
Bel berbunyi menandakan jam istirahat , semua siswa-siswi SMA BhinaBakti bergegas meninggalkan kelas menuju kantin begitupun dengan Ara . Yang biasanya Ara kekantin berdua dengan Thalita kini hanya sendirian dikarenakan Thalita lagi izin
Kedatangan Ara di kantin sudah menjadi pusat perhatian setiap laki-laki , karna tak hanya cantik Ara juga ramah kepada semua orang . Ara membawa mangkok bakso nya ke meja kantin yang masih kosong , banyak yang meminta Ara untuk duduk satu meja namun Ara memilih untuk sendiri
"Pesona si anak baru memang tak bisa di pungkiri lagi"ucap kagum Angga
"Woy , hati-hati entar Lo dapat jatah dari pacarnya"Niko melirik pada Nathan
"Buruan makan , jangan banyak ngobrol terus"ucap Nathan
"Nat Lo nggak mau nemenin pacar Lo duduk disana ?"tanya Angga
"Ngapain gue disana ? Ogah banget"jawab Nathan
"Entar di embat orang baru tau rasa Lo"ucap Angga
"Ya biarin aja , berarti keberuntungan orang itu"jawab Nathan cuek
Di sela-sela obrolan mereka Niko melihat Angel and the geng berjalan mendekati Ara , menatap Ara dengan tatapan tak suka
"Eeh , ada anak caper nih . Sendirian aja kasian nggak ada yang mau temenan ya sama Lo karna Lo caper"ucap Angel pada Ara yang hanya diam saja tak menanggapi ucapan Angel barusan
"Heh , budek Lo"ucap Bella teman Angel seraya mendorong bahu Ara yang mengakibatkan baju Ara terkena kuah bakso
"Kalian mau apa ?"Ara menatap tajam Angel dan teman-temannya
"Nat , tolongin pacar Lo dilabrak sama Angel beserta kurcaci-kurcaci nya"Niko menyuruh Nathan untuk melindungi Ara
"Udah biarin aja itu urusan mereka"jawab Nathan
"Lo bener-bener tega Nat"Niko ingin berdiri dari tempat duduknya untuk menolong Ara dari pembullyan Angel namun ditahan sama Nathan
"Gue bilang biarin aja"kata-kata Nathan penuh penekanan yang membuat Niko mengurungkan niatnya
"Tapi Nat pacar Lo di dorong sama tu kunyuk"tambah Angga
Nathan hanya diam melihat dari kejauhan , memperhatikan apa aksi Angel and geng . Nathan sempat terdiam sebentar namun tiba-tiba berlari mendekati ara
__ADS_1
"Berani banget Lo liat gue kayak gitu"bentak Angel
"Udah beri aja"tambah Bella
"Memang harus diberi pelajaran Lo ya"Angel mengambil jus Ara diatas meja dan menyiramkan jus tersebut pada Ara namun bukannya mengenai Ara jus itu malah menyiram badannya sendiri
"What the ****"ucap Angel tak terima jus itu malah menyiram badannya sendiri . Angel mengangkat tangannya untuk menampar Ara namun gerakannya tertahan karna melihat Nathan sudah berdiri didepannya
"Mau ngapain Lo ?"tanya Nathan kesal
"Nathan sayang kok kamu disini sih ? Bukannya duduk disana sama temen-temen kamu"Angel mencoba mengalihkan pertanyaan Nathan
"Gue tanya tangan Lo mau ngapain ?"tanya Nathan dengan nada bicara yang sudah meninggi membuat seluruh pengunjung kantin menonton kejadian tersebut
"Gue mau ngasih pelajaran sama si caper"jawab Angel yang sudah menatap tajam Ara
"Kenapa ?"tanya Nathan kembali
"Lo nggak liat Nat , baju Angel udah basah kena jus"jawab Bella
"Lo tadi liat kan kalau yang dorong tangan dia itu gue kenapa Ara yang disalahin ?"tanya Nathan dengan tatapan mematikan
