SUNSET

SUNSET
Eps 165


__ADS_3

Baru saja mobil yang di kendarai Reyhan masuk gerbang Adimas beserta keluarga besar langsung keluar rumah untuk menyambut kedatangan anak dan sang calon. Diva yang melihat itupun langsung terkejut dan semakin gugup


"Mas"ucap Diva pelan


Sementara Reyhan yang melihat tingkah keluarganya hanya bisa tersenyum lebar seraya menggeleng-gelengkan kepalanya. Reyhan menatap Diva seolah-olah tatapannya berkata "semua akan baik-baik saja"


"Ayo kita turun"ajak Reyhan


"Mas aku takut"ucap Diva


"Ada mas disini"Reyhan menggenggam tangan Diva lembut


"Cukup kamu menjadi diri sendiri di depan keluarga mas"tambahnya


Diva memejamkan matanya seraya menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskan secara perlahan


"Oke aku siap"posisi duduk yang tegap menanti Reyhan membuka kan pintu untuknya, dengan percaya diri Diva keluar dari mobil dengan senyuman terbaiknya


"Masih gugup ?"tanya Reyhan pelan


"Sedikit"jawab Diva


Reyhan dan Diva berjalan bergandengan mendekati keluarga sedangkan sang keluarga sudah menyambut dengan senyuman


"Assalamu'alaikum"ucap Reyhan diikuti dengan menyalami keluarganya begitupun Diva yang mengikuti dari belakang


"Wa'alaikumusalam nak"jawab Amanda


"Ayo masuk kedalam, pasti kalian capek dalam perjalanan"ucap Adimas


Amanda dan Vina membawa Diva masuk kedalam sementara Reyhan di tahan oleh sang papa dan om nya


"Pinta kamu mencari calon"ucap Rian


"Siapa dulu dong papanya"balas Adimas


"Tapi bang, papa seperti familiar sama wajah calon kamu itu siapa namanya ?"tanya Adimas


"Diva pa"jawab Reyhan


"Nah iya Diva, sepertinya papa pernah bertemu dengannya tapi dimana ya"ucap Adimas mengingat-ingat


"Perasaan aja kali"ucap Rian

__ADS_1


"Iya mungkin"balas Adimas dan mereka pun masuk kedalam


"Diva mau minum apa nak ?"tanya Amanda


"Air putih dingin aja Tante"jawab Diva


"Oke sebentar ya bunda siapin dulu"Amanda langsung berlalu kedapur untuk menyiapkan minumn dan beberapa cemilan


"Aku bantuin ya Tante"ucap Diva


"Nggak usah nak, kamu duduk disini aja. Kamu baru sampai pasti capek"balas Vina


"Jarak dari rumah kamu ke sini jauh nggak ?"tanya Rian


"Nggak om, cuma 20 menit"jawab Diva


"Lumayan jauh, tapi kalau berdua sejauh apapun tetap terasa dekat"ucap Vina jail membuat Diva dan Reyhan tersenyum malu


"Cemilan datang"Amanda dan dibantu oleh bik Inah datang dari dapur membawa berbagai macam cemilan dan minuman untuk keluarganya


"Waaah, ini yang di tunggu-tunggu"Adimas langsung mengambil nampan dari tangan sang istri. Setelah semua dihidangkan, mereka pun duduk mengobrol bersama


"Oiya kamu pasti belum tau yang mana orangtua aku kan ?"tanya Reyhan


"Belum tau ? Calon menantu seperti apa kamu ini"ucap Adimas seraya bercanda


"Abis mas Reyhan nggak ngasih tau om"jawab Diva malu


"Baiklah, saya Adimas papanya Reyhan dan ini bundannya. Ini om Rian dan ini Tante Vina"Adimas memperkenalkan keluarganya


"Nah sekarangkan Diva tau"ucap Diva


"Nak Diva maaf ya tapi apa kita pernah bertemu sebelumnya ? Om penasaran banget soalnya om ngerasa pernah bertemu dengan kamu sebelumnya tapi dimana om nggak ingat"Adimas tak bisa menahan rasa penasarannya begitupun dengan Amanda yang mendengar hak tersebuta langsung memperhatikan wajah Diva dengan fokus


"Eh, iya ya mas bunda juga ngerasa seperti itu"tambah Amanda


Mendengar ucapan kedua orangtua Reyhan membuat Diva mengingat-ingat apakah dia pernah bertemu dengan orangtua kekasihnya. Setelah cukup lama terdiam barulah Diva ingat dimana mereka pernah bertemu


"Iya om, kita pernah bertemu sebelumnya"ucap Diva


"Dimana ?"tanya Rian bahkan Reyhan pun melihat kearah Diva sangking penasarannya


"Waktu itukan tas ny Tante dijambret dan kebetulan aku juga lewat jalan itu"jelas Diva

__ADS_1


"Oh, iya baru ingat kamu yang mau om jodohkan sama anak om itu kan"ucap Adimas dengan semangat namun hanya di dijawab dengan senyuman oleh Diva


"Nggak perlu di jodohin pa, kan insya Allah udah jodoh"ucap Reyhan


"Bukan sama Abang, waktu itu papa mau jodohin dia sama adik kamu"balas Adimas


"Tapi kamu hebat banget nak, mampu melawan 2 penjambret sekaligus"ucap Amanda


"Melawan ? Maksudnya berantem ?"tanya Vina


"Iya dia berantem 2 lawan 1, hebat lho dia"jawab Amanda


"Nggak di tolongin sama Dimas ?"tanya Rian


"Nggak, mas Dimas diam nontonin"jawab Amanda


"Beneran kamu berantem sama 2 penjambret sekaligus ?"tanya Reyhan tak percaya


"Iya"jawab Diva seraya tersenyum


"Assalamu'alaikum"ucapan salam dari Aisyah dan sang suami yang baru datang


"Wa'alaikumusalam, ramai butiknya nak ?"tanya Amanda


"Alhamdulillah bunda, makanya Aisyah lama kesininya"jawab Aisyah seraya menyalami tangan keluarganya


"Wiih, otw halal nih"ledek Vito


"Insya Allah, aamiin"jawab Reyhan


"Eh, kita udah pernah ketemu kan"ucap Aisyah ketika melihat Diva


"Ketemu dimana ? Kamu pernah di tolong juga sama Diva ?"tanya Vina


"Nggak Tante, kita pernah bertemu beberapa kali di rumah sakit"jawab Aisyah


"Kapan ?"tanya Adimas


"Waktu bunda suruh Aisyah ngantarin makan siang buat Abang, Aisyah ketemu di ruangan kerja Abang"jelas Aisyah


"Wah, ternyata kamu sudah tau tapi nggak ngasih tau sama papa"ucap Adimas


"Waktu itu Aisyah mau cerita tapi Aisyah lupa"jawab Aisyah seraya tertawa

__ADS_1


Mereka asyik berbincang satu sama lain, banyak topik yang mereka obrolkan seputar keluarga Reyhan dan keluarga Diva. Bahkan di sela-sela obrolan Reyhan selalu melirik Diva yang tak merasa canggung saat bersama keluarganya


__ADS_2