SUNSET

SUNSET
Eps 139


__ADS_3

Sudah 3 hari berlalu keadaan sudah mulai membaik seperti semula namun bagaimana dengan Nathan ? Entahlah saat ini Nathan belum keluar dari kamar, selama 3 hari berturut-turut bik Inah dan sang bunda yang membawakan makan untuk Nathan ke kamarnya


Saat semua keluarga sudah berkumpul untuk makan malam tiba-tiba dikejutkan dengan kedatangan Nathan yang sudah rapi dengan jas nya


"Kamu mau kemana Nat ?"tanya Aisyah


"Makan ini ada party kelulusan disekolah kak"jawab Nathan


"Kamu pergi sama siapa Nat ?"tanya sang papa


"Bentar lagi Niko jemput Nathan pan"jawab Nathan kembali


Benar saja tak selang beberapa menit Niko yang dibicarakan pun datang menjemput Nathan, kedatangan Niko membuat Nathan ingin segera pergi


"Kenapa buru-buru nak, ayo makan malam bersama dulu"ajak sang bunda


"Kita makan diluar aja bunda"Nathan berpamitan kepada seluruh keluarga dan langsung bergegas pergi

__ADS_1


"Lo udah bawa semua yang gue minta ?"tanya Nathan pada Niko saat mereka sudah berada didalam mobil


"Semua udah beres"jawab Niko


"Good"mobil Pajero sport melaju meninggalkan perkarangan rumah Adimas menuju lokasi yang ingin mereka datangi. Niko fokus dengan jalanan dan Nathan sibuk dengan laptopnya


"Nat, Lo yakin kalau Lo bakal berhasil ?"tanya Niko


"Lo tenang aja, semua sudah dalam kendali gue. Anaknya sudah berani main-main sama gue sekarang giliran gue yang main-main sama perusahaan keluarganya"jelas Nathan seraya menunjukkan senyumnya yang mampu membuat bulu kuduk Niko berdiri


"Udah ?"tanya Niko tak percaya


"Udah dong"jawab Nathan dengan mata tertutup


***


Suasana malam dengan ramainya kendaraan orang-orang dewasa yang pulang dari bekerja tak pernah membuat Diva takut sedikitpun untuk terus berkendara dengan kecepatan diatas rata-rata namun tetap mematuhi peraturan lalulintas

__ADS_1


Lagi-lagi Diva dan Reyhan di pertemukan di lampu merah, Diva yang tanpa sadar berada di depan mobilnya Reyhan sedangkan Reyhan tak sedikitpun pandangannya lepas dari Diva. Walaupun tertutup dengan pakaian serba hitam ditambah dengan helm full face Reyhan tetap mengenali wanita yang akhir-akhir ini mengisi ruang kosong di hatinya


"Takdir selalu berpihak pada kita sayang"ucap Reyhan seraya tersenyum


Namun ketika lampu merah mulai bertukar menjadi lampu merah, motor sport lainnya datang mendekati Diva, entah apa yang mereka obrolkan hingga membuat mereka terus berjalan berdampingan. Laki-laki berkulit putih yang mengendarai motor sport dengan bola mata yang berwarna biru mampu membuat Reyhan kembali kesal untuk kedua kalinya


"Selalu saja ada benalu"Reyhan yang dari tadi mengikuti dari kejauhan kini mulai mendekat dan mengklakson dengan kencang membuat dua insan didepan terkejut


"Siapa sih ?" tanya laki-laki tampan bermata biru


"Biarin aja palingan orang iseng"jawab Diva acuh


"Tapi dari tadi dia terus-terusan ngelaksoni kita lho"jelas nya


"Lagian jalan juga masih lebar kenapa sukanya ganggu ketenangan orang sih"jelas Diva


"Untung nya gue dirawat sama keluarga yang baik kalau nggak, gue bius Lo udah itu gue tinggal di jalan"Reyhan yang melihat mereka terus-terusan berjalan tanpa mau berhenti pun semakin kesal namun tak pernah patah semangat untuk terus membunyikan klakson sampai mereka mau berhenti

__ADS_1


__ADS_2