SUNSET

SUNSET
Part 87


__ADS_3

Nathan menuruni anak tangga dengan mood yang tak baik , memanyunkan bibirnya membuat perhatian sang papa yang awalnya ke tv kini teralihkan pada Nathan


"Kamu kenapa ? Kok mukanya di tekuk kayak gitu"tanya Adimas


"Kangen sama Ara"jawab Natha


"Ya tinggal di samperin aja kerumahnya kenapa harus manyun kayak gitu"ucap Adimas


"Ara nya lagi nggak dirumah"Nathan menjatuhkan badannya disebelah sang papa seraya menatap tv


"Nggak main game ?"tanya Adimas


"Nggak ah bosen"jawab Nathan


"Oiya pa kak Aisyah mana ?"tanya Nathan


"Ada di kamarnya , memangnya kenapa ?"tanya Adimas


"Nggak ada nanya aja , Abang Vito sama keluarganya jadi kesini pa ?"tanya Nathan kembali


"Jadi , tapi mungkin setelah sholat magrib soalnya Abang Vito ada panggilan dari rumah sakit tadi pagi"jelas Adimas


"Hm , ya udah deh Nathan mau kekamar kak Aisyah dulu"Nathan berdiri dari tempat duduknya meninggalkan sang papa


"Kamu mau ngapain ke kamar kakak ?"tanya Adimas

__ADS_1


"Papa mau tau aja urusan anak muda"jawab Nathan seraya tersenyum


Nathan menaiki lift menuju kekamar Aisyah , sampainya didepan kamar Nathan mengetok-ngetok pintu kamar Aisyah tanpa henti sebelum Aisyah membukakan pintu kamarnya untuk Nathan


"Ada apa dek ? Kakak lagi sibuk"ucap Aisyah


"Nggak kenapa-kenapa sih , Nathan gambut aja"Nathan masuk kekamar Aisyah dan melihat kamar Aisyah yang lumayan berantakan , banyak kertas-kertas yang dibuang sembarang tempat


"Ya Allah Kakak jorok banget buang sampah sembarangan"ucap Nathan seraya menggeleng-gelengkan kepalanya


"Bukannya jorok , tapi terpaksa karena tong sampah kamar Kaka k penuh tuh liat"Aisyah menunjuk tong sampah yang sudah penuh yang isinya mayoritas kertas-kertas


"Memangnya Kakak ngapain sih sampai buang-buang kertas sebanyak itu , mubazir . Ingat Allah nggak suka"jelas Nathan


"Kakak nggak buang-buang kok , kertas itu dibuang karena banyak kesalahan pada setiap desain yang tak bisa di ubah jadi terpaksa harus dibuang"jelas Aisyah


"Kak , gaun yang pernah Nathan minta udah Kakak buat belum ?"tanya Nathan tiba-tiba


"Belum , kan kamu nggak butuh cepat makanya belum Kakak buat"jawab Aisyah


"Oke bagus . Gambar-gambar ini udah nggak kakak butuhin lagi kan ?"tanya Nathan


"Nggak , memang kenapa ?"tanya Aisyah kembali


"Buat Nathan ya ?"Tanya Nathan seraya menaik-turunkan alis matanya

__ADS_1


"Ambil aja"jawab Aisyah


"Oke , kak pinjam pulpen dong"Aisyah memberikan apa yang adiknya minta . Setelah mendapatkan apa yang dia inginkan Nathan sibuk mencoret-coret desain gagal yang dibuat oleh sang kakak sedangkan Aisyah masih fokus memperhatikan setiap pergerakan sang adik


"Kamu ngapain ?"tanya Aisyah


"Udah kakak tenang aja"jawab Nathan


Setelah puas mencoret-coret desain gagal sang kakak Nathan berdiri dan mengambil pensil warna dari meja kerja sang kakak , memberikan warna pada desain gagal tersebut .


"Taraa , jadi deh"Nathan memperlihatkan desain gagal yang sudah dibuang pada sang kakak . Aisyah yang melihat desain gagal yang sudah disulap menjadi desain terbaik menurutnya hanya bisa terdiam mengagumi betapa indahnya hasil coretan tangan Nathan


"Masya Allah cantik banget"Aisyah mengambil gambar yang ada ditangan Nathan , memeriksanya secara detail dan teliti dari tekstur gambar sampai pilihan warna pun terlihat indah


"Makasih banget adik kakak memang berbakat"Aisyah memeluk sang adik bahagia


"Eeeitss , ini bukan untuk kakak . Ini punya Nathan dan Nathan mau kakak membuat gaun yang Nathan minta sesuai desain yang Nathan buat"jelas Nathan


"Kirain buat kakak"ucap Aisyah sedih


"Tenang kalau masalah itu Nathan bisa buatkan untuk kakak sekarang dengan model terbaik yang Nathan punya"jelas Nathan


"Sejak kapan kamu bisa mendesain ?"tanya Aisyah


"Sebenarnya Nathan nggak bisa mendesain , gambar itu pun Nathan buat secara asal-asalan"jawab Nathan dengan cengiran

__ADS_1


"Tapi kakak tenang aja , walaupun Nathan nggak bisa mendesain tapi Nathan bisa menggambar kok . Nathan akan memberikan yang terbaik untuk kakak"jelas Nathan


Mendengar ucapan sang adik membuat Aisyah tersenyum bangga . Tidak menyia-nyiakan kesempatan Aisyah langsung duduk di lantai berdua dengan adiknya agar bisa sama-sama mendesain seraya memperhatikan gambar yang dibuat oleh Nathan


__ADS_2