SUNSET

SUNSET
Eps 142


__ADS_3

Rangkaian demi rangkaian acara telah terlaksana, kini keluarga besar Adimas beserta Vito telah berkumpul untuk saling mengenali sesama keluarga


"Aduh senangnya penganten baru, duduk bersanding atas sofa"Nala bernyanyi seraya bergoyang-goyang kecil untuk menggoda sang kakak


"Adek jangan gitu ah"ucap Aisyah malu


"Cieee malu hahaha"Nala tertawa terbahak-bahak diikuti oleh seluruh keluarga


"Ngomong-ngomong penganten baru, kayaknya sebentar lagi bapak Adimas akan mengadakan pesta pernikahan kembali"ucap ayah Vito


"Pesta pernikahan ? Untuk siapa mas ?"tanya Amanda


"Saya dengar tadi Reyhan menolak dijodohkan dengan rekan bisnis papanya, katanya sudah memiliki pasangan"jawab ayah Vito seraya menggoda Reyhan


"Ah iya, anak muda kamu berhutang penjelasan kepada papa"Adimas langsung semangat 45 menghadap pada sang anak yang duduk di sebelahnya


"Hehe, itu pa anu"Reyhan tertawa geli melihat keluarganya yang menanti penjelasan


"Jangan berbelit-belit wahai dokter Reyhan"Nala yang kesal dengan abangnya langsung menampakkan wajah kesalnya


"Hehe, iya iya adek nya Abang sayang"balas Reyhan


"Ya udah Abang ceritain, kami semua menunggu penjelasan Abang"pinta Amanda


"Singkatnya seperti ini, dia wanita baik, dia keras kepala, dia unik, pokoknya kayak permen nano-nano lah tapi Reyhan suka"jelas Reyhan

__ADS_1


"Masa perempuan disamain sama permen nano-nano sih bang"Nathan yang sedari tadi diam kini ikut bicara


"Soalnya dia memiliki semuanya, semua sifat ada didirinya"jawab Reyhan


"Siapa sih ? Nala jadi penasaran"ucap Nala bingung


"Suatu saat kamu pasti tau"jelas Reyhan


"Tidak masalah siapa orangnya, dari kalangan mana dia yang penting dia anak yang baik dan sayang keluarga"jelas Adimas


"Besok-besok bawa dia kerumah sayang"pinta Amanda


"Insya Allah bunda"jawab Reyhan


"Ada satu hal lagi yang mau Reyhan sampaikan"tambah Reyhan


"Reyhan mendapatkan beasiswa di university Inggris. Besok lusa Reyhan akan berangkat ke sana"jelas Reyhan dengan senyuman namun beda dengan keluarga yang mendengar ucapan Reyhan


"Anak nakal kenapa kamu baru memberi tahu kami"Adimas menjewer telinga sang anak


"Hehe, kejutan pa"jawab Reyhan


"Kenapa mendadak nak ?"tanya Amanda


"Sebenarnya nggak mendadak bunda, cuma semakin cepat Reyhan berangkat maka semakin cepat juga Reyhan beradaptasi dengan lingkungan"jelas Reyhan

__ADS_1


"Alasannya nggak masuk akal"ucap Nala


"Anggap aja gitu"balas Reyhan seraya mengedipkan matanya sebelah


"Oke baiklah anak-anak muda, karena hari ini hari bahagia kita semua, lebih baik kita rayakan dengan makan-makan"semua keluarga berteriak bersama lalu berjalan menuju meja makan bersama


"Ah masa makan-makan aja sih pa"keluh Nala


"Lalu apalagi yang tuan putri inginkan ?"tanya Aisyah seraya bergurau


"Hm, baiklah kali ini tuan putri hanya menginginkan 3 permintaan apakah bisa di kabulkan ?"tanya Nala kembali


"Tentu saja, apa yang tidak untuk tuan putri. Tapi sebelum itu tuan putri harus makan terlebih dahulu biar tidak sakit"tambah sang papa


"Kalau tuan putri sakit terus pingsan gimana ?"tanya Nala iseng


"Jika tuan putri pingsan makan akan ada pangeran Niko yang membangunkan"ucapan Aisyah mengundang gelak tawa semua keluarga


"Kakak nggak asik"Nala langsung cemberut


"Kenapa nggak asik ? Niko aja nggak marah ya kan Niko ?"tanya Aisyah


"Nggak kak, kan cuma bercanda"jawab Niko tenang


"Semua kadang berawal dari bercanda"ucap Nathan singkat

__ADS_1


Niko hanya bisa terdiam dan menatap Nala sebentar, kelakuan Nala dan sifat malu-malu Niko menjadi gelak tawa seluruh keluarga


__ADS_2