"Ya iyalah dibelain kan Ara pacarnya Nathan"ucap Niko yang baru mendekat
"Apa ? Pacar ? Sejak kapan Lo pacaran sama dia Nat ? Lo sadar nggak sih Nat selama ini gue yang suka sama Lo kenapa dia yang Lo jadiin pacar ?"Angel bertambah murka mendengar pernyataan Niko barusan . Sedangkan Nathan yang diberi pertanyaan hanya diam tak bersuara , Nathan juga bingung jawaban apa yang akan dia berikan
"Nathan jawab"teriak Angel
"Heh , berisik banget sih Lo . Dengerin gue ! Yang nyuruh Lo suka sama gue siapa ? Nggak ada kan ? Yang nyuruh Lo ngejar-ngejar gue siapa ? Nggak ada juga kan ? Jadi suka-suka gue mau pacaran sama siapa pun itu bukan urusan Lo"jawab Nathan
Nathan langsung menarik tangan Ara menjauh dari kantin . Ara yang tangannya di tarik secara paksa hanya diam pasrah , mengikuti langkah Nathan yang entah kemana dia akan membawa Ara
"Haha , senjata makan tuan rasain Lo . Makanya jadi orang jangan jahat"ucap Angga
Kesal mendengar ucapan Angga , Angel langsung berlalu meninggalkan Angga dan Niko yang masih menertawakannya . Nathan membawa Ara ke parkiran sekolah , membukakan pintu agar Ara segera masuk kedalam mobil namun Ara menolak
"Buruan masuk"ucap Nathan
__ADS_1
"Mau kemana ?"tanya Ara
"Udah masuk aja"Nathan sedikit mendorong kepala Ara agar masuk ke mobil
Setelah Ara masuk dan duduk dengan tenang Nathan bergegas ikut masuk . Menghirup nafas panjang dan membuangnya secara perlahan . Mengambil tasnya yang berada di bangku penumpang dan mengeluarkan baju dari dalam tas
"Nih pakai"Nathan memberikan baju sekolah kepada Ara
"Ini baju siapa ?"tanya Ara
"Baju gue , udah buruan pakai"pinta Nathan
"Kok Ara yang pakai ?"tanya Ara kembali
"Lo nggak liat baju Lo udah basah kena kuah bakso , makanya gue nyuruh Lo ganti baju pakai baju gue . Tenang aja baju itu baru gue jemput dari laundry tadi pagi"jelas Nathan
"Ara nggak apa-apa kok pakai baju ini aja , lagian kena nya kan dikit"jawab Ara
"Udah Lo pakai aja Napa sih , bawel amat Lo"Nathan kesal dengan penolakan Ara
"Iya-iya Ara pakai"namun Ara tak segera mengganti bajunya dan memilih diam saja
"Ya udah buruan tukar , ngapain bengong ? Kalau merasa terpaksa bawa sini bajunya dan Lo turun dari mobil gue"ucap Nathan
"Iya Ara ganti cuma Ara malu"jawab Ara
"Kenapa malu ?"tanya Nathan bingung
"Masa Ara ganti baju diliatin"jawab Ara
Nathan baru sadar dengan ucapan Ara . Benar saja dari tadi dia meminta Ara mengganti baju namun dia tak keluar dari mobil . Kata-kata Ara membuat Nathan salah tingkah
"Hm , ya udah gue tunggu diluar . Buruan Lo jangan lama-lama"ucap Nathan
"Jangan ngintip ya"balas Ara
"Nggak"jawab Nathan yang langsung keluar dari mobilnya
__ADS_1
Setelah berganti pakaian Ara langsung keluar dari mobil . Walau baju Nathan sedikit kebesaran di badan Ara tak mengurang kecantikan Ara sedikitpun . Ara mendekati Nathan memberitahu bahwa dia sudah selesai berganti pakaian , Nathan pun segera menyuruh Ara untuk segera masuk kedalam kelasnya karna sebentar lagi bel akan berbunyi