
Reyhan sudah berada di depan gerbang SMA BhinaBakti . Melihat parkiran sekolah yang sudah sepi Reyhan memutuskan untuk keluar dari dalam mobil dan bertanya pada satpam penjaga sekolah
"Selamat siang pak , ada yang bisa saya bantu"ucap pak satpam
"Siang pak , sekolahan kok sepi ya pak ? Apa semua siswa-siswi udah pada pulang ?"tanya Reyhan
"Semua siswa-siswi sudah dipulangkan lebih awal pak karena guru ada rapat hari ini"jelas pak satpam
"Hm , begitu ya pak . Ya udah kalau begitu terimakasih informasinya ya pak"ucap Reyhan ramah
Pak satpam hanya menjawab dengan senyuman yang tak kalah ramahnya . Reyhan beberapa kali mencoba untuk menghubungi Nathan namun tak juga di angkat-angkat
"Kemana ni anak , apa udah pulang ya ?"tanya Reyhan pada dirinya sendiri
Saat tangan kanan sudah membuka pintu mobil namun langkahnya terhenti disaat mata melihat sosok wanita yang dia kenal sedang bermain basket dilapangan sekolah
"Ternyata dia bisa tertawa juga"gumam Reyhan
__ADS_1
"Dia memang bisa tertawa pak , tapi cuma sama orang-orang tertentu saja"Reyhan terkejut mendengar jawaban pak satpam yang ternyata sudah berada di sampingnya
"Ya Allah pak saya sampai kaget"ucap Reyhan seraya mengelus-elus dadanya
"Hehe maaf pak . Habis saya penasaran melihat bapak liat sesuat sampai segitunya jadi saat dekati deh"jawab pak satpam
"Mereka kenapa belum pulang pak ? Bukankah semua murid sudah boleh pulang"tanya Reyhan
"Mereka memang seperti itu pak , disaat cepat pulang mereka berlama-lama di sekolah tapi kalau pelajaran full mereka rela bolos pelajaran"jawab pak satpam
"Bapak kenal mereka ?"tanya Reyhan penasaran
"Lalu apa bapak tau tentang dia yang berambut pendek itu ?"tanya Reyhan seraya menunjuk salah satu murid yang sedang bermain bola basket
"Itu nama nya Diva , dia tipe murid yang cuek nya pakai banget . Dia hanya berada dalam dunianya sendiri , yang saya tau selama tiga tahun dia bersekolah di SMA BhinaBakti cuma Angel dan Bella teman nya tapi Diva benar-benar beda dari kedua temannya . Disaat kedua temannya suka mencari keributan dia hanya diam melihat tak jarang juga dia meninggalkan kedua temannya pada saat teman-teman nya bertengkar dengan murid lain"jelas pak satpam
"Apa mereka bertiga pernah bertengkar ? Atau seperti berbeda pendapat dan saling berjauhan satu sama lain ?"tanya Reyhan lagi
__ADS_1
"Pernah pak waktu kelas 11 , itu karena Angel marah karena Diva tak mau membantunya berkelahi dengan kakak kelas dan membuat Diva di tinggal oleh teman-teman nya"jelas pak satpam
"Terus-terusan"mendengar tentang Diva membuat Reyhan semakin penasaran seperti apa sebenarnya sifat Diva
"Diva ya cuek aja pak , mungkin bagi dia punya teman sama tidak punya teman sama saja . Dan akhirnya Angel yang kembali mendekati Diva untuk berteman"ucap pak satpam
"Tapi dibalik sifat dia yang kayak gitu ada sisi hangat yang tak akan pernah di rasakan sembarang orang"tambah pak satpam
"Maksudnya pak ?"tanya Reyhan
"Beberapa Minggu yang lalu saya denger dari guru-guru kata mereka Diva membayarkan tunggakan uang spp murid yang beda kelas dengannya padalhan mereka tidak berteman . Dan yang lebih hebatnya lagi setelah menolong dia tak ingin namanya di sebut-sebut jadi terpaksa guru bilang kalau murid itu dapat beasiswa"jelas pak satpam
"Mungkin keluarga nya atau kerabat terdekat kali pak"ucap Reyhan
"Awalnya saya juga mikir seperti itu pak , tapi bukan hanya sekali dengan satu murid yang dia bantu bahkan murid-murid yang kesusahan biaya sekolah pun dia bantu"jelas pak satpam
"Oke makasih atas informasinya ya pak , kalau begitu saya permisi dulu"setelah mendengar ucapan pak satpam Reyhan bergegas pergi meninggalkan area sekolahan . Setelah kepergian Reyhan pak satpam sempat terdiam beberapa saat
__ADS_1
"Oiya ngomong-ngomong anak muda tadi siapa ? Kenapa dia nanya soal siswa-siswi sini"ucap pak satpam seraya memperhatikan laju mobil Reyhan yang perlahan menjauh