masih dengan mata terpejam
"Apa ? Jangan berisik dong mang , Diva baru mau tidur"kesal dengan ucapan Diva yang terus menyangka bahwa dia Mamang yang bekerja dirumahnya akhirnya dengan terpaksa Reyhan menjitak kening Diva
"Aduh"ucap Diva yang sudah memegangi kening kepalanya dan dengan oerlahan membuka mata untuk melihat siapa yang sudah berani menjitak kepalanya
"Kenapa ? Mau marah ?"tanya Reyhan
"Hehe , kok dokter bisa masuk kamar saya ? Dokter mau berbuat mesum ya"tuduh Diva
"Kamar kamu ? Liat bener-bener deh ini kamar siapa"ucap Reyhan yang sudah berkacak pinggang didepan Diva
Diva melihat sekeliling kamarnya dan ya benar saja saat ini Diva buka dilamarnya melainkan di kamar apartemen Reyhan
"Hehehe"Diva menatap Reyhan dengan cengiran kudanya
"Hehehe . Buruan ambil wudhu kita sholat subuh"ajak Reyhan
"Sholat ?"tanya Diva
"Iya kenapa ?"tanya Reyhan
"Nggak ada"jawab Diva
"Seumur-umur gue belum pernah sholat , bacaan sholat aja gue nggak tau"batin Diva
"Kenapa bengong , ayo buruan ambil wudhu"ucap Reyhan
"Dokter sholat duluan aja , nanti saya nyusul"Diva berusaha menutupi ketidakbisaannya dengan menyuruh Reyhan sholat duluan sehingga Diva bisa melanjutkan tidurnya kembali
__ADS_1
Seperti bisa membaca fikiran seseorang Reyhan kembali berjalan mendekati Diva
"Jangan bilang kamu nggak tau bacaan sholat"tebak Reyhan
"Enggak enak aja , gue tau kok"jawab Diva
"Ya udah cepat sana ambil wudhu saya mau liat gimana cara kamu ngambil wudhu"Reyhan melipat kedua tangannya didada menantikan Diva berdiri dari tempat tidurnya
"Kenapa diam aja ?"Diva hanya menundukkan kepalanya saat Reyhan bertanya
"Sa-saya nggak tau bacaan dan tahap-tahap ambil wudhu . Saya juga nggak tau bacaan sholat beserta gerakkannya"ucap Diva lirih
Mendengar ucapan Diva , Reyhan duduk di tepi ranjang mendekati Diva . Rasa simpati nya yang besar terhadap Diva
"Bagaimana mungkin anak seumuran adik gue nggak tau bacaan sholat"batin Reyhan seraya menatap Diva iba
"Memangnya orangtua kamu nggak pernah ngajarin ?"tanya Reyhan yang hanya dijawab dengan gelengan kepala oleh Diva
"Disekolah kan biasanya diajarin"ucap Reyhan
"Saya selalu bolos dijam pelajaran agama"jawab Diva
"Ya udah sekarang pergi kekamar mandi nanti saya ajarin kamu cara-cara ambil wudhu beserta bacaannya"ucap Reyhan yang di setujui oleh Diva
"Walaupun Lo seenaknya sama gue tapi gue akui Lo baik dok"batin Diva
*
Pukul 05.30wib Nathan sudah bergegas menuruni anak tangga dengan pakaian olahraga lengkap diiringi dengan senandung ria dari mulutnya
"Mau kemana Lo ?"tanya Nala yang baru keluar kamar
"Mau morning run kenapa mau ikut ?"tanya Nathan
"Males banget"jawab Nala yang bergegas memasuki pintu lift
"Lo mau kemana ?"tanya Nathan
"Nggak usah kepo"jawab Nala yang langsung hilang seiring pintu lift yang tertutup
"Iih , dasar kemaren aja Abang ganteng , Abang sayang . Untung Lo adik gue coba kalau bukan , sabar Nathan sabar"ucap Nathan seraya mengelus-elus dadanya
Nala dan Nathan masuk kedalam mobil masing-masing keluar pagar rumah bergantian lalu melanjutkan perjalanan dengan tujuan yang berbeda . Tak jauh dari rumah Nala menyempatkan diri untuk menelfon seseorang yang entah dimana
__ADS_1
"Halo Ra , Lo udah siap-siap kan ? Gue otw sekarang ni"ucap Nala
"Iya Ara udah siap kok"jawab Ara
Setelah mendapatkan jawaban dari Ara , Nala bergegas menambah kecepatan jalan mobilnya karena tak ingin membuat sang sahabat menunggu lama . Karena jalanan sepi Nala bisa sampai didepan rumah Nala dengan waktu yang singkat . Nala dan Ara sudah janjian untuk pergi Joging bersama
"Wah pink-pink ni"ucap Nala
"Hehe , biar cerah kayak hati Ara"jawab Ara
"Idih , udah berani main-main dengan hati"ucap Nala
"Hehe , nggak kok . Oiya ini buat Nala kemaren malam Ara pergi kepasar malam sama pacar Ara buat beli gulali"jelas Ara
"Pacar ? Kok Lo nggak pernah bilang ke gue kalau Lo punya pacar , bukannya Lo nggak mau pacaran ?"tanya Nala panjang lebar
"Ara memang nggak mau pacaran tapi dia maksa Ara terus Ara bisa apa ?"tanya Ara
"Ya udah deh terserah Lo . Tapi kalau dia berani nyakitin Lo , Lo harus laporan sama gue bila perlu apapun yang Lo lakuin sama dia Lo harus bilang ke gue"jelas Nala
"Siap bos hehehe"Ara memberi hormat pada Nala dengan cengiran ceria diwajahnya . Nala hanya menatap Ara sekilas lalu kembali fokus menyetir
"Kita mau kemana ?"tanya Nala
"Terserah Nala , Ara mah ikut aja"jawab Ara
"Oke , kalau gitu kita ke taman ibu kota aja gimana ? Disana banyak yang jual makanan kalau Minggu pagi kayak gini"jelas Nala
"Beneran ?"tanya Ara
"Iya , Lo bisa jajan sepuasnya entar gue yang traktir deh"ucap Nala
"Makasih , sayang Nala banyak-banyak"ucap Ara seraya merangkul tangan Nala
"Nggak usah lebay , gue lagi nyetir ni"ucapan Nala membuat Ara kembali pada posisi duduknya
"Tapi kan tujuan kita membakar kalori kok malah jajan"ucap Ara
"Emang kenapa ? Lo takut gendut ?"tanya Nala
"Nggak sih"jawab Ara
"Ya udah kalau gitu santai aja . Kalaupun Lo gendut nggak akan jadi masalah , malah bagus karena dari situ Lo bisa tau mana yang benar-benar tulus sayang sama Lo mana yang nggak"jelas Nala
__ADS_1
"Oke siap komandan"ucap Ara
Nala sudah memarkirkan mobilnya dengan baik dan benar diparkiran taman ibu kota . Namun mereka tak langsung turun melainkan berfoto dahulu , Boomerang juga sampai memenuhi galeri ponsel . Setelah puas barulah keluar mobil dan melakukan sedikit pemanasan